kang xablon

354 posts

kang xablon banner
kang xablon

kang xablon

@kirovind

rasionalis

Черногорск, Россия Katılım Şubat 2015
43 Takip Edilen14 Takipçiler
ardoalhuda
ardoalhuda@kulinerduludek·
@txtdariotomotif katoke cendek ngge sepatu, nganggo jam gede, rokok e rong pak di cekel, gowo tas tangan, kocomotone dinggo bando
Indonesia
4
0
3
1.2K
Txt dr otomotif
Txt dr otomotif@txtdariotomotif·
sebel banget ga diundang :(
Indonesia
133
64
701
83K
Jawafess
Jawafess@jawafess·
Top komen 😭
Jawafess tweet media
Nederlands
48
712
11.1K
102.3K
fieeyy!!
fieeyy!!@kopiirenkk_·
@angga_fzn Tulungangung, pacitan. Sumpah kota ini pantainya mirip2 kek di bali, sayangnya ga belom dikelola baik
Indonesia
6
0
5
2.1K
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Kasih tau 1 kota/kabupaten di Indonesia yang paling underrated?
Indonesia
149
12
147
149.3K
Abyorrrr
Abyorrrr@adanginyah·
Masih jadi misteri kenapa cowok indonesia itu sangat menarik bagi bule tapi tidak bagi cewek lokal 😅😌
Indonesia
325
629
12.5K
1.3M
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@JoUnct93840 Saya driver bandara YIA, tiap hari antar dan jemput tamu di hotel, belum pernah sekalipun nginep di hotel. Tidur di mobil terus. 😂
Indonesia
0
0
0
470
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@BismillahSugih @innovacommunity Sering kayak gitu bang. Lain waktu pas nginep di homestay area Bromo, istri dapat breakfast, saya cuma dapat angin. Langsung resepsionis disemprot sama istri, “he is my husband.” Baru deh dikeluarin tuh nasi goreng buat ane. 😂
Indonesia
0
0
1
162
pipip🇸🇩
pipip🇸🇩@caterissparibus·
sblm coffe shop menjamur kayak skrng, gen milenial dan gen z 90 an minumnya apaan dah?
Indonesia
829
10
290
92.2K
sue
sue@fisikasusahbgt·
@tuisney di jogja jg banyak kek gini wkwkw tp modusnya lewat tinder😭😭 biar bisa nginep di tempat org for free
Indonesia
3
0
4
29.3K
nindy
nindy@tuisney·
semalem, beres gue nonton di Setiabudi, sama cowo gue lagi nunggu grabcar. terus tiba2 ada bule (literally bule) nyamperin kita berdua, pake baju kaos pink, backpack hitam + kanan kiri pegang rokok & korek
nindy tweet media
Indonesia
413
572
13.1K
4.5M
txtdarialter
txtdarialter@textfromalter·
Altr! M35 here. MD spesialis. Istri ingin fokus karir. Sepakat nyari istri ke-2, dengan syarat: 1. Stay at home, merawat diri (ada ART dan babysitter) 2. Sayang suami, anak, dan istri ke-1 3. HS minimal 3x/week! 4. Uang belanja 12.5, perawatan 2.5. Bisa naik. 5. Bi is a plus!
Indonesia
810
65
1.9K
796K
Moon
Moon@moonvisible·
@masakpartikelir Mau nambahin kalo ke arah godean ada sate Erna daerah Sidoarum
Indonesia
2
0
1
1.1K
(Om) Adit
(Om) Adit@masakpartikelir·
Jogja Utara - Sate Klathak Mbah Joyo Palagan - Sate Klathak Pangestu Jl Damai - Sate Klathak Mbak Lala (Pasar Kolombo) Jogja Tengah - Sate Klathak Mbah Sukarjo - Tengkleng Bhenjoyo Pleret/Bantul (tempat aslinya) - Sate Klathak Pak Jam - Sate Klathak Mas Gandung - Sate Kambing Limasan - Sate Joglo Simpang Lima Kang Ustadz - Sate Klathak Jupaini - Sate Klathak Mak Adi Biasanya warlok punya favoritnya sendiri Ada yg mau nambahin?
(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media
Karasumori@spgkangkung

