kaysa

6.7K posts

kaysa banner
kaysa

kaysa

@kayesabil

20 | Allah is best of planners 💓

Katılım Ekim 2021
44 Takip Edilen26 Takipçiler
kaysa
kaysa@kayesabil·
dengan gue memasang profile dan mencoba aktif di sosial media, itu merupakan salah satu usaha dr diri gue untuk tidak terlalu menutup diri, so i let everyone know i still alive 🤍
Indonesia
0
0
0
46
kaysa retweetledi
ꨄ
@familyysoul·
ꨄ tweet media
ZXX
5
464
3.2K
44.1K
dew
dew@dewirahmat_·
kalian pernah ga sih ke kamar mandi cuma buat nangis doang?
Indonesia
740
600
3.6K
105.4K
kaysa
kaysa@kayesabil·
@leyatjolee HAHHHH??? STRES BGT DUNIA SKRG 😭😭😭
Indonesia
0
0
0
108
leleyleley
leleyleley@leyatjolee·
Tea spilled today. Kenalan kita ada yang ketahuan selingkuh lewat ✨ google review ✨ Jadi selingkuhannya review hotel tempat mereka check-in pake nambahin selfie mereka berdua. Kok bego ya. 😭😭😭
Indonesia
205
833
13.1K
536.1K
řé
řé@dukeofsemarang·
dear cewe, kalian izinin suami poligami gak?
řé tweet media
Indonesia
1.7K
194
5.7K
364.7K
kaysa
kaysa@kayesabil·
@marrooenn bisa kok… dengan syarat memang harus sudah bisa ikhlas dengan semua yang pernah di lewatin 😊👍🏻
Indonesia
0
0
0
27
paw
paw@marrooenn·
kaliam tim bisa berteman sama mantan ga?
Indonesia
1.5K
36
1.2K
157.7K
mba els🇵🇸
mba els🇵🇸@elseliscca·
Hi.. X… 😅 pergi semenjak 2024, aku kembali lagi di 2026!!🙂‍↕️ Yang terjadi sekarang : 1. Aku kurusaann!! Hahahaha 2. Aku pergi dari bali dan balik ke cikarang buat kerja sama PMA 3. Hobby aku masih sama, bikin makan sendiri& difoto 4. Aku pelihara kucing namanya ningning🐱
mba els🇵🇸 tweet mediamba els🇵🇸 tweet mediamba els🇵🇸 tweet mediamba els🇵🇸 tweet media
Indonesia
51
12
609
36.3K
kaysa
kaysa@kayesabil·
mau deact tiktok tapi gamau padamin streak tementemen gwehhh duhh
Indonesia
0
0
1
50
kaysa retweetledi
𑣲
𑣲@holylipss·
I am manifesting this kind of love.
English
8
935
6.7K
143.6K
kaysa
kaysa@kayesabil·
di tahap pgn bgt punya mercy gla 200… yaallaahhh mauuu
Indonesia
0
0
0
51
kaysa retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
iya juga..
gara tweet media
Indonesia
207
5.8K
25.6K
230.7K
kaysa retweetledi
tyh
tyh@changaaa13·
girl to girl “jangan kehilangan diri sendiri demi siapa pun”
Indonesia
73
1.4K
3.7K
59.2K
kaysa retweetledi
lea
lea@eathislutt·
justru kalo gua diem, ga ngatur lagi, ga rewel, ga ngambekan lagi, ga cemburuan lagi, lu patut curiga.
Indonesia
58
1.3K
4.6K
64.4K
kaysa retweetledi
🍉
🍉@heirsaaa·
aku ga takut sendirian, aku lebih takut ketergantungan sama seseorang. karna kalo udah deket terus tiba-tiba asing rasanya kayak dicabut nyawaaa
Indonesia
98
3.7K
9.9K
155.2K
kaysa retweetledi
.
.@everrythings·
ZXX
14
4.6K
12.6K
221.9K
kaysa retweetledi
Justyna❤️
Justyna❤️@hey__jessy·
"Active 17m ago" But I texted you 8 hours ago, i will never bother you again
English
175
6.8K
41.2K
775.7K
