Extra Time Konoha🎌
3.9K posts






Ada sesuatu yang gue suka dari pemain kayak Casemiro. Bukan cuma soal trofi, mentalitas juara, atau kualitasnya di lapangan doang, tapi cara dia menghargai profesinya. Gue masih inget banget waktu interview perdananya bareng Manchester United. Dia minta maaf ke fans karena belum bisa bahasa Inggris, lalu bilang kalau dia bakal belajar secepat mungkin demi tanggung jawab dan supaya adaptasinya lebih mudah. Dan beberapa tahun kemudian, dia benar-benar nepatin omongannya. Baru kelar nonton wawancaranya bareng Rio Ferdinand, dan honestly cukup surprise sama perkembangan bahasa Inggrisnya. Memang belum sempurna, kadang masih nyari kata atau struktur kalimatnya belum rapi, tapi dia bisa menyampaikan isi pikirannya dengan jelas dan cukup natural. Itu gak mudah, apalagi belajar bahasa baru di usia yang udah gak muda lagi sambil tetap main di level tertinggi sepak bola. Hal kecil kayak gini kadang bikin respect gue ke pemain naik berkali-kali lipat. Karena itu nunjukin kalau dia gak cuman dateng doang, main bola, lalu selesai. Ada usaha untuk benar-benar beradaptasi, connect sama lingkungan baru, dan keluar dari zona nyamannya dia. #utdfocusid





@pangeransiahaan Kalau ‘juara’ jadi parameter absolut tanpa konteks, berarti Red Star lebih besar dari Arsenal. Aku yakin bang Pange sadar kalau itu simplifikasi yang terlalu jauh hehe.

Ada yg bilang nasionalisme hanyalah pendukung rejim yg sekarang wkwkw klo bukan penyembah rejim yg sekarang dianggep ga nasionalis ckckckckck separah itu rejim ini




Exactly. Budapest adalah soal pertarungan Establishment vs Working Class. Siapapun yg lolos ke final akan menghadirkan pertarungan ideologis dan status...


@JalanArsenal serah lu dah, orgil.

A good banter is the one that the others will take it seriously and it gets under their skin…











