kol (rest)

7.3K posts

kol (rest) banner
kol (rest)

kol (rest)

@kindanothooman

brb im gonna sleep || wst + kpop

saturn Katılım Ekim 2011
304 Takip Edilen170 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
kol (rest)
kol (rest)@kindanothooman·
karena omongan adalah doa, bismillah johnny suh
Indonesia
0
0
1
0
kol (rest) retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
418
20.8K
51.6K
1.3M
kol (rest) retweetledi
apa ini
apa ini@idodidodi460·
@tanyakanrl Iya njir, ga worth it sama sekali. Bayangin survive 2 tahunan buat jadi rakyatnya prabowo?
Indonesia
93
3.2K
16.3K
235.3K
kol (rest) retweetledi
☀️🍉
☀️🍉@salshaindr·
BOYBAND KESUKAAN LU NOH BUKANNYA REUNI MALAH TONJOK2AN 😭
Indonesia
949
5.7K
44.7K
2M
kol (rest) retweetledi
sandie
sandie@remsdiors·
biggest mood lately
sandie tweet media
English
0
189
944
8.6K
kol (rest) retweetledi
Shawn Mendes
Shawn Mendes@ShawnMendes·
🇮🇳☺️
Shawn Mendes tweet mediaShawn Mendes tweet mediaShawn Mendes tweet mediaShawn Mendes tweet media
QME
680
3.4K
47.5K
1.9M
♡
@s_unflowie·
cari duit susah bgt damn kerja bagai kuda, tumbang, gaji segitu2 aja
♡ tweet media
Indonesia
4
0
3
168
kol (rest) retweetledi
Why Don’t We Updates
Why Don’t We Updates@DailyUpdatesWDW·
The boys of @whydontwemusic now owes nothing to Signature. However the jury has came to the conclusion that Signature owns the rights to WDW’s music meaning they can’t make music together with the name “Why Don’t We” anymore.
English
47
559
4.5K
149.1K
kol (rest) retweetledi
New Hope Club
New Hope Club@NewHopeClub·
New Hope Club tweet media
ZXX
745
1.4K
5.5K
641.1K
kol (rest) retweetledi
GO LINK DI BIO, PLS MENTION AFTER DM
✨[OPEN SHARING] SMTown 2025 “THE CULTURE, THE FUTURE” Family Ver.✨ 🌈Box + QR + Poster 15k 🌈Solois, TVXQ, Super Junior, SNSD, SHINee 4k/ea 🌈Red Velvet, EXO, NCT, AESPA, RIIZE 6k/ea 📌Harga per PC (fullpay) 📌Yang ada bintang wajib pairing 📌Yang ga ada bintang bebas pairing
GO LINK DI BIO, PLS MENTION AFTER DM tweet mediaGO LINK DI BIO, PLS MENTION AFTER DM tweet media
Indonesia
1
2
2
1.2K
kol (rest) retweetledi
ON || NCT MENFESS
ON || NCT MENFESS@nct_menfess·
nct! kan IG ngasih fitur feed kek gini, gue langsung cek ig NCT, dan liat, muka jaehyun gue😭
ON || NCT MENFESS tweet media
Indonesia
411
821
15.6K
643.5K