Kang Ritel

9.8K posts

Kang Ritel banner
Kang Ritel

Kang Ritel

@kr39__

Capital markets, Tech on the side | Personal opinions, NFA & DYOR | Business via DM.

Katılım Nisan 2021
936 Takip Edilen20K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Salah satu project yang lagi gw kembangin: IDX Flow 🔗 flow.klinikpenyesalan.com Awalnya iseng reverse-engineer transaksi saham IDX. "Coba liat siapa yang beli siapa yang jual." Makin dalem, makin banyak rabbit hole. Masalahnya: kebanyakan orang analisa transaksi itu cuma sebatas di "Broker X net buy sekian lot, kita beli. Broker Y net sell sekian lot, kita jual." Maka dari itu, gw decide untuk ngebuat beberapa layer untuk analisa: 📊 Flow-Price Correlation Bukan asal "wah flownya naik, pasti bullish". Pakai ridge regression + walk-forward cross-validation buat ukur seberapa kuat flow beneran gerakin harga. Kalau korelasinya lemah ya ga bisa dipaksa jadi sinyal 🔄 Wyckoff Phase Detection Lagi di fase akumulasi, markup, distribusi, atau markdown? Bukan nebak pakai feeling, tapi pake two-layer classifier yang combine broker score sama price action. 🕵️ Smart Money Tracker Ada pergerakan yang kaga kelihatan dari angka mentah. Pola akumulasi/distribusi yang tipis, yang baru keliatan kalau dirangkai menjadi beberapa sinyal sekaligus. 🎛️ Regime-Adaptive Analysis Ini yang paling penting: blue-chip dan gorengan nggak bisa dianalisis pakai ruler yang sama. Sistemnya auto-detect tipe saham (blue-chip, mid-cap, high-vol) dan adjust semua threshold sesuai karakter masing-masing. 📈 Gaussian HMM Regime Detection Deteksi kapan korelasi flow-harga lagi di regime kuat vs lemah supaya bisa tau kapan sinyal flow bisa dipercaya, dan kapan cuma noise. 🏦 Broker Distribution Siapa yang lagi dominan? Aliran dana dari broker ke broker divisualisasi supaya keliatan polanya. Kagak ada satu sinyal ajaib. Tapi, banyak layer analisis yang harus dirangkai untuk menjadi sesuatu yang (mudah-mudahan) lebih solid dari sekadar liat net buy/sell. App nya sendiri masih RAW dalam tahap alpha. Masih dikembangin tiap hari. Gw rilis sekarang untuk dapetin feedback dari kalian-kalian yang terjun ke pasar juga. Akses nya masih ratis buat sekarang. Kemungkinan jadi subscription-based karena jujur aja waktu dan effort yang dikeluarin nggak sedikit 😭✌️ Monggo dicoba kalau penasaran. Untuk segala feedback atau apapun itu bisa DM ke aku lewat X atau tele (t.me/kangritel39). Feedback form otw disematkan di website.
GIF
Indonesia
167
839
3.7K
436.1K
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@tilehopper then go ahead if you feel like you’re ahead of the Indo tech scene 🤣 show me what you’ve built btw?
English
0
0
0
49
Rizki Salminen💜
Rizki Salminen💜@tilehopper·
@kr39__ No, I am just ahead of the curve of Indonesian tech scene and hate Nikita Bier. Get with the programme.
English
1
0
4
83
Rizki Salminen💜
Rizki Salminen💜@tilehopper·
In a just world, Nikita Bier’s stupid ass would be in jail for letting a product he is a lead PM at (Grok) generating CSAM and non-consensual undressing of women for week’s end, instead of being rewarded by techbro idiots with their money for 30 minute video call (and being defended for such waste of money to someone who contributed net negative to humanity)
Kang Ritel@kr39__

Someone being salty because that amount of money is always beyond his reach Let alone the money is spent on something that I would say kinda controversial but still it’s not harming anyone Who hurt you so much? 🤣🤣

English
2
2
13
857
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Someone being salty because that amount of money is always beyond his reach Let alone the money is spent on something that I would say kinda controversial but still it’s not harming anyone Who hurt you so much? 🤣🤣
Rizki Salminen💜@tilehopper

@bevanpramudt You still wasted money on a dev that think managing a simple toggle too difficult, so that’s still money wasted to an idiot that could have been spent somewhere else.

