Sabitlenmiş Tweet
🕷 tea.
933 posts

🕷 tea.
@kay3lls
✧ certified #JEAN 's lover! // OO1.
she/her Katılım Ağustos 2021
22 Takip Edilen11 Takipçiler
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi

Where is everyone going? Never mind—let's get started.
The Collaboration Livery between Wuthering Waves and Resident Evil 30th Anniversary (@RE_Games) is now live!
#WutheringWaves #WuWa2Years #WuWa2ndAnniv #ResidentEvil #RE30th

English
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi

🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi

🚨 BREAKING: D4vd had tons of child pornography on his phone, prosecutors claim. tmz.me/hQbJXGx

English
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi
🕷 tea. retweetledi

Nong Noon, seorang remaja berusia 19 tahun asal Chiang Mai, memutuskan merantau demi mencari penghasilan. Ia bekerja di sebuah toko minuman bernama Nam Khon Nam yang berada di dalam kompleks Lotus Krabi. Kehidupan barunya berjalan sederhana, diisi rutinitas kerja dan interaksi dengan rekan-rekan di sekitarnya.
Menjelang akhir Maret 2026, sebuah kejadian kecil memicu ketegangan. Saat Noon menutup peti es, tutupnya terpental dan tanpa sengaja mengenai Fon, perempuan 32 tahun yang bekerja di kios bakso goreng di sebelahnya. Insiden itu memang tidak menimbulkan luka serius, tetapi cukup memicu kesalahpahaman di antara keduanya.
Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 4 April 2026 sekitar pukul 19.52, suasana pusat perbelanjaan mulai sepi karena akan tutup. Dalam kondisi tersebut, muncul kekhawatiran soal alat penggorengan yang diduga belum dimatikan. Situasi yang semula tampak sepele berubah menjadi momen yang menentukan. Fon mengambil minyak panas dari penggorengan, lalu menuangkannya ke arah Noon dalam tindakan yang mengejutkan.
Padahal, menurut pengakuan Noon, hubungan mereka sebelumnya terbilang baik. Ia mengenal Fon sebagai pribadi jujur dan ramah. Bahkan, Noon kerap membuatkan kopi setiap pagi dan es teh beberapa jam sebelum kejadian sebagai bentuk perhatian kecil kepada rekannya itu. Ia pun mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka peristiwa tersebut bisa terjadi.
Kini Noon harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Provinsi Krabi. Tim medis menyatakan luka bakar yang dideritanya cukup serius, meliputi lebih dari 30 persen tubuhnya. Proses pemulihan diperkirakan panjang dan belum dapat dipastikan kapan akan berakhir, meninggalkan luka fisik sekaligus trauma mendalam dari peristiwa tragis tersebut.
Indonesia






























