60℅ (❛◡❛)

3.3K posts

60℅ (❛◡❛) banner
60℅ (❛◡❛)

60℅ (❛◡❛)

@jajariijaa

For fun

Katılım Mart 2022
34 Takip Edilen9 Takipçiler
60℅ (❛◡❛) retweetledi
Sora 🐼
Sora 🐼@RafayelSunda·
W pernah ngetik di WA sayangnya gada arsip dah intinya tuh menurut w "Orang-orang militer akan selalu membenci kelompok akademik karena pendidikan mengarahkan mu pada kebebasan dan perlawanan. Sedangkan mereka menyukai kepatuhan dan tunduk pada kekuasan"
Meutia Faradilla@meutiafaradilla

Beneran kan. Of course he wouldn't say anything. He hates academician. He hates it to his bone. He doesn't care at all about our educational system. Not an ounce.

Indonesia
55
11.8K
32.3K
364.5K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
han
han@jeylicious_·
Baru belajar dari salah satu kajian, tapi lupa siapa yg nyampein. Ternyata di Al-Quran sendiri Allah gak pernah nyebut kata “cinta” utk menggambarkan hubungan suami istri, tapi malah pakai kata “sakinnah (ketenangan), mawaddah (rasa kasih), dan warahmah (rasa sayang).”
tubina@tubbirfess

tapi pernikahan yang stabil dan panjang sebenernya gak butuh-butuh amat cinta gak sih? selama lo bisa menghargai pasangan dan pernikahan itu, yaaaaaaaaa harusnya aman aza..?

Indonesia
61
4.1K
19.7K
427.9K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Setiap kematian mengingatkan untuk tak lagi membuang waktu utk bertengkar perihal sepele dgn orang-orang terkasih. Jika tak begitu penting, berlapang dadalah. Jika begitu penting, menjauh sajalah. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dgn menyakiti dan disakiti.
Indonesia
11
1.2K
3K
54.1K
💔
💔@xsfifi·
@badgen1us_ Lihat postingan ini dengan memakai IJOOOOO 😔😔😔
💔 tweet media
Indonesia
4
0
66
17.6K
️️️️Rif.
️️️️Rif.@badgen1us_·
mksd gw, kenapa semuanya baju ijo 😭
️️️️Rif. tweet media️️️️Rif. tweet media️️️️Rif. tweet media
Indonesia
1.4K
7.7K
57.2K
1M
60℅ (❛◡❛) retweetledi
Nakes Puskesmas
Nakes Puskesmas@NakesPuskesmas·
Pengadaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) untuk ibu hamil dan balita ikutan kena efisiensi astagaaa 😭
Indonesia
330
3.7K
9.8K
322.7K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
K. S. Denta
K. S. Denta@sdenta·
Hubungan seksual jika dilakukan di bawah umur itu risiko kesehatannya tinggi sekali, bahkan jika dilakukan dengan memakai kondom. The only safe sex for underage is no sex. Sesimpel ini tapi masih banyak orang dewasa yang gak paham.
𝙗𝙖𝙨𝙠𝙖𝙧𝙖@thunderthieff

barusan ke indomaret pas antri di kasir ada bocah kayaknya under 17 thn mau beli kondom. sama mba-mba kasirnya ga dikasih dan dinasehatin panjang lebar dengan sabar. eh mba nya di maki-maki😭 bocah jaman sekarang freak bgt bjirr

Indonesia
48
1.3K
4.9K
213.9K
60℅ (❛◡❛)
60℅ (❛◡❛)@jajariijaa·
@davidnurbianto nyawa di negara ini tuh gaada harganya banget. nyawa manusia disamain sama nyawa hewan kali ya. nyawa hewan aja berharga jir, apalagi nyawa manusia. kekal di kerak neraka bagi pemangku kebijakan yg dzolim
Indonesia
0
0
1
771
Future Governor 🇮🇩
Future Governor 🇮🇩@davidnurbianto·
Tau gak kenapa kita harus berisik sama Pemerintah? Inkompetensi ini taruhannya nyawa. Nyawa lho nyawa. Yang kalo udah ilang kaga bisa balik lagi. Ilang karena sistem bobrok/ human error. Udah ilang terus gak ada yang tanggung jawab. Cuma jadi angka. Kan bangsat!
Indonesia
128
7.9K
14.1K
157.9K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
See - Tan 💭👠
See - Tan 💭👠@ctan666·
Gizi apa? Ponakanku dipaksa makan MBG sama sekolahnya, pdhl ortunya mampu kasih bekal & uang saku.. Keracunan, 3 hari nginep di RS & 14 temannya. Sekarang trauma sm MBG. Buka lap kerja seluas2nya.. Ortu cukup, bisa ngasih bekal sendiri Lbh bergizi & terjamin drpd MBG.
Riri Sasa@aku_NKR1

