p.s. tapi ya udah biasa kok

14.8K posts

p.s. tapi ya udah biasa kok banner
p.s. tapi ya udah biasa kok

p.s. tapi ya udah biasa kok

@kutuairjet

masihkah kamu bangga menjadi

Segitiga Masalembo Katılım Eylül 2010
39 Takip Edilen64 Takipçiler
JEWGONDESE
JEWGONDESE@sugondese6666·
fenomena sepakat ini mungkin troll paling anjing tahun ini sih 😂
Indonesia
85
230
2.9K
134.7K
🍀🙆🏻‍♀️
🍀🙆🏻‍♀️@monichlore·
@yappingfess cowo yg main twt tuh mental banci deh kata gue. dicounter dikit lgsg ngatain orang feminazi, kalah debat cuma bisa ngatain orang gblk tlol. jujurly kualitas cowo yg on 24/7 di twt tuh levelan cowo sampah, personal branding sok paling iye
Indonesia
61
4
66
4.5K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
yap! kualitas laki2 di indonesia itu gampang bgt ditebak, cuma krn 1 ucapan menteri gajelas aja bikin mereka berbondong bondong bikin jokes gini 🤣 giliran cewe speakup dilecehin sukanya nimbrung mulu dan mulai pembelaan ke sesamanya
YAPPINGFESS tweet mediaYAPPINGFESS tweet media
Indonesia
141
199
1.2K
30.5K
hanyur
hanyur@menghanyurkan·
setiap ada yang komentar "sepakat", semakin jelas bahwa tiap perempuan yang bicara, selalu dianggap gak penting dan "di-iya-in" saja. Gini kok mau klaim patriarki sudah gak ada.
Indonesia
153
756
2.7K
29K
Elle 林知遥🍃
Elle 林知遥🍃@asvillainn·
Soal tren cowo2 pada bilang "sepakat" termasuk ada cewe2 yang mulai ikut2an ngebela. Kurasa, orang2 ini akan sulit berkembang. Kenapa? Pandanganku gini, menyimak argumen atau mengolah opini seseorang di kepala itu termasuk "menghargai" dia di dalam relasi itu, entah pertemanan, pasangan atau mungkin di ranah lingkar diskusi kolektif. Bahkan kontra sekalipun isi argumennya. Kan ada yg disebut "mengoreksi", kalo misal ada argumen yang dirasa miss atau gak sesuai sama standar pengetahuan tertentu, terus masih bisa diexplore bareng2 letak kesalahan argumennya (karena argumen itu mewakili cara berpikir). Itu dinamika yang sehat kok. Sering aku lakuin sama kawan2ku juga, entah cowo atau cewe, yang cowo pun gak takut kalo misal argumen mereka dipatahin :) Karena ya masing2 orang punya titik berangkat yang beda buat akses pengetahuan. Gak semua pengetahuan diketahui. Dan itu wajar btw:) Bahkan di ranah penelitian aja tuh, banyak penelitian baru atau teori baru yang diciptain buat matahin temuan sebelumnya. Nah baru kalo emang ada orang yang udah dikasih tahu ini kalo pandangannya kurang tepat, tapi masih ngeyel, yaudah bikin boundaries aja. Misalnya kaya para incel sama misoginis tuh kan ya ngeyel bgt:)
Indonesia
95
96
410
14.9K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@Radityo_utomo Gen sebelumnya memang hadir saat jeketi lagi di atas. Jadi waktu seleksi banyak banget potensi potensi top yang ikutan seleksi. Kalo jeketi makin turun, kualitas yang ikutan seleksi juga makin berkurang
Indonesia
0
9
176
13.2K
友
@Radityo_utomo·
Cuma mau bilang aja Semalem menurut gw membuktikan kalo generasi sebelumnya emang se OP itu 😂
Indonesia
38
103
1.2K
71.9K
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
TK Swasta dinasionalisasikan, jadi TK Negeri. Gurunya tidak bisa ngajar lagi, karena harus ASN. Gurunya sudah 25 tahun mengabdi, mencari sekolah swasta lain sulit, kalau mau mengajar di sekolah yang sama sudah tidak bisa, tidak ada jalan keluar. Udah selesai gitu aja karirnya. Sertifikasi hangus.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
64
849
1.6K
37.7K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@PecintaSejarah2 Bahkan banyak katering katering sekolah yang sebelumnya sudah berjalan jadi terdampak bahkan harus ditutup karena program ini memaksa semua sekolah untuk ikut programnya. Tapi balik lagi, kalo dapur mbg jadi dapur dapur kecil ga bisa balas budi dong pake uang negara
Indonesia
1
0
1
86
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
Mindset kita sejak awal disetting bahwa proses masak menu MBG harus di dapur khusus, padahal bisa dilakukan dengan cara melibatkan warteg atau warnaspad di sekitar sekolah. Masing-masing warung diminta menyediakan menu makanan sehat sebanyak 50 porsi per hari, SPPG hanya melakukan monitoring, jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian menu maka warung penyedia harus dimintai pertanggungjawaban. Itu malah lebih efektif ketimbang masak di dapur khusus dengan kuantitas yang besar. Permasalahan utama MBG ini adalah pengelolaannya yang sentralistik dan terkooptasi secara ekslusif di lingkaran kekuasaan.
Indonesia
1
0
0
125
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
MBG itu konsep awalnya melibatkan UMKM, sehingga terlihat sebagai program yang manfaatnya bisa menjangkau seluruh lini ekonomi masyarakat. Misalnya masing-masing SPPG mengantongi tender penyediaan 1000 porsi senilai 12.000/porsi, maka pihak SPPG akan menunjuk warteg atau warnaspad di sekitarnya untuk mempersiapkan menu yang akan didistribusikan. Namun sekali lagi, regulasi dibuat serumit mungkin oleh pemangku kebijakan, sehingga hanya kalangan tertentu yang bisa mendapatkan tender penyediaan MBG. Orang-orang yang mendapatkan tender tentu bukan orang sembarangan, mereka bagian dari lingkaran kekuasaan. Insentif sebesar 6 juta/hari tidak membuat mereka puas. Bahkan seperti orang yang meminum air laut, semakin banyak minum maka semakin haus. Semakin banyak porsi yang diamanatkan, maka semakin serakah dia dalam menanggok cuan. Alih-alih memberdayakan UMKM, mereka justru memilih belanja bahan baku di pusat grosir demi mendapatkan harga yang lebih murah. Semakin murah harga bahan baku yang diperoleh, maka semakin besar keuntungan yang bisa mereka raup. Tau sendiri kan siap pemilik pusat grosir..?? Yang pasti bukan tetangga kalian. Dengan skema seperti itu, alhasil perputaran uang hanya terkonsentrasi pada kalangan elit politik dan pengusaha saja. Masyarakat hanya mendapatkan ampasnya saja, yakni menu makan siang untuk para siswa sekolah. Bagi anak-anak balita, jangan harap bisa mendapatkan ampas tersebut. Itulah sebabnya Mimin pernah mendukung program MBG ini, dengan asumsi program tersebut akan menyentuh berbagai lini ekonomi masyarakat kecil. Namun sekali Mimin harus menelan kekecewaan, setelah menyaksikan betapa rakusnya para koruptor yang menggerogoti anggaran MBG ini. Mulai saat itu Mimin meyakini, bahwa dalam waktu beberapa tahun kedepan negara ini akan mengalami krisis multidimensi, akibat penyalahgunaan anggaran yang nilainya mencapai ratusan triliun ini.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) tweet media
Esdeath@esdeathxz

