⚠️SAD TO WATCH
Sepasang suami istri bertengkar lalu anaknya berada di tengah kekacauan
Berkali-kali anaknya terkena tendangan, pukulan tp orangtuanya tidak peduli
Sungguh memilukan bahwa anak yang tidak bersalah ini lahir di keluarga yang begitu buruk
x.com/tuyouair/statu…
kalo mau kelonan tolong jangan di tempat ibadah yaa!!
seperti yang dilihat di video, pemuda dan pemudi terciduk tidur di mushola sambil pelukan.
lokasi: di kawasan wisata Pantai Logending Kebumen Jawa Tengah
“MY TYPE”
“Pulang ini udah malem”
“Gimana Hari ini”
“Semangat ya sayang”
“Ehh kamu tau ga”
“Long text/buble chat”
“Bawel”
“Aku ga jadi ikut ay, soalnya ada cwonya”
“Tadi ada yg godain aku”
“Kita kesana yuk”
“Nnti aku call yaa”
“Kamu jangan gitu aku ga suka”
“I miss youu sayang”
Dikirim foto tanpa diminta.
Dikabarin lagi ngapain.
Ditanya balik kabarnya.
Diingetin makan.
Dengerin cerita receh.
Hal-hal kecil.
Hangat.
Kadang dari hal kecil itu kamu sadar:
di tengah sibuknya hari dia,
ada kamu.
Dan rasanya…
damai.
Kapan ya? 😜
KEKERASAN BUKAN HAL YANG BISA DIMAKLUMI
Kami menerima laporan memilukan mengenai kekerasan fisik yang dialami oleh Jesica Cintya selama tiga tahun terakhir. Tindakan keji ini diperkuat dengan bukti video yang menunjukkan korban ditendang hingga dicekik oleh pelaku. Saat ini, pelaku atas nama Norman Tarigan diketahui telah menghapus seluruh akun media sosialnya. Kami sangat menyarankan Saudara Norman untuk segera muncul dan menunjukkan itikad baik guna menyelesaikan permasalahan ini secara bertanggung jawab, serta berkomitmen penuh untuk tidak mengulangi tindakan serupa kepada siapa pun di masa depan.
Pengkhianatan yang dibungkus dengan kekerasan adalah bentuk kepengecutan yang paling nyata. Ketika seseorang berselingkuh, ia kehilangan integritasnya; dan ketika ia menggunakan pukulan serta cekikan untuk menutupi rasa takutnya akan ketahuan, ia telah kehilangan kemanusiaannya. Kekerasan fisik hanyalah tameng rapuh bagi seorang bajingan yang gagal mengendalikan rasa bersalahnya sendiri. Jangan pernah merasa harus bertanggung jawab atas kekacauan mental orang lain.