Jaksapedia

11.1K posts

Jaksapedia banner
Jaksapedia

Jaksapedia

@jaksapedia

Semua tentang Kejaksaan RI • More info: @jaksapedia (TikTok-Instagram-YouTube).

Katılım Nisan 2022
23 Takip Edilen20.8K Takipçiler
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
DANA BENCANA DIGEROGOTI, KORBAN HANYA JADI PENONTON Di Kab Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, bantuan bencana erupsi Gunung Ruang tahun 2024 yg seharusnya menyasar korban justru diduga diselewengkan. Dana sebesar Rp35,7 miliar yg dikucurkan pemerintah pusat melalui BNPB menjadi titik awal penyidikan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Penyidik menetapkan 4 tersangka, yakni mantan Penjabat Bupati Sitaro Joy Oroh, Sekretaris Daerah Denny Kondoj, Kepala BPBD Joy Sagune, serta satu pihak swasta. Mereka diduga memiliki peran berbeda dlm pengelolaan dana, mulai dari mengetahui dan membiarkan penyaluran bermasalah hingga mengatur distribusi bantuan di lapangan. Modus penyimpangan terungkap pada proses penyaluran. Dana yg seharusnya langsung masuk ke rekening korban justru ditahan, sementara penerima diarahkan mengambil material dari toko tertentu yg ditunjuk tanpa prosedur. Bahkan, toko tersebut bkn penyedia material yg semestinya, melainkan pihak yg diatur dlm jaringan distribusi bantuan. Dari hasil audit, kerugian negara ditaksir mencapai Rp22,7 miliar. Penyidikan masih berjalan utk menelusuri alur dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Indonesia
3
5
8
464
Jaksapedia retweetledi
Kejaksaan RI
Kejaksaan RI@KejaksaanRI·
Semoga semangat Paskah membawa kedamaian, harapan baru, dan keberkahan bagi kita semua. Mari perkuat rasa persaudaraan dan toleransi dalam bingkai kebinekaan demi mewujudkan Indonesia yang lebih harmonis. Selamat merayakan hari kemenangan bagi seluruh insan Adhyaksa dan masyarakat yang merayakan. #KejaksaanRI #JaksaAgung #HariPaskah2026 #Paskah #Adhyaksa #KepastianHukumHumanis
Kejaksaan RI tweet media
Indonesia
1
3
9
422
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
ASET NEGARA DIJADIKAN “MILIK PRIBADI”? JEJAK PABRIK SAWIT BENGKALIS YG BERUJUNG KERUGIAN RP30 MILIAR Di Bengkalis, Riau, sebuah aset negara yg semestinya dikelola utk kepentingan publik justru diduga berpindah kendali secara tak sah. Pabrik Mini Kelapa Sawit, yg awalnya dirancang sbg pengungkit ekonomi masyarakat, kini menjadi pusat perkara dugaan korupsi. Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan J, mantan Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis, sbg tersangka. Ia diduga berperan dlm penguasaan aset PMKS tanpa kewenangan yang sah. Dalam konstruksi perkara, tindakan tersebut rdk berdiri sendiri, melainkan membuka ruang bagi pihak lain untuk ikut memanfaatkan aset negara tersebut. Nilai kerugian negara ditaksir mencapai Rp30,8 miliar. Angka ini berasal dari potensi kehilangan manfaat aset hingga dugaan penyalahgunaan dlm pengelolaan yang seharusnya berada di bawah kontrol pemerintah daerah. perkara ini bermula dari proses penyerahan dan pengelolaan aset yg tdk sesuai prosedur. Alih2 dikelola melalui mekanisme resmi, aset tersebut diduga dikuasai secara sepihak. Dalam praktiknya, PMKS tetap beroperasi dan menghasilkan, namun manfaatnya tdk sepenuhnya kembali ke kas negara. Penyidik telah memeriksa puluhan saksi dan melibatkan sejumlah ahli utk menelusuri alur penguasaan dan pemanfaatan aset. Fokus penyidikan kini tdk hanya pada satu nama, melainkan pada kemungkinan adanya aktor lain yg turut menikmati atau memfasilitasi penguasaan tersebut.
Jaksapedia tweet media
Indonesia
1
4
5
604
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
BEASISWA JADI LADANG KORUPSI: TIGA PEJABAT ACEH TERJERAT, KERUGIAN NEGARA CAPAI RP14 MILIAR Kejaksaan Tinggi Aceh menetapkan tiga pejabat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh sbg tersangka dlm perkara dugaan korupsi anggaran beasiswa tahun 2021–2024. Ketiganya adalah S, mantan Kepala BPSDM Aceh; CP, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kerja Sama; serta RH, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Mereka diduga terlibat dlm pengelolaan dan penyaluran dana beasiswa yg tdk sesuai ketentuan. Perkara ini berawal dari program beasiswa luar negeri, termasuk kerja sama dgn University of Rhode Island. Dalam praktiknya, dana disalurkan melalui pihak ketiga, namun ditemukan penagihan biaya kuliah yg tidak didasarkan pada data riil mahasiswa. Sejumlah dana bahkan tidak sampai ke penerima maupun ke institusi pendidikan tujuan. Total penyaluran anggaran mencapai sekitar Rp26 miliar, dengan potensi kerugian negara diperkirakan menembus Rp14 miliar. Selain itu, penyidik jg menemukan indikasi penyaluran beasiswa fiktif untuk program S2 dan S3 luar negeri pada tahun 2024. Dalam pengembangan kasus, penyidik turut menyita uang tunai sekitar Rp1,88 miliar yg diduga berkaitan dgn perkara tersebut. Ketiga tersangka kini ditahan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari di Rutan Banda Aceh. Kejaksaan menyatakan penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yg akan dimintai pertanggungjawaban hukum, seiring pendalaman alur penggunaan anggaran dan peran masing2 pihak dlm program tersebut.
Indonesia
4
20
29
1.2K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Budaya kontraktor kita makin jauh dari niat membangun, yg dikejar bukan mutu, tapi celah untuk meraup untung sebesar2nya. Serakah! Di Pulau Nias, harapan masyarakat atas pembangunan rumah sakit justru berujung perkara. Proyek RSU senilai Rp 38,55 miliar itu tak kunjung rampung, meninggalkan jejak dugaan korupsi. Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menetapkan Direktur PT VCM berinisial FL sebagai tersangka. Ia diduga tdk melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak: celah yg kemudian membuka pintu penyidikan. Bukti dikumpulkan, saksi diperiksa, dan FL kini ditahan selama 20 hari. Perkara ini tidak tunggal. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sudah lebih dulu terseret. Penyidik kini menelusuri lebih jauh, siapa saja yang ikut bermain di baliknya.
