Gilingan

20K posts

Gilingan banner
Gilingan

Gilingan

@krumuda

Tukang pacul keliling

Katılım Aralık 2021
4 Takip Edilen64 Takipçiler
Gilingan retweetledi
haneul🩰
haneul🩰@simpangsieurr·
Tinggalkan budaya menyembah ke pejabat dan konglomerat, udah bukan masa nya lagi punya mental budak.
haneul🩰 tweet media
Indonesia
19
3.8K
7.2K
61.9K
Gilingan retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
“Memangnya kenapa kalau kurban sapi pakai APBN? Presiden sebelumnya juga begitu” “Memangnya kenapa kalau lawan arah? Motor lain juga banyak yang begitu” -- Pola pikir kita memang rusak dari akar sampai pucuk. Hal keliru dianggap wajar hanya karena yang lain juga melakukan
Indonesia
68
1.9K
4.3K
55.1K
Gilingan retweetledi
alfin rizal
alfin rizal@alfinrizalisme·
kayak bangsa lemah aja. lagi krisis ekonomi kok solusinya presiden dan menteri potong gaji 50%. contoh tuh bangsa yang kuat. kalau lagi krisis ekonomi solusinya ya nambah kementerian, nambah program, naikin gaji dan tunjangan pejabat, sering-sering ke luar negeri. apa lagi?
txtdrimedia@txtdrimedia

Presiden Bolivia, Rodrigo Paz memotong gajinya & semua menterinya sebesar 50% kebijakan diambil krn gelombang demonstrasi membesar akibat krisis ekonomi serta lonjakan harga pangan & BBM keputusan tsb bentuk komitmen pemerintah untuk rakyat. Paz baru menjabat November 2025

