kang xablon
354 posts


@txtdariotomotif katoke cendek ngge sepatu, nganggo jam gede, rokok e rong pak di cekel, gowo tas tangan, kocomotone dinggo bando
Indonesia

@angga_fzn Tulungangung, pacitan. Sumpah kota ini pantainya mirip2 kek di bali, sayangnya ga belom dikelola baik
Indonesia

@JoUnct93840 Saya driver bandara YIA, tiap hari antar dan jemput tamu di hotel, belum pernah sekalipun nginep di hotel. Tidur di mobil terus. 😂
Indonesia

Giveaway 1 kamar hotel di Yogyakarta
Syaratnya mudah, tinggal komen alasan kalian mau nginap di hotel.
*tidak untuk diperjualbelikan
UDA!@JoUnct93840
Guys, aku mau jual 1 kamar/malam. Hotel D'prima Yogyakarta Chk-in : 28 Mei 2026 Harga : 180k (room only) Yang minat DM ya Alasan jual karna engga jadi ke jogja.
Indonesia

@BetaEpsilonPhi @innovacommunity Dikasih mas. Lgsg trf setelah cabut dr resto. Clue, resto di tegallalang yg ada kolam renangnya.
Indonesia

Se-menyebalkan apa klo dikira supir?
Sampai gk mau dikira supir.
Ada yg punya pengalaman buruk krn dikira supir?
Klo Minnov, gk boleh masuk lewat lobby depan sebuah instansi, harus lewat belakang 😅
SmwGwOto@SmwGwOto
Tips buat yg bawa alphard sendiri biar gk dikira supir. Masuk mobil jangan dr pintu supir, masuk nya dr pintu baris kedua, baru kedepan.
Indonesia

@BismillahSugih @innovacommunity Sering kayak gitu bang. Lain waktu pas nginep di homestay area Bromo, istri dapat breakfast, saya cuma dapat angin. Langsung resepsionis disemprot sama istri, “he is my husband.”
Baru deh dikeluarin tuh nasi goreng buat ane. 😂
Indonesia

@fisikasusahbgt @tuisney Homeless bule di jogja emg ada? Soalnya customerku rata2 ngekos karena mereka exchange student.
Indonesia


@moonvisible @masakpartikelir Sate mbak Erna josss. Tongseng otak 🫶🏼
Indonesia

@masakpartikelir Mau nambahin kalo ke arah godean ada sate Erna daerah Sidoarum
Indonesia

Jogja Utara
- Sate Klathak Mbah Joyo Palagan
- Sate Klathak Pangestu Jl Damai
- Sate Klathak Mbak Lala (Pasar Kolombo)
Jogja Tengah
- Sate Klathak Mbah Sukarjo
- Tengkleng Bhenjoyo
Pleret/Bantul (tempat aslinya)
- Sate Klathak Pak Jam
- Sate Klathak Mas Gandung
- Sate Kambing Limasan
- Sate Joglo Simpang Lima Kang Ustadz
- Sate Klathak Jupaini
- Sate Klathak Mak Adi
Biasanya warlok punya favoritnya sendiri
Ada yg mau nambahin?




Karasumori@spgkangkung
@masakpartikelir Rekomendasi sate klatak yg mantep di jogja dong om
Indonesia

@dwioktariyadi 👱🏻♀️: Besok2 kalo butuh driver bisa langsung sama masnya, ya?
👳🏽: Bisa hubungi teman saya dulu, mbak. Karena saya cuma driver backup. Nanti kalo teman mendelegasikan lagi ke saya, boleh kita berjumpa lagi.
Kepercayaan adalah segalanya.
Indonesia

@LambeSahamjja FYI, Grab dan Gojek masuk juga ke layanan Bluebird. Terutama layanan GC plus dan Gocar comfort.
Banyak orderan sering kebegal sama blekok 😅🤣
Indonesia