kaysa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gue punya tetangga yang bikin gue mikir lama. Lulusan S2 Teknik UI. Pernah kerja 5 tahun di salah satu power plant terbesar di Asia Tenggara. Perempuan yang dari luar keliatan punya segalanya pendidikan, karir, penghasilan. Terus dia resign. Bukan karena dipecat. Bukan karena nggak mampu. Tapi karena suaminya harus pindah-pindah kota karena kerjaan, dan mereka udah LDR 2 tahun. Dia yang milih ikut. Waktu dia cerita ini ke gue, gue nggak langsung ngerti kenapa. "Lo nggak sayang karir lo?" gue tanya. Dia senyum. Sayang Banget sih Tapi ada yang lebih gue sayangin yaitu anak gw Dan ternyata keputusan itu nggak semudah kelihatannya. Masa transisi dari perempuan yang tiap hari rapat, ngitung data, dan punya kontribusi yang keliatan nyata ke perempuan yang tiap hari di rumah, ngurusin anak, dan nggak punya penghasilan sendiri itu berat banget. Dia cerita ke gue soal itu dengan jujur. Kehilangan teman-teman kerja. Kehilangan ruang diskusi yang dulu bikin otaknya terus jalan. Kehilangan kebebasan finansial yang selama ini bikin dia ngerasa punya kendali atas hidupnya sendiri. Dan yang paling nyesek komentar orang-orang sekitar yang nggak diminta tapi terus dateng. Sayang banget S2-nya. Kok mau sih jadi IRT doang? Buang-buang pendidikan. Tapi kemudian sesuatu berubah. Dia nemuin hal-hal baru yang ternyata dia suka dunia literasi, ecoprinting, komunitas-komunitas yang nggak pernah dia sempet eksplor waktu sibuk kerja. Dia baca lebih banyak buku. Dia punya waktu buat beneran mikirin cara mendidik anaknya bukan sekadar nitip ke orang lain. Dan dari rumah, dia masih bisa freelance bantu project penelitian dan keperluan akademik. Yang bikin gue respek bukan keputusannya karena itu hak dia sepenuhnya. Yang bikin gue respek adalah cara dia ngejalaninnya. Dia nggak berhenti tumbuh cuma karena berhenti kerja kantoran. Dia buktiin bahwa perempuan berpendidikan tinggi yang milih jadi ibu rumah tangga bukan berarti menyia-nyiakan pendidikannya justru dia pakai semua ilmunya buat hal yang menurut dia paling penting. Sekarang dia mulai belajar affilate di tiktok dan shoppe malah akun tiktok dia udah capai 50 rb followers dan mulai ada endoresan masuk Dan ini yang gue pikir sering salah kaprah di Indonesia Kita terlalu sering ngukur nilai seorang perempuan dari jabatannya, gajinya, atau seberapa sibuk dia keliatan dari luar. Padahal ibu yang cerdas, yang terus belajar, yang bisa jadi teman diskusi buat suami dan guru pertama buat anaknya itu kontribusi yang dampaknya jauh lebih panjang dari apapun yang bisa dilihat di CV. Balik ke pertanyaan awal kalau lo udah punya karir impian terus calon suami minta jadi IRT penuh? Jawabannya nggak hitam putih. Yang penting bukan pilihan mana yang lo ambil. Tapi apakah pilihan itu beneran lo yang mutusin bukan karena dipaksa, bukan karena takut, tapi karena lo sendiri yakin itu yang terbaik buat hidup lo. Karena pada akhirnya, yang harus nanggung konsekuensinya lo sendiri.
Lv. 💕@nelavirdiasr

in this economy kalian yg perempuan semisal udh punya kerjaan yg kalian impikan dari dulu, dan gajinya oke. terus ketemu sama calon suami yg maunya kalian jadi full IRT aja, kalian bakal mau atau engga?

Indonesia
94
2.8K
12.3K
572.6K
kaysa retweetledi
arawr
arawr@flllowiee·
Hal - hal yang gabakal ada di rumahku klo udah nikah: 1. Suami patriarki
Indonesia
153
7.1K
25.7K
240.3K