English
0
0
5
1.2K
Deli
Deli@busyyreading·
@kr39__ YG SERIUS
Indonesia
1
0
0
127
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Coming soon with new color scheme Better screener, additional Wyckoff events Stock profile is available too now Will add proper AI Insights Will be released next week. Free trial for beta demo version. Bookmark this and wait for the updates Cheers!
Kang Ritel tweet mediaKang Ritel tweet media
Kang Ritel@kr39__

Salah satu project yang lagi gw kembangin: IDX Flow 🔗 flow.klinikpenyesalan.com Awalnya iseng reverse-engineer transaksi saham IDX. "Coba liat siapa yang beli siapa yang jual." Makin dalem, makin banyak rabbit hole. Masalahnya: kebanyakan orang analisa transaksi itu cuma sebatas di "Broker X net buy sekian lot, kita beli. Broker Y net sell sekian lot, kita jual." Maka dari itu, gw decide untuk ngebuat beberapa layer untuk analisa: 📊 Flow-Price Correlation Bukan asal "wah flownya naik, pasti bullish". Pakai ridge regression + walk-forward cross-validation buat ukur seberapa kuat flow beneran gerakin harga. Kalau korelasinya lemah ya ga bisa dipaksa jadi sinyal 🔄 Wyckoff Phase Detection Lagi di fase akumulasi, markup, distribusi, atau markdown? Bukan nebak pakai feeling, tapi pake two-layer classifier yang combine broker score sama price action. 🕵️ Smart Money Tracker Ada pergerakan yang kaga kelihatan dari angka mentah. Pola akumulasi/distribusi yang tipis, yang baru keliatan kalau dirangkai menjadi beberapa sinyal sekaligus. 🎛️ Regime-Adaptive Analysis Ini yang paling penting: blue-chip dan gorengan nggak bisa dianalisis pakai ruler yang sama. Sistemnya auto-detect tipe saham (blue-chip, mid-cap, high-vol) dan adjust semua threshold sesuai karakter masing-masing. 📈 Gaussian HMM Regime Detection Deteksi kapan korelasi flow-harga lagi di regime kuat vs lemah supaya bisa tau kapan sinyal flow bisa dipercaya, dan kapan cuma noise. 🏦 Broker Distribution Siapa yang lagi dominan? Aliran dana dari broker ke broker divisualisasi supaya keliatan polanya. Kagak ada satu sinyal ajaib. Tapi, banyak layer analisis yang harus dirangkai untuk menjadi sesuatu yang (mudah-mudahan) lebih solid dari sekadar liat net buy/sell. App nya sendiri masih RAW dalam tahap alpha. Masih dikembangin tiap hari. Gw rilis sekarang untuk dapetin feedback dari kalian-kalian yang terjun ke pasar juga. Akses nya masih ratis buat sekarang. Kemungkinan jadi subscription-based karena jujur aja waktu dan effort yang dikeluarin nggak sedikit 😭✌️ Monggo dicoba kalau penasaran. Untuk segala feedback atau apapun itu bisa DM ke aku lewat X atau tele (t.me/kangritel39). Feedback form otw disematkan di website.

English
4
14
215
8.5K
p i j e
p i j e@parkjaeeon__·
Yang di Batam open house info aja 🙏
p i j e tweet media
Indonesia
8
0
32
3K
Deli
Deli@busyyreading·
@kr39__ jd kapan buka sekuritasnya kang
Indonesia
1
0
1
351
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@dojjunn WKWKWKK mohon maaf lahir dan batin jun maafin semua kesalahan akang ini 🙏
Indonesia
1
0
0
504
이사 dojjunn
이사 dojjunn@dojjunn·
Selamat lebaran semua, Rawrrr..🐊🐊
이사 dojjunn tweet media
Indonesia
76
3
278
31.1K
the Bagholder
the Bagholder@bagholdermy·
@kr39__ yang lain masih grinding mencari thr, beliau sudah keep building
Indonesia
1
0
0
220
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@Footyhum yang gw highlight kan emang yang soal bank asing
Indonesia
0
0
0
157
Ufotami
Ufotami@Footyhum·
Gw ga liat kata2nya salah kecuali soal banyak nya bank. Bank dikasih modal sana purbaya, bukannya genjot ekonomi malah diduga beli SBN. Atau, di sisi lain, soal genjotan ekonomi buat dari modal dan selisih yang gede bikin modal ga muter ke masyarakat
Kang Ritel@kr39__