Guys, lu pada tahu Bluebird kan?
Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak.
Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini.
Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu.
Tapi kenyataannya?
Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar.
Gimana bisa?
Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat.
Dan wajar.
Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama.
Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin.
Tujuannya bukan cuma dapetin customer.
Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan.
Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan.
Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika.
Bangkrut.
Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut.
Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan.
Tapi Bluebird masih ada.
Dan malah makin besar.
Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius:
Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga.
Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean.
Tidak ada promo bakar duit.
Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek.
Bikin aplikasi sendiri.
Dan tetap jaga standar.
Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah.
Tapi ternyata tidak.
Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya:
Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun.
Rugi hampir Rp200 miliar.
Jalanan sepi.
Orang tidak kemana-mana.
Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance.
Di titik ini logikanya perusahaan tutup.
Tapi dua hal yang selamatkan mereka:
Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit.
Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang.
Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter.
Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit.
Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar.
Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik.
Kualitas mulai tidak terjaga.
Driver mulai sembarangan.
Mobil mulai tidak terurus.
Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar.
Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik:
Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya.
Driver tetap rapi.
Mobil tetap bersih.
Tidak ada rokok.
Tidak ada sembarangan.
Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan.
Dan market itu ternyata besar dan loyal.
Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%.
Tanpa bakar duit.
Tanpa diskon gila-gilaan.
Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun.
Yang paling mengejutkan:
Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi.
Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa.
Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat.
Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan.
City Trans — perjalanan antar kota.
Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang.
Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan.
Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa:
Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi.
Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil.
Tidak ada pemborosan.
Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga.
Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon.
Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam:
Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo.
Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast.
Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu.
Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah.
Tiga pelajaran yang bisa diambil:
Satu — perang harga itu jebakan.
Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri.
Cari medan pertarungan yang berbeda.
Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit.
10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis.
Dan yang lebih penting dari profit: cash flow.
Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang.
Tiga — jangan bergantung pada satu produk.
Bisnis yang monolit rentan.
Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang.
Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka.
Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas.
Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama.
Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.

Indonesia

@ikbenmoi @kamto_adi Sama bang, ga tau kenapa user lcgc tu pasti keburu2 dijalan. Main2 tembak dim dr belakang. Kasih jalan, buntutin mepet pake high beam biar terang kabin mereka 😅
Indonesia

@kamto_adi Pernah ni, ada lcgc pake lampu tambahan 5 titik di depan. Minggirlah biar dia salip. Tapi gue jalan pas di blakang dia sambil nyalain lampu dim. Dia ke kiri, ikut. Ke kanan, ikut. Ngebut, buntutin. Melambat, ikut lambat. Pokoknya sepanjang jalan gue teror. Taste ur own meds, bro
Indonesia

Dari jauh bocil ngclap2 pakai lampu biled, sekalian aja ta pepet kanan, berhenti juga akhirnya.
Buka jendela, "lampu motormu bikin saya buta, kalau saya ngebut kamu pasti dah ketabrak saya, dan kalau saya lagi usil, kamu ta bawa ke kantor polisi sekarang."
Itu bocil malah nyolot.
Akhirnya motor di belakang saya maju trus ngeplak kepala bocil tadi, "eh kon**l, lampu kau tuh bikin bahaya, kau mau kamek keroyok di sini???"
Dan bocil itu lsg kabur.
Saya bilang sama yang ngeplak, "mantap bang!" 😅👍
Lampu biled itu BAHAYA, cuma orang kampungan yang modif lampu motornya pakai biled.
Indonesia

@txtdrkuliner Pasti telepon pake headset kabel. Gatau dah telepon siapa, mungkin orang2 Madura seindo ditelepon semua.
Indonesia

kita mahasiswa asli jawa timur (in my circle at least) punya unwritten rule kalau jangan pernah nanya saran dan rekom tempat makan apapun dan dimanapun ke temen2 jakarta.
selera mereka kureng soalnya (no offense). 😹🙏
Wiweko Rahadian@wrabyapta
Belum ada sehari di Surabaya tapi sudah mbatin kalau makanan di sini JAUH LEBIH ENAK daripada di Jakarta
Indonesia

@cupexpert @innovacommunity Di warung2 yg tutup itu biasanya ada penghuninya, mas. Semacam kayak tower 🤣
Indonesia

@innovacommunity Jebakan betmen di sini kayaknya sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Waktu Bapake nyetir sekitar awal-awal tahun 2000an kena tilang gara2 nyalip. Padahal nyalip di daerah sepi orang/petugas cuma ada hutan jati. Di pos polisi beberapa km kemudian disemprit. entah metodenya apa dulu
Indonesia

Jangan coba2 nyalip kayak gini sekitar perbatasan Jateng-jatim daerah Ngawi-Mojokerto.
Jangan.
Sumber :
Trust me.
F1 Speed Indonesia@f1speed_indo
No superclipping No tyre saving No artificial overtakes No battery Just straight MOSAK-MASIK 🔥
Indonesia


















