🌻

11K posts

🌻 banner
🌻

🌻

@itsyrslf

Katılım Mayıs 2019
124 Takip Edilen128 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
🌻
🌻@itsyrslf·
🤍🤍
🌻 tweet media
QME
0
0
0
409
🌻 retweetledi
Zaka✨
Zaka✨@zakariamlk·
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini: “semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Indonesia
139
17.7K
45.7K
510K
🌻 retweetledi
owl
owl@surreaulism·
kurang2i juga interaksi sama orang yg bawaannya negatif mulu cuy
Indonesia
4
2.5K
10.5K
227.8K
🌻 retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
bener banget lagi🥹
gara tweet media
Indonesia
173
7.7K
19.9K
274.4K
🌻
🌻@itsyrslf·
@seterahdeh Belio merasa spt idol kah yg org2 bakal rebutan baju yg dilemparnya😭😂😂
Indonesia
0
0
0
377
🌻 retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
adegan paling menguras energi di tempat kerja bukan kerjanya, tapi harus bersikap normal dengan orang orang yang sebenernya pengen kita sleding kepalanya
Indonesia
316
11.9K
24.8K
479.6K
🌻 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.5K
43K
116.2K
4.7M
🌻 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
360
5.2K
9.1K
494K
🌻 retweetledi
Alma ☾⋆⁺₊🎮✩°。
Alma ☾⋆⁺₊🎮✩°。@alsjournall·
Keren banget intel warga. Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47. Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52. Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya. Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30. Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung. Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal. Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman. Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ. When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot. Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
jul, ジュール, ᮏᮥᮜ᮪ 🧪💛@bsahsawth

Min, hasil crosscheck video live YT dan foto dari pengguna KRL itu kek gini:

Indonesia
246
22K
65.5K
2.2M
🌻 retweetledi
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
gue suka banget kalimat ini: “Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran. Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.” Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin. Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri. Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu. Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang. Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik. Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja. Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Indonesia
113
12.4K
33.7K
553.2K
miceng
miceng@caramelluvz·
@cupchake kak kamu akan seneng kl sekos sm aku. apapun yg ga tertib di kos manapun akan aku tertibkan. ini aku di 2 kos yg berbeda
miceng tweet mediamiceng tweet mediamiceng tweet mediamiceng tweet media
Indonesia
27
19
1.7K
126.8K
🌻 retweetledi
hywnnkw
hywnnkw@heywannaknoww·
rupiah melemah, kebencian ke pemerintah menguat.
Indonesia
107
20.4K
44.1K
486.4K
🌻 retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya. Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan. Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka. Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
225
7.6K
13K
393.3K
🌻 retweetledi
gastronusa
gastronusa@gastronusa·
Awalnya lucu, lama-lama kok malah jadi serem yah. Pendidikan kita secara struktural bermasalah banget ini.
gastronusa tweet mediagastronusa tweet mediagastronusa tweet media
Indonesia
170
1.7K
8.6K
461.5K
🌻 retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
⚠️ TW! / Rape / Rudapaksa BIADAB! Baru 30 Januari silam telah terjadi pencabulan yang dilakukan oleh KEPALA KUBANGAN LUMPUR (espepege) di Lampung Timur, dan bege'en baru memecatnya pada 6 Maret, 2026. Seolah peristiwa di Lampung Timur sama sekali tak dijadikan pelajaran, pada hari ini peristiwa nahas serupa TERJADI LAGI! Dan kali ini pelakunya adalah tukang cuci ompreng, sedangkan korbannya adalah siswi SD di Serang, Banten. > Sudah melakukan sejak Februari, lalu Desember, dilanjut bulan ini. > Pelaku merekam aksi bejatnya untuk digunakan sebagai ancaman.
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
191
7.3K
13.3K
303.3K
🌻 retweetledi
౨ৎ elan | 🆓 tag
౨ৎ elan | 🆓 tag@saturbron·
hal yang harusnya murah: 1. pendidikan 2. BUAH BUAHANNNN
Indonesia
1K
38.8K
128.4K
1.2M
🌻 retweetledi
Amara
Amara@runtukansurya·
ALERTA ‼️🚨🚨 Kasus pelecehan terjadi di dunia kerja kreatif (ui/ux design) dilakukan oleh salah satu founder studio agency design.
Indonesia
99
5.5K
11.8K
850.2K
🌻 retweetledi
Shigeru.Aoyama
Shigeru.Aoyama@ShigeruAo·
@didepancangkir - Pemerintah: ketok palu anggaran laptop 20 juta - BGN: Anggaran laptop 12 juta dg spek ini - ketua yayasan: Baik pak. SPPG A & B tolong carikan laptop dg spek ini, harga 8 juta - Kepala SPPG: Baik pak. Tim teknis tolong carikan laptop dg spek gini, harga 2 juta - Tim teknis:
Indonesia
25
402
2.7K
100.7K