@ctan666 Memang tidak mudah menyelesaikan kemiskinan secara menyeluruh. Karena itu, MBG mengambil peran di level paling mendasar memastikan gizi anak terpenuhi agar mereka tetap bisa belajar, sementara kebijakan lain terus diperkuat. #LanjutkanMBG

Indonesia
65
8.2K
23.5K
260.7K
60℅ (❛◡❛)
60℅ (❛◡❛)@jajariijaa·
@Txtdariiugm @khanifirsyad seluruh jajaran rezin sekarang, isinya downgrade semua 😭 bayangin, dulu wapres kita sekelas Hatta, sekarang macem fufufafa jir. Sial bgt emang
Indonesia
0
0
2
158
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
@khanifirsyad Bayangin dulu seskab kita modelan pa pramono, sekarang model pokoknya ada ntar liat aja
Indonesia
6
42
637
43.2K
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Alih2 optimalisasi dan evaluasi sistem, pikirannya langsung bangun bangun bangun Mbok ya duduk dulu, ngobrol sama ahli2, evaluasi dan identifikasi core problemnya dulu apa, baru tentuin tindakannya Arghhh frustrasi gw sama ngr ini 😩 Oiya sejak kapan demen dengerin ahli? 🥴
Adhin@adnardn

Jagoannya udah keluar

Indonesia
363
5.6K
13.4K
279K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
Dai メ𝟶
Dai メ𝟶@_afterpartyguy·
dulu dosen ilmu negara gw bilang kalau tonggak suatu negara tuh ada tiga; kesejahteraan rakyat, kesetaraan pendidikan, dan keadilan penegakkan hukum. indonesia nggak tiga2nya anjir 😭
Indonesia
151
23.3K
64.7K
456.5K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
Pemakan Jeruk 🍊🍋‍🟩
Pemakan Jeruk 🍊🍋‍🟩@zanepenjahit·
@KANGMASBO Dan kalau ditarik lagi permasalahannya itu salah negara. Negara g mampu menghadirkan banyak lapangan kerja yang layak sehingga keluarga bisa survive dengan sigle income
Indonesia
1
18
158
9K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
jleb...
TxtdariUGM tweet media
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.

Indonesia
16
3K
11.3K
185K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
529
35.4K
71.6K
1.1M
Sukma
Sukma@Sukmasukki·
@tempecx Percayalah.Umur 25 ke atas,sudah paham hal begini. Cuma khusus no.1, hati2 dighosting dan yg g dibalas.Ini mnuju berakhirnya relationship.
Indonesia
2
0
24
3.6K
Funtastic
Funtastic@tempecx·
Menormalisasikan hubungan secara dewasa 1. Kalo chatnya dibalas lama, berarti ada pekerjaan lain yang jadi prioritas. 2. Belajar tenang dan tidak tantrum ketika ditinggal kerja, nongkrong ataupun main. 3. Tidak lagi menuntut waktu 24/7 karena sadar hidupnya bukan tentang kita aja. 4. Tidak memaksa ego dan memberi ruang untuk me time. 5. Tidak silent treatment dan menyelesaikan masalah secepatnya. 6. Jika ada yang masalah, diselesaikan dengan cara baik-baik. 7. Selalu mengusahakan komunikasi yang baik. pagi, siang, sore dan malam sesibuk apapun di kantor. gak pernah membuat pasangan ngerasain feeling lonely.
Indonesia
82
863
3.8K
81.1K
Guhway
Guhway@Akihito69san·
@tempodotco dia kayak ngasih pesan gw cuma decoy, cuma dipake namanya doang, pendapat gw gk dipake, makanya gw gk diajakin urusan beginian, mau ngelawan pun susah background saya cuma akademisi gk punya kekuatan politik buat ngatur sesuatu dibelakang
Indonesia
5
8
449
12.3K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Menkeu Purbaya akui belum mengetahui skema gaji 30.000 manajer Koperasi Merah Putih
Indonesia
650
3.7K
14.2K
540.6K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
Ada jurnal menarik yang neliti sampe 14 tahun buat ngejawab pertanyaan apakah kemiskinan yang terjadi pada masa anak-anak hanya berdampak sementara, atau efeknya terbawa sampai dewasa
TxtdariUGM tweet media
Schaa@theultramilkkk

semua opini tentang orang miskin:

Indonesia
49
4.3K
16.3K
496.7K
60℅ (❛◡❛) retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Funfact: Budget MBG selama 5 tahun bisa digunakan untuk membayar seluruh guru sekolah negeri di Indonesia dari jenjang TK - SMA, termasuk Honorer, P3K dan non ASN dengan gaji... Rp 15 Juta perbulan selama 5 tahun.
Indonesia
109
12.4K
35.9K
565.7K