@Idnextgen saya punya keyakinan yang komen pasti banyak yang kontra...
knp? karena merek hanya bacot melulu tanpa literasi tau adab dan budaya yg dilestarikan di pondok pesantren!
Para santri wati ini berjalan sambil membungkuk karena adab kepada gurunya, Namun netizen malah mencibirnya, postingan tersebut tuai berbagai komentar warganet tiktok
@infobdg Gak usah operasi bro, apalagi bilang2
Noh di lampu merah, di jalan searah, di letter P atau S, dimana2 banyak pelanggaran, kl mau nongkrong 1 jam jg udh dapet banyak.. 😅🤣😂
Tapi konsisten tiap hari dan random..
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan uang kas daerah Provinsi Jawa Barat yang mengendap adalah berbentuk giro bukan deposito. Hal itu disampaikan oleh Dedi Mulyadi setelah berkunjung ke BPK Provinsi Jawa Barat.
Dedi juga mengaku belum bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya dalam polemik ini. Saat ditanya wartawan, Dedi Mulyadi yakin akan bertemu dengan Menteri Keuangan jika jadwalnya sesuai.
***
Video: Novianti Nurulliah/PR
@salam4jari Aneh juga klo ada tsk, lah namanya bangunan roboh sndiri bukan disengaja itu namanya force major, klo lalai ga bs jg krna bukan krna bangunan bukan nyetor mobil, klo alasan sengaja diroboh lebih ga mgkn krna psti rugi juga, mana ada org mau rugi.. case close
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan Pemkot Bandung akan menerapkan sanksi tegas bagi pelaku pungli, baik dari juru parkir (jukir) maupun oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang terlibat di dalamnya.
“Kalau ada juru parkir atau oknum Dishub yang ikut menerima setoran pungli, saya tegaskan akan dipecat dan diproses hukum,” tegasnya
Dan Terjadi Lagi!
Permasalahan parkir di Kota Bandung kembali jadi sorotan.
Kali ini terjadi di kawasan salah satu rumah makan di Jalan Balonggede, Regol, Kota Bandung.
Seorang pengunjung mengeluhkan tarif parkir sebesar Rp30.000 untuk mobil Hiace.
🎥 : afianrazi
#PRFMNews#Parkirliar#Bandung
BLUD Parkir Dishub Kota Bandung bersama Polsek Regol menindaklanjuti video viral getok parkir Rp30 ribu di kawasan Balongede, Kota Bandung. Oknum juru parkir (Jukir) yang terlihat dalam video viral tersebut kemudian dimintai keterangan.
Dalam unggahan video di akun IG @/dalops.dishubdg hari ini, Selasa (7/10/2025), jukir itu meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. Lokasi parkir di lokasi kejadian pun ditutup untuk sementara oleh Dishub.