Ditutupin juga ketauan sendiri kan. Dulu ditanya "dia siapa?" jawabannya cemceman dulu. Tanpa di stalk juga Tuhan nunjukin sendiri. Jahat sih jahat banget, ada orang lain malah kadang datang kesini ternyata busuknya udah kecium.
Sekarang udah ga peduli kalau suatu saat dapat pertanyaan "kamu pacaran sama dia tapi nikah kok sama yang lain?". Sekarang lagi sama dia ya post bareng dia, kalau nanti sama yang lain post sama yang lain. Ternyata hidup lebih tenang ketika kita tidak peduli dengan omongan orang.
Rasanya pengen ngomong "bu, jangan berharap apapun dengan hubungan saya kali ini. Bahkan kami saja masih meragukan satu sama lain".
Tapi pasti bikin nyesek banget.
Beberapa waktu lalu sempat ngobrol dengan seorang 'teman' perihal 'komitmen'. Yang bisa disimpulkan "tujuannya menikah, bukan benar-benar ingin hidup bersama (ku)". Dan semua percakapan ku akhiri tanpa menjawab apapun pertanyaannya. Tujuan kita berbeda.
Setiap keluar kata-kata "nanti aku mau ngomong ya", isi kepala langsung berantakan. Padahal doi cuma mau bilang "cutiku cuma di acc 1 hari". Ovt nya ga karuan 😭
Lagi mager-magernya ngerjain skripsi tiba-tiba di semangatin dan langsung energinya balik. Ternyata yang dibutuhin cuma kata-kata sesimpel "semangat skripsi kamu pasti selesai dikit lagi biar kita wisuda bareng".
Bentar lagi pergantian tahun, semua akses untuk cerita lama akan ditutup tahun ini. Jika mau ya dilanjutkan, jika tidak mari akhiri. Bukan waktunya membuang waktu untuk orang-orang yg tidak penting dalam hidup.