Jaksapedia tweet media
Indonesia
2
2
8
779
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Di Kab Bulukumba, Kejaksaan menggeledah dua lokasi sekaligus, yaitu Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba. Penggeledahan ini terkait dgn perkara dugaan korupsi pembangunan Pasar Sentral Bulukumba tahun 2023–2024. Anggaran proyek ini mencapai Rp 59 miliar. Dari hasil penggeledahan, penyidik membawa sejumlah dokumen yg diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan terus melakukan pengembangan penyidikan.
Indonesia
2
3
10
861
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Masih ada yang berani main seleweng dgn KUR. Kredit Usaha Rakyat yg mestinya jadi napas pelaku UMKM, justru diduga disulap jadi kredit fiktif di Bank Sumsel Babel Cabang OKU Timur. Kejati Sumsel sudah memeriksa enam pegawai dari posisi kunci: EK, AA, DY, TR (analis kredit), MF (analis risiko), hingga FH (legal), utk membongkar alur pengajuan sampai pencairan yg diduga bermasalah. Polanya bukan hal baru: permainan dari dalam, administrasi dijadikan tameng. Penyelidikan masih berjalan, dan bukan tdk mungkin ada pihak lain yang ikut terseret.
Jaksapedia tweet media
Indonesia
3
1
4
1.6K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis kini dikunci sampai ke desa lewat sistem digital realtime milik Kejaksaan Agung. Dari penelusuran di Tuban dan Bojonegoro, masih ditemukan celah distribusi dan kesiapan layanan yg belum merata. Namun Kejagung bergerak cepat. pembinaan digencarkan, pengawasan diperketat, celah penyimpangan ditutup rapat! story.kejaksaan.go.id/berita-utama/p…
Indonesia
2
0
5
1.3K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Kasus dugaan korupsi proyek fiktif di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai terus bergulir. Penyidik menemukan indikasi praktik pengadaan yg tidak pernah direalisasikan, namun tetap dikontrakkan dan dibayarkan. Nama mantan Kepala Dinas, Ralasen Ginting, lebih dulu muncul sbg tersangka. Belakangan, penyidikan berkembang. Empat nama baru ditetapkan, menguatkan dugaan bahwa praktik ini tidak berdiri sendiri. Dokumen kontrak yg ditelusuri penyidik mengarah pada pekerjaan fiktif sepanjang periode 2022–2025. Sejumlah pihak diduga berperan dlm penyusunan hingga pencairan anggaran. Satu tersangka berinisial JW telah ditahan. Tiga lainnya: AR, SH, dan DA, belum memenuhi panggilan penyidik. Ketidakhadiran mereka membuka kemungkinan langkah paksa. Penyidik kini menelusuri aliran dana dan jejaring pihak yg terlibat. Kasus ini blm berhenti pada nama2 yg sudah diumumkan.
Indonesia
0
2
6
1.3K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Langkah tak berhenti. Di Bangka Selatan, Rp 3,09 miliar disita dari perkara dugaan korupsi tata kelola timah. Jejaknya menjalar. Dua SPBU dan satu ruko ikut diamankan. Aset ditelusuri, lalu ditarik satu per satu. Yang terlihat hari ini baru bagian depan. Di belakangnya, ada dampak ekonomi dan lingkungan yg tak kecil.
Indonesia
0
1
10
1.2K
Jaksapedia retweetledi
Kejaksaan RI
Kejaksaan RI@KejaksaanRI·
Mangcek Bikcek Dulur-Dulurkuuu, sekarang kito bisa menikmati Inovasi Gallery e-Book Kejati Sumsel, Caronyo cukup dengan menscan / memindai Barcode yang ado di bawah Poster-Poster Gallery e-Book Kejati Sumsel, maka kito dapat baco dan download bukunyo secaro digital, Selain itu Galeri E-Booknya jugo biso diakses lewat Website Kejati Sumsel melalui link kejati-sumsel.go.id #KejaksaanRI #KejatiSUMSEL
Indonesia
4
2
3
1.8K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Jaksa Agung ST Burhanuddin menabuh alarm keras: jaksa daerah diminta tak hanya main di kasus kecil. Dana desa boleh, tapi bukan itu target utama. Yang diburu sekarang kelas kakap, korupsi besar dgn kerugian negara jumbo. Bukan cuma tangkap, tapi uangnya juga harus kembali. Faktanya, di Papua saja masih ada Rp 97 miliar yang belum tertagih. Pesannya jelas: jangan setengah2, karena yang dihadapi bukan pemain pinggiran. 🫡🫡 tempo.co/hukum/jaksa-ag…
Indonesia
90
63
252
42K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
AMSAL SITEPU: SENI ATAU SKEMA? Kejari Karo membuka rincian perkara, termasuk posisi terdakwa dan alur penanganan kasus. Penjelasan ini merespons berbagai narasi yg beredar, dgn menegaskan bahwa perkara berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan melibatkan lebih dari satu pihak. Data yg disampaikan merujuk pada dokumen dan proses hukum yg berjalan, sesuatu yg sering kali terlewat oleh mereka yg lebih cepat berkomentar daripada membaca dan memahami Selengkapnya di youtube Jaksapedia: youtu.be/_b7Qw1n79Mc?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
35
12
29
24.6K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Harusnya Mini Zoo jadi tempat lihat hewan. Eh, yang muncul malah “satwa proyek”. Kejari Purworejo akhirnya buka kandang. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka: PPK, pelaksana, sampai pengawas. Resepnya sama: kerja tak sesuai, pengawasan ngantuk, tapi duit jalan terus. Ujungnya? Proyek mangkrak, negara tekor Rp 6,5 miliar. Bangunannya ada, tapi fungsinya… ya seperti kebun binatang tanpa binatang. Sekarang tiga orang sudah ditahan.
Jaksapedia tweet media
Indonesia
0
0
0
1.1K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Kalau dikira penetapan tersangka jadi garis akhir, itu keliru. Justru di situlah babak baru dimulai. Nama Samin Tan kini tak hanya diburu di jalur pidana. Satgas PKH ikut masuk, menagih denda administratif Rp 4,2 triliun. Angka yang tak kecil, dan jelas bukan muncul tiba2 Denda itu lahir dari praktik yg terus berjalan meski izin sudah dicabut sejak 2017. Tambang tetap beroperasi, batu bara tetap keluar. Negara bukan hanya kehilangan kendali, tapi juga potensi pemasukan dalam jumlah besar.
Jaksapedia tweet media
Jaksapedia@jaksapedia

