pararampam
4.4K posts

pararampam
@jagerbombbbbb
halalantoyiban
Jakarta Capital Region Katılım Ocak 2010
1.4K Takip Edilen318 Takipçiler
pararampam retweetledi

12:17 Kuda lepas kendali siang ini di Plered Bantul semoga segera terkondisi
#Jogja #Yogyakarta #Merapiuncover #Merapinews
( fjrubaydllh )
Indonesia
pararampam retweetledi

@neVerAl0nely___ Gw curiga ada sesuatu ama matcha, bnyk bgt video coklat kena cepu gini ke up ke media😂
Indonesia

Video Diduga Oknum Polisi Bertugas di Poldasu Berjoget Sambil Peluk Pasangan di THM Elit Kota Medan
MEDAN - Beredar rekaman video memperlihatkan diduga dua personel kepolisian Polda Sumut (Poldasu) tengah berada di karaoke televisi tempat hiburan malam (KTV THM) Elit di Kota Medan viral di media sosial.
Dari rekaman video yang didapat, Kamis (30/4/2026), terlihat diduga personel polisi bertugas di unit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut dan seorang penyidik tengah asyik bergojet (dugem) sembari memeluk wanita diiringi dentuman musik DJ.
Diduga kuat, keduanya juga dalam posisi dipengaruhi narkoba jenis ekatasi.
Menanggapi itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa Bid Propam Polda Sumut tengah melakukan pemeriksaan serta pendalaman terkait beredarnya rekaman video tersebut.
“Propam saat ini masih melakukan pendalaman,” ujarnya seraya menegaskan apabila orang yang di video itu personel polisi maka akan diberikan sanksi tegas.
“Tidak dibenarkan setiap personel kepolisian melakukan pelanggaran. Apalagi jika terbukti seperti dalam rekaman video itu,” terang Ferry bahwa Kapolda Sumut tidak memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan pelanggaran.
Indonesia

@MasFurqon15 Pesen moralnya: “jangan bertato sebelum usahanya sukses”
Indonesia

1M jadi kost kostan 24 pintu?
Hahahahahahahahahahahahahhahahaha.
Lucu banget ini.
CV@christianvctrs
Kalo punya uang 1M Masuk deposito bunga 6% per tahun Jadi setahun cuman dapet 60jt Cuman ya, cuman Kalo jadikan kos kosan, 1M dapet sekitar 24 pintu (kos standar) 1 kamar 800k Anggap aja okupansi 80% perbulan yaitu full rata rata 19 kamar 19 x 800k = 15.2jt sebulan (kotor) Potong operasional 2.2jt (air listrik wifi kebersihan dll) = 13jt Setahun 13jt x 12 = 156jt Yang 1 dapet 60jt modal duduk makan tidur Yang 1 dapet 156jt (dengan kondisi sesuai rata rata) dengan sedikit effort Beda kondisi kalau : - kamar bisa full 90% - harga sewa naik karena nambah fasilitas - bisa nekan operasional Jadi pilih yang 60jt atau 156jt?
Filipino
pararampam retweetledi
pararampam retweetledi

@KobayakawaRizqi @abulmuzaffar10 Kalo sistem begini orang kerja dikasih makan doang juga bakal ada yang mau.
Indonesia

@abulmuzaffar10 Lha masalahnya oversupply SDM. Ga sepenuhnya salah yang punya bisnis karena menggaji kecil, lha yang nyari kerjaan aja bejibun. Hukum pasarnya jadi berlaku.
Indonesia

Banyak orang kaya yang sengaja mendesain bisnisnya UMKM, padahal omzet, margin dan laba bisnisnya sudah GEDE (omzet di atas 4,8 milyar).
Biasanya taktiknya dengan pecah usahanya jadi banyak biar omzetnya keliatan kecil.
Atau dengan tukar faktur dengan bisnis kawannya, dimana banyak bon penjualannya mengatas namakan toko kawannya biar omzet keliatan kecil.
Kenapa tetap pengen keliatan sebagai UMKM?
Supaya bisa menggaji karyawannya di bawah UMR + dapat keringanan pajak + menghindar dari sebagian aturan UU Ketenagakerjaan.
Sering terjadi di bisnis FnB hehehe
Ini hal yang keliru, dan harus ditindak tegas.
Bayangin karyawan2 itu bisa jadi kerja di atas 12 jam, tapi malah penghasilannya di bawah UMR.
kale@kalistohenituse
semua opini tentang orang kaya:
Indonesia

@PaltiHutabarat Katanya gedung sekolah, ternyata buat beli motor listrik🫣
Indonesia

@ibamarief well terlepas ada aliran atau kagak logikanya lu bertangung jawab dong negara rugi Rp.2 trilliun.
kenapa suami lu gak contra saat pengadaan chromebook?
monyet aja bs mikir boss internet indonesia busuk dan suami elu setuju chromebook yang depend sama internet speed? kwkakakakak
Indonesia

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)




Indonesia
















