ju
7.7K posts


Potret: Prabowo Cium Kening Bayi Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

it's like he just keep me around


Putra Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar berada di dekat peti jenazah ayahnya saat persemayaman tiga prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL yang gugur di Lebanon di VIP Lounge Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). Foto: Kompas

Potret: Prabowo Cium Kening Bayi Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon


Ikut urun rembug soal IGRS boleh ya… Dulu pernah terlibat langsung dalam rapat-rapat inisiasi awal bersama Menkominfo saat kami bertugas di Kemdikbud. Ada dua pendekatan melindungi anak di konten digital. Pertama, membuat lingkungan “steril” lewat sensor dan pemblokiran. Kedua, membangun “imunitas” pada anak serta keluarga. Pendekatan kekebalan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan. Rating game seharusnya menjadi alat bantu bagi orangtua untuk membangun kekebalan anak dgn melatihnya jadi mandiri dan cakap melindungi diri sendiri, bukan jadi instrumen sensor bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya bekerja sama erat dengan komunitas game. Lebih baik lagi, biarkan komunitas itu sendiri yang menjalankan sepenuhnya dengan difasilitasi pemerintah. Tak perlu berpretensi serba tahu apa yang terbaik bagi setiap segmen masyarakat. Punya wewenang tidak otomatis punya pengetahuan. IGRS selayaknya jadi alat pemberdayaan, bukan pembatasan. 🙏 —— Sosialisasi ESRB di 2016, saat belum ada IGRS: facebook.com/share/1HPkjvh4…

Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa; * Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar * Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan * Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan. Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.



Menyebar teror sekaligus mengaburkan kasus Andrie Yunus?