gak sengaja denger obrolan ibu ibu di angkutan umum, katanya semua harga harga pada naik jauh. ini pembicaraan normal sebenarnya, tpi analisa mereka yg menarik. katanya ini efek MBG, masyarakat umum kena imbasnya karena semua lari kesana. mereka kenagian sisanya & harganya jadi naik, belum makanan yg banyak sisa. katanya sehari habis 1T itu andai dialokasikan ke bpjs kesehatan biar gratis, atau buat gaji guru honorer. tukang cuci ompreng digaji 1,2jt sementara guru honorer cman 600rb. padahal sudah banyak yg bersuara di tiktok, tpi pda tutup telinga karena udah terlanjur. di level akar rumput pun sudah mulai resah.

Indonesia
39
269
620
79.4K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@PecintaSejarah2 Aku 3 bulan sempet bantu buat suply dapur mbg, realitanya susah buat ngandelin umkm kecil. Jatohnya malah nambah capek, keteteran, dan ga dapet apa apa. Ujung ujungnya balik lagi ke pedagang besar. Kalo mau umkm digerakkan, harusnya skala dapurnya yang dikecilin
Indonesia
1
0
1
83
p.s. tapi ya udah biasa kok
@stafsusthe2 Konsen ini pembuktiannya apa? Bayangin lu sama pasangan lu udah bolak balik ngewe, tiba tiba si cewek iseng buat ngelaporin cowoknya pake alesan diperkosa tanpa konsen
Indonesia
2
0
17
1.2K
Cigs
Cigs@cigsaftermilk·
bukan takut mati sih, laki-laki mah di atap gerbong juga siap. yang ditakutkan itu kecerdasan kalian para “pembela perempuan”: ketidakmampuan kalian melihat akar permasalahan. kami takut banget harus setara sama orang-orang dungu dengan kecerdasan setingkat keledai 🥲
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger

Bukannya cowo2 ini merasa paling macho, kuat, hebat, maskulin, suka bully sjw, feminis, dll selama ini? Kok tiba2 jadi takut blingsatan dengan ide tukeran pindah gerbong kereta paling ujung? Cewe2 aja bertahun2 di situ padahal resikonya besar. Cemen lu sekarang? Sok2an pake istilah gender war segala, baru sekarang omongin diskriminasi, dll lu pada.

