kieuwhuis🏴‍☠️

4.3K posts

kieuwhuis🏴‍☠️ banner
kieuwhuis🏴‍☠️

kieuwhuis🏴‍☠️

@keosfortune2

burnout since they use WordArt unironically

dalem kaleng sarden Katılım Eylül 2017
602 Takip Edilen68 Takipçiler
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
Minda 🦅
Minda 🦅@MindaXtv·
Kisah ironis dan menyesakkan dada ini dialami oleh seorang Guru Besar Universitas Indonesia bernama Profesor Raldi Artono Koestoer. Melihat tingginya angka kematian bayi prematur dari keluarga miskin yang tidak mampu membayar biaya sewa inkubator rumah sakit yang sangat mahal, ia menggunakan kecerdasannya untuk merakit inkubator bayi portabel berteknologi canggih namun sangat hemat listrik. Hebatnya, ia sama sekali tidak mengomersialkan alat penopang kehidupan tersebut, melainkan meminjamkannya secara gratis kepada ribuan ibu miskin di berbagai pelosok daerah. Namun bukannya diberi medali penghargaan atau dana bantuan riset oleh negara, gerakan mulia sang profesor justru mendapat tamparan keras dari sistem birokrasi. Pada tahun 2016, pemerintah melalui kementerian terkait mendadak menegur dan mencoba menghentikan operasional peminjaman inkubator tersebut. Alasannya sangat kaku, alat penyelamat nyawa itu dianggap melanggar aturan karena belum memiliki sertifikat izin edar dan Standar Nasional Indonesia layaknya produk alat medis komersial buatan pabrik raksasa. Tuntutan untuk mengurus perizinan yang memakan biaya sangat mahal dan proses yang rumit tentu tidak masuk akal untuk sebuah proyek amal yang dijalankan secara swadaya. Ironi menyedihkan ini sempat memancing kemarahan publik secara luas, memperlihatkan bukti nyata bagaimana sebuah inovasi jenius anak bangsa yang murni bergerak untuk misi kemanusiaan justru nyaris dicekik mati oleh aturan kertas di negerinya sendiri.
Minda 🦅 tweet media
Indonesia
77
1.4K
2.7K
34.5K
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
nih pasti ada yg tersinggung, makanya tiba-tiba begini🤭🤭
TXT DARI JAKARTA tweet media
Indonesia
96
83
460
18.2K
Maxime
Maxime@gagitutem·
Kasih caption untuk foto ini plis gw gakuat ama pose bunda 😭😭
Maxime tweet media
Indonesia
1K
3K
26.1K
1.3M
Jayenlow
Jayenlow@Grock230·
Gimana ya kita bilangnya?
Jayenlow tweet media
Indonesia
2K
363
1.3K
108.8K
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Hercules tidak menyangka akan langsung bertemu lawan tamgguh seperti Muhammadiyah😁.. Gak usah keliatan panik lha Hercules tinggal ente buktikan saja di pengadilan ☺️
Indonesia
954
2.9K
12.8K
2.3M
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Warga Madura tiba-tiba digegerkan dengan munculnya objek mirip UFO yang tampak seperti crashlanding di sebuah lahan kosong. Infokan di komen kalau ada yang punya info koordinat lebih detail.
Indonesia
665
353
2.4K
880.8K
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Setelah Batalyon Pertanian, Batalyon Perkebunan, Batalyon Peternakan selanjutnya akan dibentuk Batalyon BINTAL (Pembinaan Mental) utk mengisi IMAM & KHATIB disetiap masjid & mushala 🤭 Setelah itu apalagi ya ? --------------- Sunnah Jule Bolu
Nda ! 🧳 tweet media
Indonesia
252
105
245
21.3K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
amarr
amarr@amaryll11·
Baru saja selesai lihat film dokumenter Pesta Babi (Pig Feast) dan semuanya terasa sangat piluh. Kesimpulanku: Semua yang dipertontonkan oleh pemerintah Indonesia di tanah Papua bukan lagi sekadar salah urus birokrasi atau kegagalan kalkulasi ekonomi, melainkan sebuah bentuk structural and cultural genocide yang dilegitimasi oleh hukum negara. Di bawah jargon luhur “Ketahanan Pangan” dan “Transisi Energi Hijau,” negara secara sadar dan sistematis sedang mencabut fondasi paling mendasar dari eksistensi manusia Papua: ruang hidup mereka. Ketika 2,5 juta hektar hutan adat dirobohkan secara brutal oleh ribuan ekskavator oligarki, negara ngga cuma sedang menebang pohon; mereka sedang mengeksekusi mati sebuah peradaban. Bagi masyarakat asli Papua, hutan