Gusti Kusuma
316 posts

Gusti Kusuma
@kusuumagusti
Gianyar Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka, Paras Paros Sarpanaya, Saling Asah Asih Asuh bobotoh x sameton dewata
Denpasar, Bali Katılım Şubat 2026
651 Takip Edilen62 Takipçiler

Anak-anak itu mungkin tidak sadar bahwa mereka sedang melihat dua masa depan sekaligus. Di depan mereka ada lapangan sepak bola. Di samping mereka ada orang-orang yang harus naik pagar untuk melihat pertandingan. Pertanyaannya, masa depan yang mana yang akan mereka tiru? @persib
Indonesia

Foto pertama menunjukkan masa depan Bobotoh. Foto kedua menunjukkan apa yang sedang diajarkan kepada mereka. Kadang masalahnya bukan pada generasinya, tapi pada contoh yang terus-menerus diberikan @persib


Indonesia

Pagar tinggi seharusnya menjadi pengingat masa lalu, bukan penentu masa depan.Masalahnya, ketika pengingat dipertahankan terlalu lama tanpa evaluasi, ia berubah menjadi dogma.Dan dogma adalah musuh terbesar kemajuan @persib
Indonesia
Gusti Kusuma retweetledi

Budaya berdiri di pagar bukan tradisi. itu artefak dari desain ruang yang salah membaca manusia.
Dan kalau dibiarkan, itu akan jadi kebiasaan yang diwariskan, bukan karena benar, tapi karena tidak pernah diperbaiki. @persib




Indonesia

@bukansiirbad @persib Di dunia normal, barang cacat = diskon.
Di dunia stadion: barang cacat = edukasi penonton 🫢
Indonesia

@kusuumagusti @persib Duduk dekat pager ini bisa dikategorikan restricted view, tapi harga tiketna sama bae 😅
Indonesia

pagar besar di GBLA berjumlah 48 dan itu sangat tidak relevan seharusnya bisa menerapkan 8 pagar besar seperti di gambar animasi yang ada di foto berwarna putih, dan 40 pagar besar lainnya bisa di ganti dengan contoh gambar di stadion Dallas @persib



Indonesia
Gusti Kusuma retweetledi

Padahal pagar pendek akan ciptain budaya lebih baik. Pagar tinggi ini malah ciptain budaya orang berdiri & naik ke pagar, yang bakal ditiru dan diwariskan ke generasi mendatang. Itu masalah buruk yang harus segera dibuang, bukan dibanggakan!

HeroFPL هيرو@HeroFPL1
🏟️🇺🇸 Watch: MetLife Stadium is 𝗥𝗘𝗔𝗗𝗬 to host the Morocco 🇲🇦 - Brazil 🇧🇷 clash tonight.
Indonesia
Gusti Kusuma retweetledi

Welcome to modern football,Beli tiket biar bisa duduk deket pagar penjara sambil liat orang lain main.Feel the passion... dari balik jeruji @persib




Indonesia

@tutupkeler12 Kalau setiap ide baru langsung ditarik ke satu kejadian lama, itu bukan evaluasi, itu refleks orang yang ingin terus hidup di zaman megalitikum 🤮
Indonesia

@kusuumagusti Mungkin sia poho di acl kmri talurun di jaman kiwari lain di jaman megalitikum
Indonesia

@sayaoknum @persib Logikanya belum ketemu pas bangun stadion, soalnya Bagun stadion hanya untuk alasan agar bisa di korupsi 🫢
Indonesia

@kusuumagusti @persib Selain memendekan pagar juga harus membuat space seminim mungkin dari kursi ke pagar, dengan begitu orang tidak akan numpuk didepan pagar.
Indonesia
Gusti Kusuma retweetledi

Yang paling menyedihkan bukan pagarnya.Yang paling menyedihkan adalah ketika orang melihat foto kiri dan menganggap itu normal.
Karena saat penonton mulai menganggap ketidaknyamanan sebagai bagian dari budaya, perbaikan menjadi kehilangan urgensinya @persib


Indonesia
Gusti Kusuma retweetledi
Gusti Kusuma retweetledi

Blue bags up.
Japan 2, Netherlands 2 — an absolute thriller in Arlington. And then the real show started.
The Japanese end pulls out thousands of bright blue bags. First they wave them like flags, bouncing and chanting until the whole section is one giant wall of blue. Then — same bags, new mission. They fan out across the stands and scoop up every bottle, wrapper and cup till the seats look brand new.
And who's right in the middle of it, grinning with a bag in his hand? Jameis Winston. Giants QB. Heisman winner. Out there cleaning up with the Samurai Blue like it's the best gig of his summer.
No chore. No lecture. Just a party that cleans up after itself.
Best fans on the planet. 🇯🇵💙

English


