Sabitlenmiş Tweet
ai
10.5K posts


@RuangSenja_id temenku namanya Anggun Pesona Atlantika
anak tetanggaku Irania Hormus (ini mah nama selat yaa)
Indonesia

Ini sama kayak aku, dari SMP udah nyuci sendiri. Cuci manual bukan pake mesin cuci, sering bungkuk kan posisinya?
Kalo libur kuliah aku malah periksa karena sering ngeluh sakit pinggang, padahal solusinya beli mesin cuci. Sekarang ada mesin cuci tapi tetep sering sakit.. hehe
jurnalsibapak@fajrek1
Istrinya sakit pinggang. 2 tahun. dia beliin kasur baru. Rp 2 juta Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh. Gak sembuh. Bantal ortopedi. Rp 1juta Gak sembuh. Kursi ergonomis. Rp 1 juta Gak sembuh. Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan: "Ibu mandiin anaknya di mana?"
Indonesia
ai retweetledi
ai retweetledi

@ri_gerimissenja Iyaa yahh, nabi Ibrahim cerdas dan kritis bgt lagii.. Kudu lebih cerdas ini mah ibu bapaknya😂
Indonesia
ai retweetledi

@ri_gerimissenja Kayaknya bener deh kalo di akuu bacaan sengaruh itu deh wkwk
Sementara ini masih pengen Ibrahim, liat nanti ke depannya setelah ganti bacaan😅
Indonesia

@santri_keliling Nahkann bener kalo bacaan dan hal yg kita pelajari sengaruh itu yaa
Indonesia

@iyukas Waahhh, kalau aku mau pakai nama anak cowokku mengambil nama yg dulu aku pakai di pondok, salah satu ulama nahwu, heee apalagi maknanya ada sisi sufistiknya, asketis, gitu hee
Indonesia
ai retweetledi
ai retweetledi

Setiap lihat anak orang kaya dan berpendidikan tapi kelakuannya tidak bermoral dan kadang kriminal, saya selalu curiga terhadap apa yang telah orangtuanya masukan ke lambung anak tersebut.
Ada sebuah tesis yang menyebutkan bahwa konsumsi makanan haram ternyata berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan emosional dan spiritual seseorang.
Penelitiannya dilakukan oleh seorang mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2019 dengan judul “Pengaruh Makanan Haram Terhadap Perilaku dan Tingkat Kecerdasan Emosional dan Spiritual Siswa Ditinjau dari Sudut Pandang Sufistik.”
Penelitian tersebut meneliti perilaku anak-anak yang merupakan putra-putri para pekerja seks komersial di sebuah daerah.
Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas dari mereka memiliki sifat jahl (bodoh atau kurang pengetahuan), mudah marah, dan cenderung bersikap egois.
Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami pernah melakukan riset tentang mengapa di satu daerah banyak lahir anak-anak yang saleh, sementara di daerah lain justru sebaliknya.
Beliau menulis begini: ”Jika kita perhatikan, di beberapa daerah ada banyak orang saleh dan bertakwa, sedangkan di daerah lain jumlah mereka sedikit. Kami pernah meneliti penyebab hal itu, dan kami tidak menemukan sebab lain selain karena makanan halal yang dikonsumsi, atau karena mereka sedikit sekali memakan sesuatu yang syubhat (tidak jelas halal haramnya). Setiap daerah yang penduduknya banyak mengonsumsi makanan halal, maka orang-orang saleh juga banyak di sana. Sebaliknya, jika sedikit makanan halalnya, maka sedikit pula orang salehnya.” (Fatawa al-Kubra al-Fiqhiyyah, juz 3 hal.372)
Konteks kasus FKH UI
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
Indonesia

@tegalfess Tipe mereka itu sebenernya cuma mengandalkan tradisi turun temurun, jadi kalo ortuku harus pake fakta dan data nderr, pake perbandingan yang relevan..YaaAllah udah kayak mau maju ke dosen yaak🤣
Indonesia