bukan sekadar komoditas atau hamparan tanah kosong (terra nullius), melainkan rahim kebudayaan, supermarket spiritual, dan jaring pengaman sosial yang telah menghidupi mereka selama ribuan tahun. Dengan memutus hubungan eksistensial antara manusia Papua dengan tanah ulayatnya melalui de-saguasi paksa dan korporatisasi agraria, pemerintah secara sengaja sedang menciptakan kondisi slow-motion extinction bagi bangsa Melanesia di atas tanah leluhur mereka sendiri. Kekejaman ini semakin telanjang ketika instrumen pertahanan negara militeristik (TNI) didegradasi fungsinya menjadi sekadar security bayaran bagi para taipan kelapa sawit dan industri tebu. Atas nama Proyek Strategis Nasional (PSN), moncong senjata diarahkan kepada pemilik sah tanah adat yang menolak tunduk pada kompensasi hina senilai Rp300.000 per hektar. Ini adalah bentuk proletarisasi paksa dan subordinasi rasial: orang Papua dirampas kedaulatan pangannya, dihancurkan kebun ubinya, dicemari sumber airnya oleh pestisida korporasi, lalu dipaksa mengemis menjadi buruh kasar berupah murah di atas tanah yang mereka miliki. Ketika mereka melawan, palang sasi adat mereka digeser oleh laras senapan, dan teriakan minta tolong mereka dibungkam di balik jeruji besi dengan cap “separatis.” Pemerintah Jakarta bertindak layaknya “Pilatus modern”—mencuci tangan di atas penderitaan ratusan ribu pengungsi internal di pedalaman Papua yang melahirkan di tengah belantara akibat trauma operasi militer yang nggak pernah usai. Negara memamerkan tumpukan uang triliunan rupiah hasil denda korporasi dan pertumbuhan ekonomi di televisi nasional, sementara di garis depan pasifik, anak-anak gen-Z Papua kehilangan masa depan karena ruang ekologisnya telah berganti menjadi tangki bensin kendaraan masyarakat urban di Pulau Jawa. Kalau kolonialisme Belanda masa lalu mengeksploitasi Jawa melalui Cultuurstelsel (tanam paksa) demi mengisi kas negara di Amsterdam, maka hari ini Indonesia sedang menduplikasi kejahatan yang persis sama: memeras darah, tanah, dan air mata Papua demi memperkaya segelintir dinasti oligarki di Jakarta. Mengklaim Papua sebagai bagian dari Republik namun memperlakukan manusianya seperti hama yang menghalangi laju buldozer kapital adalah kemunafikan politik tertinggi. Ini bukan pembangunan; ini adalah penaklukan sepihak, sebuah pesta pora oligarki yang dibayar mahal dengan harga kepunahan sebuah bangsa.
amarr tweet mediaamarr tweet mediaamarr tweet media
Indonesia
4
205
491
9.7K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
Takayama_Zero
Takayama_Zero@RaidenKevin17·
Tentara zaman sekarang galaknya sama rakyat kecil doang!
Indonesia
493
2.4K
4.8K
64.2K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
pas_asyiknya
pas_asyiknya@simsalabim1419·
Kami takut., tapi kalau terpaksa kami lawan ! Ujarnya 😥 Wibawa TNI pelan2 tergerus sekarang ini ...duhhh
Indonesia
321
2.7K
6.8K
127.7K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
AirinNz_KembaliLagi
AirinNz_KembaliLagi@AirinDatangLagi·
Sudah terlalu lama mereka bersabar..!!
Indonesia
58
3.2K
10.5K
200.6K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
Prabowo Subianto has approved a U.S. Secretary of War plan to turn Kertajati International Airport into Asia’s main C-130 Hercules military aircraft maintenance hub. (tempo.co/politik/kertaj…)
Indonesian Pop Base tweet mediaIndonesian Pop Base tweet media
English
589
1.7K
6K
489.3K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
harry fajri
harry fajri@harry_fajri·
Mohon di up gais karna media belum ada berita in tentang kejadian ini. Kebakaran besar terjadi di jalur pipa gas menyusul ledakan pagi ini di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Indonesia.
Indonesia
27
11.6K
20.7K
229.3K
kieuwhuis🏴‍☠️ retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Massa Aksi Kamisan: Prabowo-Gibran Sama Saja dengan Soeharto
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
139
16.3K
38.2K
2M