kiki

110.9K posts

kiki banner
kiki

kiki

@kikintsugi

Tangerang Katılım Ağustos 2012
739 Takip Edilen1.5K Takipçiler
kiki retweetledi
Alland Broz Tito
Alland Broz Tito@allandbagus·
Inilah kenapa Kekerasan 1965-1966 disebut 'Kekerasan Budaya', karena yang jadi korban bukan hanya manusia tetapi juga situs-situs arkeologis seperti candi. Salah satunya adalah Candi Simbatan atau Situs Pentirtaan Dewi Sri di Magetan.
ASISI Channel@AsisiChannel

Bencana Arkeologis di Candi-candi Jatim, Salah Satunya Di sini. Di kotamu juga ada cerita serupa? 👉 SELENGKAPNYA, search di youtube: PETIRTAAN DEWI SRI ASISI #EdukasiSejarah #Candi #sejarahindonesia #sejarahnusantara #AsisiChannel

Indonesia
7
355
973
18.9K
kiki retweetledi
princess jellyfish ᵎᵎ。🧷𖦹°‧
padahal cishet kurang representasi apa di media? lagu dan film kebanyakan tentang mereka. giliran queers trying to enjoy their moment w the medias that represent them lu mau ikut-ikutan. stop invading queer spaces if youre homophobic.
ninocappucino@mycappucinoo

Kaya sound yg dari film selamat pagi malam itu banyak yg ngira tentang beda agama, ketika dikasih penjelasan kalo sound itu originally from queer movie dan tentang hubungan wlw mereka denial dan bilang “tergantung perspective” terus marah marah gak semuanya tentang lgbt, tolol

Indonesia
3
409
1.5K
17.1K
kiki retweetledi
Krisna 'imed' Gupta
Krisna 'imed' Gupta@iMedKrisna·
MBG, food estate, KDMP dan hilirisasi. Kurang industrial policy apa tuh.
Indonesia
3
2
17
1.2K
𝟏𝟏.𝟓
𝟏𝟏.𝟓@SuicideSquad76·
Sudah bang @ainunnajib, Pikirkan masa depan anak-anakmu. Ga takut po anakmu dibully karena ketauan bapaknya ngalter gara-gara pamer tf an dari BGN yang nominalnya GEDE itu😭? Sekelas tech-bros ngalter ketauan🤣 We're so doomed duit pajek kita larinya ke orang-orang kek begini...
Mohamad Fuad@_BangFu

Lho???

Indonesia
14
282
1.5K
112.1K
kiki
kiki@kikintsugi·
🪵 Let’s play a game! QRT with ur age! When was the first time you had/try… - partner: 17 - clubbing: 21 - kiss: 17 - smoke: - - alcohol: 21 - driving: - - tattoo: - - piercing: - - handphone: 12 - sleepover: 14 - pet: 22 - concert: 15
hark@alweadyover

🪵 Let’s play a game! QRT with ur age! When was the first time you had/try… - partner: - - clubbing: - - kiss: - - smoke: - - alcohol: - - driving: 16 - tattoo: - - piercing: - - handphone: 6 - sleepover: 8 - pet: - - concert: 18