Kurang banyak apa bank asing di Indo? CIMB Niaga? Permata? OCBC NISP? Danamon? SMBC? Bank Of China? CCB? UOB? DBS? Not to mention size mereka bukan kecil ya, modal inti nya gede semua juga Dirimu tweet pake AI ya? 🤣🤣 I mean come on? Mending hapus deh baseless opinion gini

Indonesia
2
0
1
260
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Saya mewakili Klinik Penyesalan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H bagi teman-teman yang merayakan Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir & Batin
Kang Ritel tweet media
Indonesia
0
4
22
994
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@rivaladhitya1 that's why i said its complex harus mulai dari atas yang bawah kan juga main nya actually ikut aturan yang udah ada aja masalahnya ini himbara yg isu nya mau digabung jadi satu aja masih acak adut sampe sekarang, tau deh ga berani komen takut kena siram air keras WKWK
Indonesia
0
0
1
412
rivaladhitya
rivaladhitya@rivaladhitya1·
Gw rasa pak purbaya udah realise hal ini si kang. Apalagi dia pro sama pemikiran "konsumsi harus di tingkatkan supaya ekonomi bisa growth" tinggal tunggu actionnya aja. Pemerintah atau banker-banker mafia itu yg bakal menang with backingannya? Starting from himbara first and the others bank swasta will follows. Tapi masalahnya lagi nih, danantara juga nuntut bumn ngasih dividen gede kan? 🤣🤣 gimana dah tuh 🤣🤣
Indonesia
3
1
1
512
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Kurang banyak apa bank asing di Indo? CIMB Niaga? Permata? OCBC NISP? Danamon? SMBC? Bank Of China? CCB? UOB? DBS? Not to mention size mereka bukan kecil ya, modal inti nya gede semua juga Dirimu tweet pake AI ya? 🤣🤣 I mean come on? Mending hapus deh baseless opinion gini
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys kata Benix saham bank-bank besar Indonesia itu harus nyungsep. Dan itu bukan berita buruk. Itu justru syarat wajib kalau Indonesia mau maju. Gw jelasin kenapa. Bank BRI sekarang sudah di bawah Rp3.600. Dua tahun lalu waktu semua orang bilang bakal ke Rp6.000 bahkan Rp7.000 Benix bilang tidak. Bahkan prediksinya bisa turun ke Rp3.000-an. Sekarang terbukti. Tapi ini bukan soal sahamnya naik atau turun. Ini soal sesuatu yang jauh lebih fundamental. Net interest margin selisih antara bunga yang bank bayar ke nasabah penabung versus bunga yang mereka tagih ke peminjam Indonesia tertinggi di dunia. Bukan Asia Tenggara. Bukan Asia. Dunia. Purbaya sendiri yang bilang itu. Lu nabung di bank dapat bunga 3 sampai 4 persen. Lu pinjam dari bank yang sama bayar bunga 10 sampai 13 persen. Selisihnya itu yang masuk kantong bank. Hasilnya Bank Mandiri laba Rp56 triliun tahun 2025. BRI Rp57 triliun. BCA Rp57,5 triliun. Kok mirip-mirip semua? Benix curiga ini sudah mengarah ke oligopoli. Dan KPPU perlu cek itu. Sekarang bandingkan dengan Vietnam. Vietcombank bunga pinjamannya 2,58 persen. Bahkan bank mikro di Vietnam bunganya bisa 1,2 persen. Dan GDP Vietnam 2025 8 persen. Tahun 2026 mereka target 10 persen. Indonesia? Masih berjuang mau tembus 5,3 persen. Dan Benix bilang korelasi itu bukan kebetulan. Kalau bunga kredit 13 persen pengusaha tidak berani ekspansi. Tidak berani beli mesin baru. Tidak berani hire karyawan. Karena seluruh profit habis buat bayar bunga bank. Mereka jadi perusahaan zombie hidup cuma untuk memperkaya banker. Petani ambil kredit untuk modal tanam profitnya habis bayar bunga. Nelayan ambil kredit untuk beli solar asetnya disita karena tidak bisa bayar. Sementara bankernya cetak laba puluhan triliun. Dan modalnya dari mana? Dari uang pajak rakyat. Pemerintah kucurkan dana ke bank Himbara supaya diputar ke bawah. Tapi ternyata malah dipakai beli Surat Utang Negara yang bunganya dibayar pakai pajak rakyat lagi. Jadi rakyat bayar pajak dua kali. Dan kalau mau pinjam duit pajaknya sendiri bayar bunga 13 persen. Solusi Benix ada dua yang paling masuk akal. Pertama permudah izin bank asing masuk Indonesia. Undang bank Vietnam. Bank China. Bank Jepang yang terbiasa bunga rendah. Biar kompetisi memaksa bank lokal turunkan bunga. Kedua kembangkan pasar obligasi dan pasar modal supaya perusahaan punya alternatif pendanaan selain bank. Kalau perusahaan bisa IPO atau terbitkan obligasi bank tidak lagi punya monopoli akses ke modal. Dan ini yang paling penting dari semua yang Benix bilang. Saham bank nyungsep bukan tanda ekonomi rusak. Itu tanda sistem sedang diperbaiki. Profit bank yang berkurang artinya pengusaha yang membayar bunga lebih sedikit. Artinya ada lebih banyak uang yang berputar di ekonomi riil. Artinya lapangan kerja bisa tumbuh. Artinya GDP bisa naik. Vietnam sudah buktikan itu. Kita masih terdiam melihat banker-banker kita cetak rekor laba sementara UMKM di bawah megap-megap bayar cicilan.

