Febrian_S

7.2K posts

Febrian_S banner
Febrian_S

Febrian_S

@jrenk29

🇮🇩🇮🇩

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Ocak 2009
830 Takip Edilen164 Takipçiler
Febrian_S retweetledi
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Dear teman-teman Indonesia New Media Forum alias Homeless Media, Jujur, saya kecewa berat sama cara main kalian. Kalian selalu riding the wave isu yang lagi jadi keresahan publik, bahkan terkesan berpihak. Sampai pasang avatar hijau-pink itu, sampai beberapa dari kalian muncul di depan DPR waktu 17+8. Tapi ternyata semua itu cuma modal cari engagement, yang kemudian dimonetisasi dengan mengkhianati ekspektasi audiens kalian: merapat ke rezim. Kalian sudah kasih bantahan, sampai Tempo merevisi beritanya. Tapi siaran pers istana tak bisa dibendung. Dan tidak ada satupun fakta yang berubah, kalian tetap sudah merapat. Mau berdalih cover both sides pun tidak akan mengubah kenyataan bahwa pada 10 Maret lalu jauh sebelum Qodari bicara ke publik, kalian sudah duluan ketemu Gibran. Mau diklarifikasi kayak apapun pertemuan ini jadi bukti: KALIAN SEBENERNYA GA PUNYA MASALAH SAMA REZIM INI. Dan Qodari melihat celah itu. Menurut saya tujuan Qodari bukan sekadar mau kasih proyek kalian. Tapi mau ngancurin kredibilitas media alternatif yg dianggap pro publik. Dia tau kalian sering pake angle kritis, apalagi pas 17+8. Semua media mainstream sudah dikooptasi rezim, tinggal homeless media. Sekarang tanpa kooptasi, hanya pake sekali siaran pers. hancurlah harapan kami pada kalian. Sekarang coba jelasin, gimana kami masih harus percaya sama kalian?
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸 tweet media
Indonesia
200
3.2K
6.2K
325.3K
Febrian_S retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillah, mudah2an case closed untuk tuduhan saham. Sudah ditunjukkan di sidang: bukti potong pajak 2021, angka match tuntutan 100%, confirm saham pendiri Bukalapak. Bukan korupsi. Ibam bersih. Terima kasih @achmadzaky sudah bantu meluruskan. H-4, mohon doanya Ibam bebas. 🙏🏼
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
84
1.5K
4K
250.6K
Febrian_S retweetledi
Friday7th
Friday7th@Friday_SOL·
Hari ini gw hampir kena scam kartu kredit UOB senilai Rp 3 juta. Tapi gw malah balik ngerjain mereka, sampe mereka yang ngamuk ke gw 😂 ini pengguna-an vibe coding ga baik Ini kronologi lengkapnya + bukti teknisnya. Baca sampe abis, bisa selamatin kamu atau orang terdekat. 🧵
Friday7th tweet media
Indonesia
60
832
1.6K
155.7K
Febrian_S retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya. Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan. Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka. Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
230
7.7K
13K
386K
Febrian_S retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼 Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam. Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang. Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar. Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali. Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan. Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana. Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan. Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam. Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami. Tolong, suarakan ketidakadilan ini. Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi. Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka. Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
Indonesia
119
4.5K
6.8K
422.4K
Febrian_S retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12.1K
742.1K
Febrian_S retweetledi
𝐒𝐚𝐢𝐧𝐭𝐋𝐮𝐱
nih gue ceritain hal menarik. ada HRD di kantor jkt yg bikin dua slip gaji. satu untuk karyawan satu untuk kantor. nominal gajinya beda, slip buat karyawan gaji 5 juta, slip buat kantor tertulis 6 juta. lu bayangin tiap staff sejuta total berapa tu duit yg masuk kantong dia🤣
โอบี ดีธาน@obyeto

Mincotttt @hrdbacot udah liat ini belommm??? Kaget banget baca ini pagi-pagi di hari Senin gini bahahahaha Affaahhh iyyaa???

