Sabitlenmiş Tweet
Shadow Moon
65.8K posts

Shadow Moon
@jendr0
♊ | Hanya sebuah akun yg masih diblock @prambors tanpa sebab.
Di Twitter jangan baper Katılım Kasım 2009
1K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Shadow Moon retweetledi

‼️ KABAR PERLAWANAN ‼️
Seluruh murid sekolah dari SMP N 1 Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang menjadi penerima manfaat embege dari kubangan lumpur (espepege) Citeureup melakukan penolakan dan pengembalian ompreng pada kubangan lumpur terkait.
Diduga penolakan tersebut terjadi lantaran makanan yang didistribusikan dinilai tak layak konsumsi, berpotensi membahayakan kesehatan, dan BERBAU KETEK. 🙂
Mantap! Salam hormat untuk kawan-kawan SMP N 1 Dayeuhkolot.
#SampaiMenang✊🏻


Indonesia
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi

Guys, lo pasti pernah scroll video joget viral yang bikin ribut pria gemoy joget-joget di depan backdrop bertuliskan MBG, sambil ngomong dapat Rp6 juta.
Langsung dihujat.
Dituding pamer.
Dibilang korupsi.
Sampai dapurnya disuspen.
Dan 150 orang kehilangan pekerjaan.
Tapi kemarin dia akhirnya speak up.
Dan ceritanya lebih kompleks dari yang gue kira.
Siapa Om Hendrik?
Hendrik Irawan.
19 tahun di industri catering dan home industry pabrik.
Punya beberapa perusahaan.
Bukan orang baru di dunia makanan dalam skala besar.
Ketika program MBG diluncurkan dia tertarik, tapi awalnya ragu.
Pernah punya pengalaman kurang baik bermitra dengan pemerintah sebelumnya.
Tapi akhirnya dia masuk.
Dan dia tidak main-main.
Investasi awal untuk satu dapur saja: Rp3,5 miliar. Dapur seluas 1.000 meter persegi, dua sampai tiga gedung.
Semua dibangun dulu pakai modal sendiri, sebelum dana operasional dari BGN mengalir.
Setelah terverifikasi baru dana operasional masuk. Dan bagian dari itu adalah insentif Rp6 juta per periode yang jadi kontroversi.
Soal Rp6 juta yang viral itu ini yang sebenarnya:
Bukan gaji.
Bukan keuntungan bebas.
Itu insentif pengembalian investasi dari pemerintah kepada mitra yang sudah modalin dapur duluan. Karena BGN tidak meng-cover biaya pembangunan dapur mitra yang bangun sendiri, baru pemerintah bayar balik bertahap.
Dengan investasi Rp3,5 miliar dan Rp6 juta per periode Om Hendrik bilang sampai sekarang belum balik modal.
Apakah ini transparan dari awal ke publik?
Tidak. Dan di situ masalahnya.
Soal jogetnya:
Dia joget bukan baru sekali itu.
Sudah 5 bulan sebelumnya pun sering bikin konten joget, tidak pernah viral.
Yang bikin viral kali ini backgroundnya ada logo BGN.
Satu komentar netizen yang nyinyir soal Rp6 juta — diambil screenshot oknum, ditempel sama video joget jadilah narasi "pamer uang rakyat sambil joget."
Padahal konteksnya berbeda total.
Tapi ya ini namanya dunia medsos.
Konteks kalah cepat dari emosi.
Yang bikin miris:
Dua dapur Om Hendrik yang baru mau running langsung berhenti sebelum sempat beroperasi.
Ada relawan yang sudah menunggu 3 bulan akhirnya belum bisa kerja.
150 karyawan dirumahkan.
Anak-anak yang biasa dapat MBG mulai nanya-nanya ke Om Hendrik kapan makanannya ada lagi.
Dan anaknya yang 4 tahun ikut-ikutan nanya:
Papi boti ya?
Papi boti kata orang2 di sekolah
karena dengar kata itu terus dari TikTok.
Kenapa dapurnya disuspen?
Bukan karena joget.
Tapi karena ada temuan teknis IPAL (instalasi pengolahan air limbah) belum lengkap dan ada pembenahan yang harus dilakukan di standar dapur.
BGN memang sedang memperketat standar dan dapur Om Hendrik kena evaluasi di momen yang paling tidak tepat, bersamaan dengan viralnya kontroversi.
Yang perlu digarisbawahi dari seluruh cerita ini:
Pertama Om Hendrik bukan malaikat sempurna, tapi juga bukan koruptor.
Dia pengusaha yang masuk program pemerintah dengan modal nyata, ketemu masalah teknis, dan kena badai medsos di saat yang bersamaan.
Kedua Masalah IPAL dan standar dapur yang tidak terpenuhi itu nyata dan harus diperbaiki.
Tidak bisa dimaafkan hanya karena orangnya sudah investasi besar.
Ketiga Ada oknum mitra lain yang lebih parah.
Menu di bawah Rp10.000.
Ada yang kasih biskuit dan makanan jadi tanpa masak.
HPP sampai Rp4.000 dari anggaran yang harusnya Rp10.000.
Tapi mereka tidak viral karena tidak joget.
Keempat Program MBG yang nilainya triliunan, menyentuh jutaan anak butuh pengawasan yang jauh lebih ketat dan transparan dari awal.
Bukan hanya reaksi setelah viral.
Joget Om Hendrik bukan masalah.
Yang masalah adalah sistem yang belum cukup transparan sehingga publik tidak tahu bedanya insentif mitra dengan korupsi, tidak tahu standar IPAL itu apa, tidak tahu siapa yang boleh dicek dan bagaimana.
Dan ketika ada yang viral semua kemarahan tertumpah ke satu orang.
Sementara yang benar-benar bermasalah yang kasih menu Rp4.000 dari anggaran Rp10.000 tetap aman karena tidak bikin konten.
No viral, no justice.
Dan no viral juga berarti no accountability.