@masakpartikelir Rekomendasi sate klatak yg mantep di jogja dong om

Indonesia
121
457
2.6K
143.6K
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@dwioktariyadi 👱🏻‍♀️: Besok2 kalo butuh driver bisa langsung sama masnya, ya? 👳🏽: Bisa hubungi teman saya dulu, mbak. Karena saya cuma driver backup. Nanti kalo teman mendelegasikan lagi ke saya, boleh kita berjumpa lagi. Kepercayaan adalah segalanya.
Indonesia
0
1
1
301
DwiOktariyadi
DwiOktariyadi@dwioktariyadi·
🗣 : Om boleh minta no tlp, biar nanti gampang kalau mau order lagi... 👤 : Telpon aja temen Saya, karna dia yang kasih order 🙏 "Terlihat sederhana tapi ini ADAB"
Indonesia
37
89
2.2K
368.5K
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@LambeSahamjja FYI, Grab dan Gojek masuk juga ke layanan Bluebird. Terutama layanan GC plus dan Gocar comfort. Banyak orderan sering kebegal sama blekok 😅🤣
Indonesia
0
0
0
2.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tahu Bluebird kan? Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak. Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini. Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu. Tapi kenyataannya? Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar. Gimana bisa? Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat. Dan wajar. Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama. Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin. Tujuannya bukan cuma dapetin customer. Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan. Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan. Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika. Bangkrut. Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut. Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan. Tapi Bluebird masih ada. Dan malah makin besar. Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius: Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga. Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean. Tidak ada promo bakar duit. Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek. Bikin aplikasi sendiri. Dan tetap jaga standar. Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah. Tapi ternyata tidak. Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya: Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun. Rugi hampir Rp200 miliar. Jalanan sepi. Orang tidak kemana-mana. Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance. Di titik ini logikanya perusahaan tutup. Tapi dua hal yang selamatkan mereka: Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit. Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang. Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter. Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit. Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar. Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik. Kualitas mulai tidak terjaga. Driver mulai sembarangan. Mobil mulai tidak terurus. Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar. Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik: Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya. Driver tetap rapi. Mobil tetap bersih. Tidak ada rokok. Tidak ada sembarangan. Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan. Dan market itu ternyata besar dan loyal. Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%. Tanpa bakar duit. Tanpa diskon gila-gilaan. Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun. Yang paling mengejutkan: Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi. Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa. Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat. Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan. City Trans — perjalanan antar kota. Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang. Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan. Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa: Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi. Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil. Tidak ada pemborosan. Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga. Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon. Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam: Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo. Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast. Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu. Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah. Tiga pelajaran yang bisa diambil: Satu — perang harga itu jebakan. Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri. Cari medan pertarungan yang berbeda. Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit. 10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis. Dan yang lebih penting dari profit: cash flow. Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang. Tiga — jangan bergantung pada satu produk. Bisnis yang monolit rentan. Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang. Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka. Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas. Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama. Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
162
593
2.2K
241.2K
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@ikbenmoi @kamto_adi Sama bang, ga tau kenapa user lcgc tu pasti keburu2 dijalan. Main2 tembak dim dr belakang. Kasih jalan, buntutin mepet pake high beam biar terang kabin mereka 😅
Indonesia
1
0
0
10
je suis Moi même
je suis Moi même@ikbenmoi·
@kamto_adi Pernah ni, ada lcgc pake lampu tambahan 5 titik di depan. Minggirlah biar dia salip. Tapi gue jalan pas di blakang dia sambil nyalain lampu dim. Dia ke kiri, ikut. Ke kanan, ikut. Ngebut, buntutin. Melambat, ikut lambat. Pokoknya sepanjang jalan gue teror. Taste ur own meds, bro
Indonesia
1
0
10
727
☠️ Specter ☠️
☠️ Specter ☠️@kamto_adi·
Dari jauh bocil ngclap2 pakai lampu biled, sekalian aja ta pepet kanan, berhenti juga akhirnya. Buka jendela, "lampu motormu bikin saya buta, kalau saya ngebut kamu pasti dah ketabrak saya, dan kalau saya lagi usil, kamu ta bawa ke kantor polisi sekarang." Itu bocil malah nyolot. Akhirnya motor di belakang saya maju trus ngeplak kepala bocil tadi, "eh kon**l, lampu kau tuh bikin bahaya, kau mau kamek keroyok di sini???" Dan bocil itu lsg kabur. Saya bilang sama yang ngeplak, "mantap bang!" 😅👍 Lampu biled itu BAHAYA, cuma orang kampungan yang modif lampu motornya pakai biled.
Indonesia
124
347
3.4K
229K
kang xablon
kang xablon@kirovind·
@txtdrkuliner Pasti telepon pake headset kabel. Gatau dah telepon siapa, mungkin orang2 Madura seindo ditelepon semua.
Indonesia
1
0
3
10.9K
Txt dari Kuliner
Txt dari Kuliner@txtdrkuliner·
Iya selalu gitu kenapa ya😭😭😭
Txt dari Kuliner tweet media
Indonesia
250
242
5.1K
430.3K
Yusuf Maulana
Yusuf Maulana@cupexpert·
@innovacommunity Jebakan betmen di sini kayaknya sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Waktu Bapake nyetir sekitar awal-awal tahun 2000an kena tilang gara2 nyalip. Padahal nyalip di daerah sepi orang/petugas cuma ada hutan jati. Di pos polisi beberapa km kemudian disemprit. entah metodenya apa dulu
Indonesia
1
0
12
1.4K