Indonesia
349
2.6K
10.8K
662.9K
Febrian_S retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Ini beneran terjadi di kantor gue 11 tahun yang lalu. Jadi, Payroll Officer di kantor gue kongkalikong dgn Head of Personalia. Mereka bikin 2 slip gaji pegawai di kantor gue, satu untuk laporan ke bag. keuangan dan satu ke pegawai yang bersangkutan. Tiap slip gaji beda 500rb - 2 juta. Ketauannya pas boss gue bikin acara outing, ada acara feedback dari karyawan ke jajaran pimpinan. Di situ ada karyawan bilang gajinya cuma 6 juta sementara tanggung jawab yang dia kerjakan itu Job desc 2 department. Kagetlah kepala bagian keuangan gue. Akhirnya pulang outing crosscheck semua karyawan harus menyerahkan slip gaji terakhir kemudian dicocokkan sama slip gaji yang dilaporkan Payroll officer di sistem payroll (komputer). Dari total 148 karyawan, ditemukan ada selisih nyaris 250 juta tiap bulannya. Gila kan ? Nih konspirasi 2 orang ya dzholim ke karyawan ya dzholim ke perusahaan 😡😡😡
โอบี ดีธาน@obyeto

Mincotttt @hrdbacot udah liat ini belommm??? Kaget banget baca ini pagi-pagi di hari Senin gini bahahahaha Affaahhh iyyaa???

Indonesia
372
4.7K
19.9K
1.4M
Febrian_S
Febrian_S@jrenk29·
@trickyinvestor Klo skrg December avenue udah paling klop klo seh, gak ngerti liriknya jg bs suka... da tau itu lagu galau... klo dlu parokya ni edgar, eraserhead..😅
Indonesia
0
0
0
148
Febrian_S
Febrian_S@jrenk29·
@ecommurz Indo mah ga heran, kurang percaya gelar akademik klo di indo.. 🤣
Indonesia
0
0
1
221
Elon Murz | SVP of Meme Engineering
Never understood why some public officials treat a PhD like a checkbox. Its a research degree, not a status badge. A real PhD takes YEARS of deep work n research. If someone can run a full public office while “doing” one, either they r superhuman... or the standards arent what they should be..
English
94
3K
8.1K
313.1K
Febrian_S retweetledi
Tom Wright
Tom Wright@TomWrightAsia·
Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6
Tom Wright tweet media
English
108
3.3K
8.7K
851.5K
Febrian_S retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Skala bencana dan korban terdampak sebesar itu gak diakui sebagai "Bencana Nasional". Tapi proyek ecek-ecek untuk memperkaya segelintir orang disebut "Proyek Strategis Nasional". Rezim para bandit.
Indonesia
115
9.1K
14.4K
476.9K
Febrian_S retweetledi
ɱҽԃι✨
ɱҽԃι✨@Med1_Ai·
All Paid Courses — 100% FREE (Part 1) I'm giving you access to 81+ free courses. 👌👇 1. Social Media Marketing 2. Android App Development 3. Facebook Ads 4. SEO 5. Google Ads 6. Content Writing 7. Graphic Designing 8. Video Editing 9. Web Development 10. Hacking and more with 73+ courses. To get, just: - Comment "ON" - Like & Retweet - Follow me (so that I can DM)
ɱҽԃι✨ tweet media
English
8.8K
4.6K
12.3K
2.3M
Febrian_S
Febrian_S@jrenk29·
@e100ss Setelah anak2 keracunan, skrg motor juga mengalami nasib yang sama...
Indonesia
0
0
0
494
Febrian_S
Febrian_S@jrenk29·
@pandji Kok bs punya pemikiran seperti itu.. 🤣
Indonesia
0
0
0
42
Febrian_S retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
TANPA GIZI. Prabowo memakai narasi banyak anak (miskin) makan nasi hanya berlauk garam. Makanya butuh MBG. Anak-anak di teluk Morombo, Konawe Utara (Sultra) ini miskin ekstrem. Sebelum tambang dan hilirisasi nikel, gizi mereka dari laut. Jadi siapa yang bikin mereka miskin?
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
169
2.9K
5.3K
116K
Febrian_S
Febrian_S@jrenk29·
@pandji Ada yg pagi2 minta difoto doang ngatur2 trus ke warkop..
Indonesia
0
0
0
672