kaye,

5.2K posts

kaye, banner
kaye,

kaye,

@kaeycu

be happy

Katılım Haziran 2023
61 Takip Edilen36 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
kaye,
kaye,@kaeycu·
semoga (gw) bisa bikin (gw) bahagia
Indonesia
1
0
1
482
kaye, retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Bagaimana mungkin seseorang dengan jiwa kapitalis yang kuat ditunjuk menjadi Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional? Apakah Presiden Prabowo memiliki rencana untuk mengeksploitasi habis-habisan hutan Indonesia? Apakah ini langkah untuk merampok kekayaan alam yang tersisa? Penunjukan Hashim sebagai ketua satgas ini sangat berbahaya dan patut menjadi alarm merah bagi kita semua yang peduli dengan kelestarian hutan dan lingkungan hidup.
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
315
4K
8.6K
142.3K
kaye, retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
419
20.8K
51.7K
1.3M
kaye, retweetledi
nana kopaja (deera)
nana kopaja (deera)@diraism·
indonesia panas bgt fakmen ini kita dihukum mother nature karena presidennya wowok
Indonesia
107
22.3K
61.4K
495.5K
ENGENE INA
ENGENE INA@enginafess·
[PP] halooww aku OPEN PO EN- VAMP HIPPERS ini 30k an aja guys, kalau mau di tag untuk detailnya bisa rep uname yaa nanti aku tag, thankyouu🫶🏻
ENGENE INA tweet mediaENGENE INA tweet media
Indonesia
655
45
989
44K
kaye,
kaye,@kaeycu·
mau lombaa
Indonesia
0
0
0
7
nita
nita@meimoar·
mw taro bun 😓😓 knp gkda di stadebar 😓😓
Indonesia
1
0
0
27
kaye,
kaye,@kaeycu·
udah lama gk buka akun ini……
Indonesia
1
0
0
30
kaye,
kaye,@kaeycu·
mau capcut pro
Indonesia
2
0
0
55
ؘ
ؘ@sagisour·
@kaeycu aku kira akun ini gk km pake lg
Indonesia
1
0
0
9
ؘ
ؘ@sagisour·
SUPERDUPEREXCITED
English
1
0
0
21
ؘ
ؘ@sagisour·
kapan 28 april
Indonesia
1
0
0
19
dilaa
dilaa@joshushuac·
KALO ADA BINTANG 10 UDH GUE KASIH LU BINTANG 20 MASSS
dilaa tweet media
Indonesia
710
8.4K
79.3K
1.3M
kaye,
kaye,@kaeycu·
hi semuanyaaa ^^
Indonesia
0
0
0
17