Indonesia
Shadow Moon retweetledi

Sinematografi Daredevil memasak lagi. Di lorong udah, di penjara udah, sekarang di gudang. Dan akhirnya bisa beneran lihat Lalo Salamanca baku hantam 😂😂😂
#DaredevilBornAgain Season 2 Episode 3
Indonesia
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi

Setelah mencoba menonton, menelaah, menganalisa, memahami, dan mengkurasi isi wawancara Presiden Prabowo dengan 7 Jurnalis selama kurang lebih tiga setengah jam, ini beberapa hal yang saya dapatkan.
- Sebuah Utas

A Professional Overthinker@rizalakbarm_
Sambil menunggu #UGSKJ izinkan saya untuk yapping sekaligus mereview Wawancara 7 jurnalis dengan Presiden Prabowo beberapa hari lalu. Semoga berkenan untuk membaca
Indonesia
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi

Orang Indo kalau kehilangan motor itu akan langsung sedih dan terpukul, karena kita tau kalau lapor polisi pun percuma. Motornya ga bakal dicariin
Di sini semua serba sendiri. Cr uang sendiri dan cr maling sendiri. Negara tinggal nagih pajak, itupun kita jg yg hrs laporan.
5tePh3N@P3gEl
Driver ojol kehilangan motor padahal baru lunas setelah cicil 3 tahun padahal mau lebaran 🥲
Indonesia
Shadow Moon retweetledi

Guys gw mau jujur soal sesuatu.
Prabowo bilang dia bangun jam 2 atau jam 3 pagi buat pantau YouTube dan update berita global.
Dan gw mau bilang sesuatu yang mungkin tidak enak didengar.
Gw juga bisa bangun jam 3 pagi dan buka YouTube.
Bukan hal yang istimewa. Siapapun bisa melakukan itu.
Yang istimewa adalah setelah lu baca semua berita itu apa yang lu lakukan?
Karena kalau jawabannya cuma 'saya pantau' — itu bukan kelebihan seorang presiden. Itu kebiasaan orang yang insomnia.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi harga bahan pokok masih mencekik rakyatnya sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi aktivis yang disiram air keras oleh intelijen militernya sendiri belum ada yang diadili sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi 700 triliun investasi mangkrak karena izin tidak selesai-selesai sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi kelas menengah terus menyusut sama saja dengan tidak bangun.
Satu setengah tahun menjabat. Dan yang bisa diklaim dengan data konkret masih terlalu sedikit dibanding besarnya masalah yang ada.
Gw tidak bilang tidak ada yang dikerjakan. Ada jembatan yang dibangun. Ada pupuk yang disederhanakan regulasinya. Ada efisiensi Rp308 triliun yang diklaim.
Tapi rakyat tidak butuh presiden yang impressive di depan kamera forum diskusi.
Rakyat butuh presiden yang kebijakannya terasa sebelum gajian habis di tengah bulan.
Bangun jam 3 pagi itu mudah.
Yang susah adalah memastikan bahwa semua yang lu baca jam 3 pagi itu berujung pada keputusan yang mengubah sesuatu di kehidupan nyata orang-orang yang bangun jam 4 pagi bukan untuk pantau YouTube tapi karena harus kerja shift pagi dengan upah minimum yang tidak cukup untuk bayar kontrakan.
Kalau pantau doang gw juga bisa Pak.

Indonesia
Shadow Moon retweetledi

Nah ini lah wujud nyata manfaat MBG. Sangat wajar, karena duit yg lari ke anak2 sekolah cuma 200rb perbulan, sedangkan ke SPPG minimal banget 120jt perbulan. Belum dari praktik markup harga dan dukungan lainnya.
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen
sejumlah pegawai SPPG, terlihat pamer THR berupa iPhone. banyak juga duit pengelola SPPG-nya. kalau itu Pemprov DKI dan Bea Cukui
Indonesia

@P3gEl Melihat konsepnya berasa balik ke era orba. Konsep old school.
Indonesia
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi
Shadow Moon retweetledi