Indonesia
120
3.9K
9.5K
200.6K
Gilingan retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita dari Pandeglang hari ini yang menurut gue paling menggambarkan betapa rusaknya sistem pemerintahan daerah kita. Seorang pejabat yang berstatus tersangka kasus menabrak kerumunan siswa SD menew4sk4n satu anak dan satu pedagang baru saja dilantik menjadi Staf Ahli Bupati Pandeglang. Bukan dicopot. Bukan dinonaktifkan. Dilantik naik jabatan. Ini faktanya dulu agar tidak ada yang bilang lebay: 30 April 2026. Ahmad Mursidi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pandeglang menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5 di Kecamatan Majasari. Korban: sembilan orang. Dua meningg4l duni4 Muhamad Milal, seorang siswa. Dan Dewi Handayani, seorang pedagang. 13 Mei 2026 polisi menetapkan Ahmad Mursidi sebagai tersangka setelah gelar perkara. 26 Mei 2026 dua minggu setelah ditetapkan tersangka Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melantiknya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Ahmad Mursidi bahkan mengikuti pelantikan secara daring. Tidak hadir langsung. Tapi tetap dilantik. Dan ini yang paling menampar kalimat Bupati dalam sambutannya: "Kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak." "Masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berdampak." "Jangan terjebak dalam rutinitas kerja." Pidato tentang inovasi. Tentang transparansi. Tentang pelayanan publik yang berdampak. Disampaikan di hari yang sama ketika tersangka kasus menewaskan anak SD dilantik jadi pejabat baru. Tidak ada ironi yang lebih sempurna dari ini. Dan ini yang paling fundamental dan yang paling jarang dibicarakan: Indonesia punya aturan yang sangat jelas tentang pejabat yang berstatus tersangka. PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan berbagai regulasi turunannya mengatur bahwa pejabat yang terkena kasus hukum seharusnya dinonaktifkan bukan dipromosikan selama proses hukum berjalan. Tapi di Pandeglang aturan itu tidak berlaku. Atau lebih tepatnya tidak dianggap perlu untuk dipatuhi. Dan tidak ada satupun pejabat di atas Bupati Pandeglang yang bergerak untuk menghentikan ini. Tidak ada teguran dari Gubernur. Tidak ada intervensi dari Kemendagri. Tidak ada reaksi dari siapapun dalam hierarki pemerintahan yang seharusnya mengawasi. Dan ini yang paling menyakitkan: Muhamad Milal siswa SD yang tew4s pergi ke sekolah pagi itu seperti biasa. Dia tidak tahu bahwa pagi itu akan menjadi yang terakhir. Dewi Handayani pedagang yang berjualan di depan sekolah itu pergi kerja pagi itu untuk mencari nafkah. Dia juga tidak pulang. Dan orang yang menabrak mereka dua minggu setelah ditetapkan tersangka dilantik sebagai pejabat baru oleh pemerintah daerah yang kata-katanya berbicara tentang transparansi dan pelayanan publik yang berdampak. Dampak apa yang dimaksud? Dampak kepada siapa? Dan ini yang paling relevan dengan konteks yang lebih besar: Prof. Siti Zuhro dari BRIN sudah bilang: nawait menjadi pejabat di Indonesia sudah bukan untuk mengabdi tapi untuk mencari kaya dan mempertahankan posisi. Mahfud MD sudah bilang: hukum di Indonesia sudah menjadi sandiwara. Dan kasus Pandeglang ini adalah bukti paling konkret dan paling tidak bisa dibantah dari kedua pernyataan itu. Tersangka menewask4n an4k SD. Dua minggu kemudian dilantik jadi Staf Ahli Bupati. Bupatinya berpidato tentang transparansi dan inovasi. Tidak ada yang menghentikan ini. Ini bukan anomali. Ini adalah sistem yang bekerja persis seperti yang dirancang untuk melindungi orang dalam, bukan untuk melindungi rakyat. Negeri ini sedang dalam kondisi di mana tersangka pembunuhan karena menabrak kerumunan anak SD sampai dua orang tewas bisa dilantik jadi pejabat dua minggu setelah ditetapkan tersangka. Dan tidak ada satu pun mekanisme pengawasan yang bekerja untuk menghentikannya. Bupatinya berpidato tentang inovasi dan transparansi. Gubernurnya diam. Kemendagrinya diam. Semua diam. Yang tidak diam hanya keluarga Muhamad Milal siswa SD yang tidak akan pernah pulang ke sekolah lagi. Dan sistem yang seharusnya memberi mereka keadilan justru mempromosikan orang yang mengambil nyawa anak mereka. Apakah ini negeri yang sedang kita pertahankan? apakah sudah tidak ada keadilan untuk rakyat biasa?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
122
1.5K
2.1K
70.6K
Gilingan retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo dan rombongan menginap di Hotel Four Seasons George V. Total tarif kamar mereka mencapai Rp 5,8 miliar. #TempoPlus
tempo.co tweet media
Indonesia
1.7K
7.1K
19.5K
799K
Gilingan retweetledi
Henri Subiakto
Henri Subiakto@henrysubiakto·
Presiden kita ini benar benar tidak punya rem untuk tidak mengambur hamburkan uang negara. Coba istana jelaskan ke rakyat secara gamblang tentang hasil nyata dari tiap kunjungan yang dilakukan hampir tiap minggu melawat ke luar negeri? Berapa anggaran negara yg dihabiskan hanya untuk berpergian? Pantaskah itu dilakukan saat rupiah terpuruk terhadap dollar, harga saham merosot dan remuk di mata investor, serta banyak rakyat sedang kesulitan ekonomi karena harga harga kebutuhan yang makin mahal? Apa tidak ada orang di sekeliling presiden yg bisa menasehati agar pak Prabowo lebih punya empati, hingga mendahulukan bekerja berdasarkan prioritas dan akuntabilitas?
tempo.co@tempodotco

