Suraj Chavan, pria asal India yang sempat viral karena dijuluki pria tertampan kembaran "Justin Bieber” ini mencuri perhatian banyak orang di media sosial berkat wajahnya yang dianggap mirip dengan penyanyi tersebut.
Popularitasnya membuat banyak orang penasaran, bahkan tidak sedikit yang mengidolakan dirinya. Namun, fakta yang tidak banyak diketahui adalah Suraj ternyata sudah menikah.
Bagi sebagian gadis di India, kabar ini mungkin terasa mengejutkan, bahkan cukup membuat patah hati. Apalagi jika mereka sudah terlanjur mengagumi sosoknya hanya dari apa yang terlihat di media sosial.
@viralinae Sampai hari ini anak saya patah tangan, fisiknya bermasalah, trauma masih belum mendapatkan keadilan akibat penyiksaan oleh oknum2 di sd swasta kota sukabumi, oknum disdik dan uptd ppa malah fitnah saya cari uang, surat dinas ke kementrianpun direkayasa.. tolong kami Pa..
Dumadi, Guru mata pelajaran IPA SMPN 1 Karangawen yang viral karena menendang kepala siswa.
Orang tua korban saat ini sudah bertemu yang bersangkutan dan akan menyelesaikan masalah di Polsek.
Panik kan lu karena diajak ke jalur hukum 🤭
@janwekim Pengemis gak merampas harta kalian kan dan profesi masalah kejujuran gak usah di pertanyakan ikhlasin yang udh di beri walau gak seberapa tapi.... Uang pajak kalian di korupsi lebih berlipat lipat kenapa gak demo se-Indonesia sama pejabat tsb
@tanyakanrl Yang kayak gini kadang penyebabnya bisa karena HP (tontonan, game, sosmed, dll). Jadi tolong normalisasikan ortu yang ga ngasih HP ke anaknya.
Jangan karena liat anak ga dikasih HP langsung di cap 'kasian'.
Klo dah kek gini mau gimana coba 😭
@tanyakanrl Sekarang itu youtube & game buat anak2 banyak yg serem isinya. Mungkin genrenya emg ngalahin musuh, tp ada yg kata2nya kasar bgt, & ada juga adegan tusuk2an loh. Padahal yg dilawan hantu, tp caranya harus tusuk2 hantunya pake pedang kecil. Langsg adekku ku suruh uninstall gamenya
Gara² ban mobil tidak disemir disuruh jebur kolam dan dijambak rambutnya.
Mudah²an gak dilihat keluarganya. Bisa shock, tapi mungkin itu sdh resikonya.
@Sentjoko Setuju, orang minang yg buka rumah makan gak usah takut diboikot sama yg kontra, tetap utamakan mutu, cita rasa yg otentik & tetap jaga persaudaraan sesama orang minang
Orang minang menghancurkan bisnis utama orang minang.
Dikira populasi penyantap hidangan minang adalah sesama orang minang yang perlu sticker itu.
Hanya soal waktu, IKM akan meminta maaf kepada seluruh masyarakat setelah menyadari mereka rasis.