Kucing gendoot
52.1K posts

Kucing gendoot
@kucinggendoot
Mas-mas biasa | Suka nulis | Hobi masak, bersih-bersih rumah, nyuci piring |


Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi. Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.

Somehow gw lebih kagum sama nabi Muhammad yang diceritakan sejarah bukan sirah nabawiyah Tentang gimana dia ga kedoktrin gaya berperang orang arab, pengalaman berdagang yang diaplikasikan kedalam militer. Gimana seorang sage, teknokrat, jenderal tumbuh dalam satu pikiran

To all indonesians,nak tanya,mcm mana prabowo blh terpilih jadi presiden?

ini method gw untuk stay sane being adult so far: 1. 1 bulan 1 buku (epub/borrow for free option) 2. 1 minggu 1 film 3. find new niche to explore & study about 4. party max 3x sebulan 5. ragewalk

saya sangat benci orang yang meromantisasi kemiskinan dengan menyebutnya sederhana dibalut agama, wdym bro agama tidak menyuruh putus asa untuk tetap miskin, agama nyuruh belajar, agama nyuruh kerja, nabi saudagar kaya, khadijah maharnya setara 1.3 Milyar.


"lu kok daftar pns sih? bukannya di twitter lu sering ngatain pemerintah" kalian akan jawab apa?

Life update! Beberapa bulan lalu gw kena layoff di Belanda 🥲 namanya juga kehidupan Siapa tau ceritanya bisa bermanfaat buat org lain!

💭 menyedihkan ga sih, setelah kerja capek2, mau beli tahu tek 20k aja mikirnya lama banget karena sayang uangnya, kalo masak mie kan cuma 3k

Hari wisuda ini istimewa. Besok hari-hari biasa. Namun, ujian yang sesungguhnya adalah di hari-hari biasa ke depan. Itulah pesan yang kami sampaikan saat pulang ke UGM untuk melepas wisudawan sekaligus menyambut mereka bergabung ke Kagama.

Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA













