Ryan_jpr

627 posts

Ryan_jpr banner
Ryan_jpr

Ryan_jpr

@jpr_ryan

Hanyalah lelaki biasa...yg selalu positif thinking

Katılım Nisan 2020
205 Takip Edilen7 Takipçiler
Ryan_jpr retweetledi
Muhammadiyin
Muhammadiyin@MuhammadiyinGL·
Jurinya klarifikasi di tempat. Tidak perlu nunggu ditelepon Wakil Ketua MPR..
Indonesia
158
2.1K
7.7K
218.6K
Ryan_jpr retweetledi
L
L@kang___L·
Masih layakkah di sebut NKRI?
L tweet media
Indonesia
228
3.8K
9.1K
74.5K
Ryan_jpr retweetledi
Dami of Ibadan
Dami of Ibadan@DamiDhray·
North London FOREVER Whatever the WEATHER
English
16
506
2K
44.4K
Ryan_jpr retweetledi
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ@KuntoAjiW·
Padahal yang mengkritisi itu fokusnya bukan menggulingkan. Cuma pengen programnya dikaji ulang karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. Tapi malah kaya nantang. Ayo coba saja gulingkan saya dengan mekanisme yang ada. Angel.
Indonesia
284
15.3K
33.9K
421.3K
Ryan_jpr retweetledi
Minister of Electricity
Minister of Electricity@VITO_G_Wagon·
I wish I knew these earlier 👌
English
9
693
2.3K
51.1K
Ryan_jpr retweetledi
Junto
Junto@Jumianto_RK·
Koperasi modal utang, usaha belum jalan. Tapi sudah ada skenario bayar utang Rp 50 juta per bulan. Kira-kira di desa jualan apa yang laku keras menghasilkan omset Rp 1 miliar per bulan, jika margin bersih koperasi 5%, supaya bisa bayar cicilan Rp 50 juta per bulan. ✅ Koperasi merah putih ditiap desa ✅ Indomaret dan Alfamart ditiap kecamatan Pria ini menjelaskan, Masuk akal kah ❓❓
Indonesia
181
973
2.1K
68.4K
Ryan_jpr retweetledi
Robin Syihab
Robin Syihab@anvie·
@IRanMediaco In Indonesia, the ultimate sign of fame is having your face plastered on the back of a truck
Robin Syihab tweet media
English
42
573
3.2K
79K
Ryan_jpr retweetledi
MasBRO 🦉🫶
MasBRO 🦉🫶@MasBRO_back·
Jika nuklir diledakkan, hanya satu yang akan selamat dan berdiri kokoh.
Indonesia
101
289
852
60.8K
Ryan_jpr retweetledi
Solekhan
Solekhan@__PASMANTAP·
Menyala ASN ku... Dia lupa klo layarnya 2 arah. Ntr klo viral lalu ada pengumuman klo ASN terkait sudah dikeluarkan dari instansi karena tidak mencerminkan visi misi.
Indonesia
442
5.9K
23.2K
1.3M
Ryan_jpr retweetledi
Triple M
Triple M@Tripple____M·
I don't know who made this video but I love them
English
24
418
1.9K
57K
Ryan_jpr retweetledi
Kurnia Bijaksana
Kurnia Bijaksana@mkbijaksana·
Perusahaan petrochemical di Asia, udah ada 5 yang mendeklarasikan force majeure. Di Indonesia sendiri, ada PT. Chandra Asri Imbas dari ketegangan di Timur Tengah, ditutupnya Selat Hormuz, membuat NAPHTHA, bahan kimia yang nantinya diolah jadi plastik, karet, yang aplikasinya ke packaging, tas keresek, bahkan baju. Dengan ditutupnya Selat Hormuz, bisa dibilang hampir semua suplai naphtha di Asia terpotong. Kalau harga polimer udah naik (berdasarkan estimasi di sini sudah 2 digit naiknya), maka semua produk turunan dan jasa yang menggunakan polimer bakal NAIK BANGET dong. Mulai dari makanan di restoranmu, itu take away kan pake keresek. Belanja jajan-jajan di minimarket, kebanyakan orang masih pake keresek. Minimal packaging snack ada plastiknya Bahkan barang elektronik, ada komponen plastiknya. Ini tambahan dari terdisrupsinya harga gara-gara bensin naik dan segala macamnya. TAPI ADA KLIMAKSNYA! Mereka pada mendeklarasikan force majeure kemungkinan karena 1 hal: yaitu menghindari konsekuensi hukum. Misal ada pembeli mau pesen sekian ton, lalu gak jadi, ada alasan logis biar gak wanprestasi. Tapi kalau dari sisi teknis, ada lagi yang agak meresahkan Pemrosesan kayak ginian gak sembarangan kayak nyala-matiin kompor. Banyak proses yang melibatkan tunggu temperatur tinggi dengan bahan khusus. Kalau asal dimatiin, kontraksi termal bisa bikin alat rusak - tambah perlu diperbaiki lagi tuh. Lalu habis mati, buat nyala lagi, biasanya perlu beberapa hari sampai minggu buat ke kapasitas produksi full-nya. Jadi kalaupun besok Selat Hormuz dibuka, belum tentu besok ekonomi kembali normal Serem guys
Gaurab Chakrabarti@Gaurab

Sumitomo Chemical declared force majeure yesterday, making it the fifth Asian chemical company in a single week. First Chandra Asri in Indonesia, then Yeochun NCC in South Korea. By March 5, Petrochemical Corporation of Singapore had declared force majeure on 1.1 million tons of ethylene capacity on Jurong Island. Aster followed a day later with its cracker running at half capacity. The root cause is the same for all five: naphtha, the feedstock these plants break down into the base chemicals behind plastics, rubber, and packaging. Asian steam crackers source most of their naphtha from the Middle East, and virtually all of it transits the Strait of Hormuz. When the Strait closed, all five lost their feedstock within days. Five force majeures in seven days. This is a massive disruption of the chemicals that hold the global economy together. Polymer prices are already up double digits. Everything downstream gets more expensive from here.

Indonesia
8
301
878
69.5K
Ryan_jpr retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Mengenal Shahed-136, drone kamikaze murah Iran yang efektif menguras rudal mahal AS. ~RS
Indonesia
69
785
5K
231.9K