Dalam praktik pertambangan, izin bukan sekadar administrasi, ia adalah syarat sah berdirinya operasi. IUP menjadi dasar legal produksi, AMDAL/persetujuan lingkungan mengikat pengelolaan dampak, dan RKAB menentukan apa yg boleh dan tidak boleh dilakukan setiap tahun. Di atas itu, ada kewajiban reklamasi, pascatambang, serta pembayaran royalti dan PNBP kepada negara. Satu saja dilanggar, secara hukum aktivitas bisa dihentikan. Namun ketika yg terjadi justru sebaliknya, izin telah dicabut, tetapi kegiatan tetap berjalan, lingkungan tetap digarap, dan produksi terus berlangsung, maka ini bukan lagi pelanggaran administratif. Ini mengarah pada operasi tanpa dasar perizinan yang sah, aktivitas di luar persetujuan lingkungan, hingga pengabaian kewajiban reklamasi dan penerimaan negara. Potensinya berlapis: dari operasi tanpa IUP aktif, pelanggaran persetujuan lingkungan (AMDAL/RKL-RPL), hingga ketidakpatuhan terhadap kewajiban finansial negara. Dampaknya bukan hanya pd kerusakan lingkungan, tetapi jg pada hilangnya potensi penerimaan negara dlm skala besar. Parah!