Indonesia
35
62
528
66.3K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
@kr39__ thanks bang udah ramein gw kagak ada di pihak siapapun akun gw pure ngerangkum yt2 influencer aja jadi ya sekedar informasi kalo ada baiknya diambil kalo buruknya jangan di ambil abangku 😅
Indonesia
2
0
2
1.3K
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@Big83717Dude gw kan ga mention statement bennix soal income bank yg gw question yg di tulis TS soal bank besar di Indo kurang banyak kah? kalau kebanyakan nanti dibilang antek2 aseng
Indonesia
0
0
3
1.6K
Dude Big Falcon
Dude Big Falcon@Big83717Dude·
@kr39__ BTW, Bank BUKU 4 dengan modal paling gede di Indo ada 6: BCA, Mandiri, BRI, BNI, CIMB, Danamon. Yang di bilang Bennix ada benar dan salahnya
Indonesia
4
0
1
1.9K
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@rivaladhitya1 cost of funding nya mahal skrg masalahnya instead of asking the bank, why dont you ask the government?
English
2
0
5
2.1K
rivaladhitya
rivaladhitya@rivaladhitya1·
Gw udah nonton yt bennix yang bahas soal ini kang. Gw ada agreenya si sama statement dia. Intinya kalo ekonomi mau tumbuh, suku bunga harus di turunin. Selama ini perbankan kayakny ga berani spekulatif ke arah situ. Kalo suku bunga rendah bisa jadi usaha lama bnyk yg berkembang, banyak tumbuh usaha baru, makin banyak orang kpr, makin bnyk orang kredit motor atau mobil. Duit jadi jalan. Di kazakshtan ini emg pejabat-pejabatnya ga berani spekulatif, digaji gede tapi ga mau mikir. Dikasi duit, bukannya mikir duitnya di apain. Eh malah di taro di deposito. Statementnya terang-terangan pula,"loh ya lumayan toh ga gini ga gitu dapet bunganya 5% blablabla". Gimana mau capai pertumbuhan ekonomi 8%??
Indonesia
2
0
0
2.3K
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
@juragansaham_id itu kan karena premium jg di indo emang premium nya tinggi karena risk nya gede coba aja masuk ke collection biar liat sendiri sulit nya collection di indo
Indonesia
0
0
1
726
Juragansaham.id
Juragansaham.id@juragansaham_id·
@kr39__ Bank asing banyak tapi bank di Indonesia disetir 4 bank besar aja - makanya NIM nya tinggi
Indonesia
1
0
0
829