Indonesia
31
241
1.2K
39.8K
𝐎𝐳𝐚𝐧 🪄🐺🌊
Semenjak sistem tim diberlakukan, DesDen mulai mencoba membangun kembali imej twin nya. Setelah sebelumnya mencoba untuk terlihat berbeda. Menurutku itu bagus, karena hanya mereka yang punya imej itu. Wise man said: Sedikit lebih beda itu lebih baik dari sedikit lebih baik.
𝐎𝐳𝐚𝐧 🪄🐺🌊 tweet media
Indonesia
22
100
1.1K
39.8K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@tagarabak Sebenernya kalo dibanding agustus, masih lebih keliatan organik yang februari. Kalau yang agustus, pergerakan massa yang organik justru setelah adanya korban
Indonesia
1
10
375
27.3K
Pedagang Mur & Baut
Pedagang Mur & Baut@tagarabak·
Aksi massa paling organik ya Agustus tahun kemarin. Tapi kemudian digagalkan oleh kabar pertakut "darurat militer". Kalian semua tau lah siapa yg paling kenceng teriak nyebarin kabar tsb. Wkwkwwkwwkwkw
Indonesia
45
1.1K
9.4K
355.3K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@BilalFahrur Seharusnya kalo berdasarkan penelitian sejak awal sudah di soundingkan ke seluruh orang tua beserta penjelasan ilmiah yang valid dan ada semacam form kesediaan dari orang tua untuk diberlakukan ke anaknya
Indonesia
0
0
0
1.2K
Bilal Fahrur Rozie
Bilal Fahrur Rozie@BilalFahrur·
Saya cukup terkejut pagi ini... Saya ngobrol dengan istri berkaitan dengan daycare yang lagi viral ini. Ternyata istri saya bahkan pernah ngobrol juga dgn salah satu orang tua yang mempraktekkan hal itu untuk anaknya, sebelum praktek ini viral. Salah satu alasannya adalah utk kedisiplinan dan orang tua itu mengatakan bahwa perlakuan seperti itu sudah berdasarkan penelitian. Masalahnya.. sampai sekarang saya pribadi belum nemu penelitian itu. Mgkn penduduk X ada yang tahu?
Info Jateng@Jateng_Twit

Kasus Daycare Little Aresha, Yogyakarta (per 28 April 2026). • Sebelum 20 April 2026: Kekerasan fisik, verbal, dan penelantaran terhadap anak-anak sudah berlangsung lebih dari 1 tahun. Total ada sekitar 103 anak terdaftar, 53 di antaranya menjadi korban. Daycare ini berada di bawah Yayasan Aresha Indonesia Center. • Latar Pemilik dan Pengurus Yayasan: Pemilik utama / Ketua Dewan Pembina adalah RIL (lulusan Sarjana Hukum UGM). Ketua Yayasan adalah DK (salah satu tersangka). Kepala Sekolah adalah API (juga tersangka). Ada penasihat, bendahara, sekretaris, dan pengurus lain dalam struktur yayasan. •Sekitar 20-23 April 2026: Seorang mantan pengasuh melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak. Ia mengundurkan diri dan melaporkan ke Polresta Yogyakarta serta Komisi Perlindungan Anak Daerah. • Jumat, 24 April 2026: Polisi menggerebek daycare di Sorosutan, Umbulharjo. Mereka menemukan anak-anak dalam kondisi mengenaskan: diikat tangan dan kaki, hanya pakai popok, tidur di lantai, serta ada tanda kekerasan. Polisi mengamankan 30 orang untuk diperiksa. • Sabtu, 25 April 2026: Polisi melakukan pemeriksaan maraton terhadap 30 orang tersebut sepanjang hari. Malam harinya digelar perkara untuk tentukan status hukum. •Sabtu malam / Minggu, 26 April 2026: Polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka: 1 kepala yayasan (DK), 1 kepala sekolah (API), dan 11 pengasuh. Mereka diduga terlibat penganiayaan dan penelantaran anak. Lokasi daycare disegel. Semua tersangka ditahan. •27-28 April 2026: Penyidikan masih berjalan. Banyak orang tua melaporkan anak mereka mengalami trauma dan luka. Pemerintah kota, KPAI, dan dinas sosial memberikan pendampingan psikologis. Daycare ini beroperasi tanpa izin resmi sebagai tempat penitipan anak. Kasus ini disebut sebagai gunung es dan polisi masih bisa tambah tersangka. Sc. info.co_ #daycare #yogjakarta

Indonesia
47
51
614
201K
p.s. tapi ya udah biasa kok
@ertigaid Tapi kalian setuju ga sih kalo kendaraan jaman sekarang di desain untuk gampang rapuh biar penjualan unit baru atau minimal suku cadangnya bisa lebih banyak
Indonesia
8
5
106
16.6K
ertigaID
ertigaID@ertigaid·
Avanza yg sekarang bukanlah avanza yg dahulu terkenal kuwat 😢
ertigaID tweet media
Indonesia
115
61
631
263.8K