Indonesia
1
0
2
1K
Jaksapedia retweetledi
Kejaksaan RI
Kejaksaan RI@KejaksaanRI·
Jumat 27 Maret 2026, Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan 1 orang Tersangka yakni ST selaku Beneficial Owner PT AKT dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan pertambangan PT AKT di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah pada tahun 2016 s.d. 2025. Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah Tim Penyidik memperoleh bukti cukup, melalui serangkaian tindakan penyidikan yaitu pemeriksaan saksi dan penggeledahan yang dilakukan di provinsi DK Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dilakukan secara profesional, dan akuntabel, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan asas praduga tidak bersalah Simak Berita selengkapnya di kejaksaan.go.id #KejaksaanRI #JaksaProfesionaldanBerintegritas #TrapsilaAdhyaksaBerkahlak #KenaliHukumJauhkanHukuman
Indonesia
37
7
15
4.6K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Dalam praktik pertambangan, izin bukan sekadar administrasi, ia adalah syarat sah berdirinya operasi. IUP menjadi dasar legal produksi, AMDAL/persetujuan lingkungan mengikat pengelolaan dampak, dan RKAB menentukan apa yg boleh dan tidak boleh dilakukan setiap tahun. Di atas itu, ada kewajiban reklamasi, pascatambang, serta pembayaran royalti dan PNBP kepada negara. Satu saja dilanggar, secara hukum aktivitas bisa dihentikan. Namun ketika yg terjadi justru sebaliknya, izin telah dicabut, tetapi kegiatan tetap berjalan, lingkungan tetap digarap, dan produksi terus berlangsung, maka ini bukan lagi pelanggaran administratif. Ini mengarah pada operasi tanpa dasar perizinan yang sah, aktivitas di luar persetujuan lingkungan, hingga pengabaian kewajiban reklamasi dan penerimaan negara. Potensinya berlapis: dari operasi tanpa IUP aktif, pelanggaran persetujuan lingkungan (AMDAL/RKL-RPL), hingga ketidakpatuhan terhadap kewajiban finansial negara. Dampaknya bukan hanya pd kerusakan lingkungan, tetapi jg pada hilangnya potensi penerimaan negara dlm skala besar. Parah!
Jaksapedia@jaksapedia

Kejaksaan Agung tancap gas. Begitu perkara dibuka, penyidik langsung menyisir sejumlah titik, dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Tengah. Penggeledahan masih berlangsung. Sinyalnya tegas: ini bukan kasus pinggiran, dan ceritanya belum berhenti di sini. Tak berhenti di lapangan, bidikan kini mengarah ke harta. Aset demi aset mulai diburu, ditelusuri, diamankan, lalu disiapkan untuk disita. Jejaknya mengarah ke PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dan jejaring afiliasinya, termasuk PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM).

Indonesia
0
0
6
2.1K
Jaksapedia
Jaksapedia@jaksapedia·
Kejaksaan Agung tancap gas. Begitu perkara dibuka, penyidik langsung menyisir sejumlah titik, dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Tengah. Penggeledahan masih berlangsung. Sinyalnya tegas: ini bukan kasus pinggiran, dan ceritanya belum berhenti di sini. Tak berhenti di lapangan, bidikan kini mengarah ke harta. Aset demi aset mulai diburu, ditelusuri, diamankan, lalu disiapkan untuk disita. Jejaknya mengarah ke PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dan jejaring afiliasinya, termasuk PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM).
Jaksapedia tweet media
Jaksapedia@jaksapedia

Tambang ilegal seperti yg menyeret Samin Tan ini bukan cerita sederhana. praktik seperti ini mustahil berjalan tanpa ada “permainan” dari pihak yg punya kewenangan. Kalau pengawasan berjalan, harusnya berhenti. Tapi kalau tetap jalan bertahun2 itu bukan lagi kelalaian. itu pembiaran. Kejaksaan masjh terus menelusuri dan mendalami kasus ini. Kita tunggu updatenya 🔥

Indonesia
0
0
9
2K