English
0
0
0
11
kiki retweetledi
DiscussingFilm
DiscussingFilm@DiscussingFilm·
Disney has cancelled their deal with OpenAI. They planned to invest $1 billion into the company and let Sora have access to AI generate videos of characters from Disney, Marvel, Pixar and Star Wars. (Source: hollywoodreporter.com/business/digit…)
DiscussingFilm tweet mediaDiscussingFilm tweet media
English
619
3.9K
40.4K
1.3M
kiki retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Prabowo lagi ngobrol santai sama jurnalis dan pengamat kedengarannya sih visioner, penuh semangat, dan optimis. Tapi kita perlu bedah lebih dalam biar lo ga kemakan omongan doang Prabowo Ngomong Banyak Tapi Mari Kita Tagih Buktinya! Soal governance dan rule of law. Prabowo bilang yang penting beresin fundamental, rule of law bagus, uang pasti masuk sendiri mau perang atau ga perang. Kedengarannya wise dan tenang. Tapi Pak, kalimat ini literally udah jadi mantra setiap presiden Indonesia sejak Reformasi 1998. Hampir tiga dekade kita denger versi yang sama. Yang kita butuh bukan filosofi lagi kita butuh timeline konkret, indikator yang terukur, dan konsekuensi jelas kalau gagal. Optimisme tanpa mekanisme akuntabilitas itu bukan kepemimpinan, itu motivasi seminar. Soal Danantara bisa narik uang kabur dari Dubai. Idenya menarik krisis Dubai Financial Center bikin uang $10 triliun harus pindah, dan Indonesia bisa jadi tujuan lewat Danantara. Tapi guys, ada fakta keras yang perlu dihadapin: Danantara baru lahir, belum punya satu pun track record investasi yang bisa diverifikasi publik, dan transparansi governance-nya masih gelap. Hedge fund dan wealth management firm kelas dunia yang kelola uang itu standar due diligence-nya brutal. Mereka ga akan naruh triliunan dolar di negara yang indeks korupsinya masih jeblok cuma karena kita punya SWF keenam terbesar di dunia. Temasek dan GIC Singapura butuh puluhan tahun buat bangun reputasi itu. Danantara baru hitungan bulan. Soal penerimaan pajak naik 30%. Ini klaim paling berani yang dilontarkan dan sayangnya dilempar tanpa konteks yang cukup. Naik 30% itu angka gede banget, tapi dari baseline berapa? Dibanding periode mana? Bulan apa? Perlu diingat bahwa penerimaan pajak Indonesia di 2024 justru miss target, dan awal 2025 sempat turun signifikan. Kalau sekarang beneran naik 30%, bagus tapi rilis datanya secara resmi ke publik dong Pak, bukan cuma dilempar di obrolan diskusi. Data bukan bahan pidato, data adalah pertanggungjawaban. Soal "bersihkan dirimu atau akan dibersihkan." Kalimatnya tegas, bertenaga, dan bikin merinding di atas kertas. Tapi faktanya KPK sekarang ada di titik terlemahnya dalam sejarah anggaran dipotong, kewenangan dibatasi, dan kasus-kasus besar yang melibatkan nama dekat kekuasaan nyaris senyap. Yang dibanggain baru pecat dua dirjen di Kementerian PU. Dua dirjen itu setetes air di lautan korupsi birokrasi Indonesia. Kalau serius mau beresin, kenapa belum ada gebrakan sistemik? Kenapa whistleblower masih rentan dikriminalisasi? Kata-kata pedas tanpa sistem yang kuat itu bukan reformasi itu pertunjukan. Soal nuklir torium dan solar 100 GW. Pertanyaan serius soal kebijakan energi jangka panjang negara dijawab dengan: "tergantung pakar, kalau bisa why not." Pak, nuklir torium itu teknologi yang bahkan negara-negara maju masih dalam tahap riset belum ada satu pun reaktor torium komersial yang beroperasi di dunia saat ini. Dan solar 100 GW butuh 100.000 hektar lahan siapa yang ngitung dampak sosialnya? Berapa warga yang harus direlokasi? Anggarannya dari mana di tengah efisiensi yang lagi diketat-ketatkan? Semua pertanyaan krusial itu ga dijawab, bahkan ga disinggung. "Why not" bukan kebijakan energi, itu jawaban anak magang. Polanya sama di semua poin: visi besar, detail kosong, deadline ga ada, akuntabilitas ga jelas. Hampir 1,5 tahun menjabat ini bukan lagi masa bulan madu atau orientasi. Rakyat udah ga butuh kalimat-kalimat yang membakar semangat. Rakyat butuh angka yang bisa dicek, progress yang bisa dirasakan, dan pemimpin yang siap ditanya keras tanpa langsung balik badan ke topik lain. Kalau emang "banyak cara lain buat hemat" dan "uang kita ada" tunjukin, bukan ceritain.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
7
38
64
3.7K
kiki retweetledi
@hansssolo
@hansssolo@hansssolo·
Gue heran ada menteri keuangan heran.
@hansssolo tweet media
Indonesia
198
279
1.2K
31.3K
kiki retweetledi
Hisyam Mochtar
Hisyam Mochtar@HisyamMochtar·
Mulai April kembali sekolah online. Tapi lucunya siswa wajib mengambil MBG ke sekolah. Hemat BBM nya dimana?
Indonesia
48
402
2.7K
68.3K
kiki retweetledi
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
🩷 Kamu tau ga? di China lagi rame bgt kasus pencurian anj!ng, tpi kali ini kasusnya beda. 7 anj!ng ini lompat dari truk pencuri dan jalan kurleb 17 km, ga mencar, mereka jalanan beriringan. DAN KALIAN TAU APA? mereka berhasil pulang ketempat masing masing 🥹🥹
Indonesia
326
4K
31.1K
370.1K
kiki retweetledi
instantdumplings
instantdumplings@sorantares·
everybody kept saying “jakarta keras” but this city treated me gentler than any other places i’ve ever lived in. ternyata jawaban buat mental healthku selama ini cuma public parks, public transport, & proper living space 🫰🏻
versace@trunkszoldyck

Unpopular opinion soal Kota Jakarta

English
13
564
2.9K
58.7K
kiki retweetledi
FONTANA
FONTANA@itsfontana·
I am about to be deported from Sweden, the country where I have lived, worked and paid taxes for 11 years. My life is here. My story is here. Please sign my petition and help me continue fighting for a dignified future: c.org/dQ7ZvnXKyT 🩷🏳️‍⚧️
English
38
723
3.5K
108.9K
Ariesboi
Ariesboi@blendmatchaaaa·
Ngaso duluu ga sii 😭😭 cuapekk pol dari pagi sampe malem
Ariesboi tweet media
Indonesia
2
0
12
316
kiki retweetledi
ray
ray@bearlalulalang·
Lebaran used to feel like coming home in the truest sense. The kind of warmth you didn’t have to question, the kind that just existed the moment you stepped through the door. But ever since my grandma passed away, something shifted in a way I can’t quite put back into place. The house is still the same, the people are still there, the traditions still happen yet it all feels different. Quieter in a way that isn’t about sound, but about presence. Like a missing piece you only notice because everything else continues as if it’s still complete. Mudik used to feel special, something I looked forward to. Now it feels more like something I do because it’s what we’ve always done. The occasion remains, the gatherings happen, but the feeling… isn’t quite the same anymore. Maybe this is what growing up looks like… or maybe it’s what loss quietly does changing the meaning of things that once felt so certain. Still, I come home. Not for what it used to be, but for what remains.
ray tweet media
English
0
2
9
220