Prabowo Melawat ke Prancis Lagi

Indonesia
719
14.7K
34.9K
862.3K
Gilingan
Gilingan@krumuda·
Kabur jauh² ke Perancis cuma gara² gak mau keliatan gk bisa sholat. Pdhl kita semua sdh tau klo dia zionis penyembah setan bernama baal
Indonesia
0
0
0
9
Gilingan retweetledi
Hilmi Firdausi
Hilmi Firdausi@Hilmi28·
Maaf, malu dan mundur itu bukan budaya pejabat Indonesia...
Hilmi Firdausi tweet media
Indonesia
308
4.1K
15.6K
135.2K
Gilingan retweetledi
yefan
yefan@0xyeifan·
coba yang kemarin ngusir orang orang suruh jangan nonton pesta babi, berani usir media Al Jazeera juga ngga buat jangan di sebar luaskan? semakin kalian tutup tutupin semakin terbuka kan. #pestababi
Al Jazeera English@AJEnglish

Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region. Al Jazeera’s @JesWashington reports.

Indonesia
40
10.7K
28.1K
327.8K
Gilingan retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
WOWO kurban 1.098 sapi dananya dari APBN, kurban atas nama PRABOWO SUBIANTO kalau pake dana APBN sebutnya jangan dari Presiden dong, yang berkurban adalah rakyat indonesia yang bayar PAJAK
Indonesia
976
30.8K
92.3K
1.2M
Gilingan retweetledi
piee
piee@noopiieeeeee·
isi koran 1998 Apakah anak sekolah SD, SMP dan SMA sekarang masih ada pelajaran sejarah?
yowie@Yaka_sulistya

@AndisBoga @noopiieeeeee Aku bayangin, di sekolah sekolah gimana anak punya motivasi belajar yang bagus jika didinding kelasnya ditempel wajah pemimpin ini.

Indonesia
91
5.8K
11.3K
252.1K
Gilingan retweetledi
Mas Haji
Mas Haji@13_iwaN·
Luar biasa banget emang negara kita. Demi ngajarin generasi muda cinta Pancasila, MPR rela keluar Rp30,7 miliar. Tiga puluh koma tujuh miliar rupiah. Untuk lomba cerdas cermat. - Penyusunan soal: Rp1,2 miliar - Grand final: Rp3,5 miliar Soal kuis. Satu koma dua miliar. Mungkin soalnya ditulis pakai tinta emas di atas kulit sapi Wagyu. 🥇 Juara 1: Rp10 juta 🥈 Juara 2: Rp7,5 juta 🥉 Juara 3: Rp5 juta Belum dipotong pajak. Total hadiah tiga besar: Rp22,5 juta. Dari Rp30,7 miliar. Sisa Rp30,69 miliar. Jadi pilar perlombaan atau jd pilar nilai² pancasila ya? Minimal Kita bisa memetik pelajaran dan nilai²: - kerja keras itu mulia - pengabdian itu tak ternilai - uang bukan segalanya Pelajaran yang sangat pas — disampaikan oleh panitia yang anggarannya Rp30,7 miliar. Negara ini pandai sekali mengajarkan kesederhanaan. Lewat rakyatnya.
Mac Karyo@Makaryo0

Anggaran LCC Empat Pilar MPR Rp30,7 miliar, hadiah juara 1 cuma Rp10 juta Ada beberapa biaya yang disorot ga masuk akal: -Penyusunan soal: Rp1,2 miliar -Grand final: Rp3,5 miliar Hadiahnya: Juara 1: Rp10 juta Juara 2: Rp7,5 juta Juara 3: Rp5 juta Belum dipotong pajak

Indonesia
102
3.3K
9.1K
332.9K
Gilingan
Gilingan@krumuda·
@Jakartalk Namanya setan sebaiknya dikembalikan ke api alias dibakar
Indonesia
0
0
0
180
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
Orang lagi pada puyeng ditakutin sama pocong, giliran dihantem kita yang jadi tersangka. Ada saran gak baiknya diapain kalo ketemu?
Indonesia
746
827
5.9K
224.4K
Gilingan retweetledi
Bad News From Indonesia
Gelap total di satu pulau. Pocong-pocongan di pulau lain. Pola ini terlalu rapi untuk disebut kebetulan.
Indonesia
301
21.7K
71.9K
918.4K