*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod*
40.6K posts

*Opa Ebod*
@jang_ebod
Lauk buruk milu mijah .
BANDUNG_ JABAR_INDONESIA Katılım Mayıs 2014
4.3K Takip Edilen5.7K Takipçiler
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi

Tak Perintahkan Hak Angket, Pengamat: Mega Lebih Sayang ke Suami Puan agar tak Diseret Kasus BTS oposisicerdas.com/2024/03/tak-pe…
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi

Di Jaman Kumpeni, tidak Semua Rakyat Negara Ini Berjuang Melawan Penjajah Belanda, Tapi Akhirnya Tetap Ikut Menikmati Kemerdekaan. Dan Hari Ini Tidak Semua Rakyat Indonesia Turun Ke Jalan Utk Tumbangkan Jokowi, Tapi Kalau Jokowi Tumbang Maka Akan Ikut Menikmati Hasil Perubahan.
KHong GHuan@mesoen1065
Demontrasi hari ini Selasa 19 Maret dari Bekasi menuju DPR. "TUMBANGKAN JOKOWI DENGAN SEGERA, MANUSIA SUPER LICIK ". Sepertinya Demo akan terus berlanjut dan lebih dahsyat ada Serikat² Buruh turun semua ❗❗❗
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi

@KangSemproel Kadang kadang drama 1 babak harus jadi telenovela berjilid 7 season.
Ngukur nyali rektor UGM cuma cukup jadi saksi dipengadilan sambil bawa leger ijazah buat validasi keaslian ijazah.
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi

@KangSemproel Iye bener, buat aja pernyataan sikap seluruh anggota kagama, masing masing angkatan tua buat absen, nyatakan kalo mereka benar2 pernah sekelas, sekampus atau tidak. Lalu paksa rektorat mengeluarkan data sebenarnya, sambil lirik pak pratikno, yakin selangkah trus tumbang.
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi
*Opa Ebod* retweetledi

Diberhentikan dari TNI oleh DKP (di antaranya, ada Wiranto, SBY, Agum Gumelar). BUKAN pensiun.
“Dapat kenaikan pangkat istimewa jendral bintang 4.”
Para jendral purnawirawan yang sebenarnya, adakah yang tidak merasa sedih, bahkan malu, pada marwah Sapta Marga TNI? #Nalar!
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi

Pada akhirnya saya bisa mengerti dan merasakan kekecewaan banyak tokoh seperti pak @msaid_didu, dkk.
Kekecewaan serupa juga mungkin dirasakan oleh banyak pejuang pembela rakyat lainnya yg selama ini sepenuh hati, ikhlas, tanpa pamrih, tanpa keuntungan politik apapun, kecuali tulus membela kepentingan rakyat kecil semata.
Di media sosial, nama-nama seperti @DrEvaChaniago, @CutSarina5, @MariaAlcaff, @BabehAldoAje, @ekowboy2, @NenkMonica, @BosPurwa, @vanc1Bozz, dan sejumlah nama lainnya begitu gigih dan tulus disetiap menit-menit waktunya membela kepentingan rakyat kecil yg mereka tidak kenal. Padahal di dunia nyata kehidupan mereka secara materi tidak kekurangan, bahkan mungkin lebih dari cukup jika hanya untuk kenyamanan hidup diri pribadi dan keluarganya.
Mereka bukan bagian dari yg kesulitan makan ketika harga beras naik, bbm naik, listrik naik dan harga kebutuhan pokok naik, tapi mereka tetap rela sisihkan waktu di media sosial untuk menyuarakan kepentingan rakyat.
Bahkan mungkin lebih sering mereka sisihkan materi dari kantong sendiri ketika dalam dunia nyata harus turun kejalan menolak kenaikan harga kebutuhan pokok, demi membela kepentingan jutaan rakyat kecil yg menjadi sulit hidupnya dng kenaikan harga-harga tsb.
Setau saya, mereka semua bukan bagian dari pengurus partai politik yg memiliki harapan memiliki kedudukan politik jika rezim dzalim ini runtuh atau keuntungan politik karena partai politiknya mendapatkan kekuasaan.
Maka ketika segala upaya, lelah dan letih mereka berjuang namun rakyat hanya diam, menjual haknya demi sekantong sembako dan amplop berisi sedikit lembaran uang, betapa kekecewaan itu menjadi terasa sangat menyakitkan!.
Hormat saya untuk mereka semua!!.
Muhammad Said Didu@msaid_didu
Saat ditanya apa yg bisa dilakukan utk membela rakyat dg naiknya harga berbagai kebutuhan ? Jawaban saya : mungkin rakyat memang lebih merasa bahagia saat dibikin menderita oleh penguasa. Jadi biarkan saja.
Indonesia
*Opa Ebod* retweetledi












