Belum meraih gelar di rangkaian Tur Eropa 2026, namun proses dan progres terus berjalan 📈🇮🇩
Melalui German Open, All England, Swiss Open, hingga Orleans Masters, para atlet Indonesia menunjukkan daya saing dengan progress yang cukup baik.
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, mengatakan bahwa performa, perkembangan, dan pengalaman di level tertinggi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, terutama bagi para pemain muda.
Sejumlah pencapaian positif turut terlihat, salah satunya dari penampilan Alwi Farhan yang sukses melaju hingga final Swiss Open dan mengalahkan unggulan pertama dari China, Li Shifeng di babak semifinal.
Dari sektor lain, evaluasi terus dilakukan—mulai dari konsistensi permainan, kesiapan mental, hingga aspek teknis dan recovery di tengah padatnya jadwal pertandingan.
PBSI percaya, setiap proses adalah langkah menuju level yang lebih tinggi. Dengan pembenahan yang terukur, daya saing atlet Indonesia akan semakin kuat di panggung dunia. 💪🔥
#BadmintonIndonesia
Raymond/Joaquin ke perempatfinal setelah kembali menang dari Fajar/Fikri.
Lanjutkan perjuangan RayJo, tetap semangat FaFi 💪🏻
#BadmintonIndonesia#AllEngland2026
@INABadminton Skill bisa dilatih ✅️
Strategi bisa dipelajari ✅️
Tapi mental & daya juang ❌️
Dhinda mojok melihat kebapukan mental bertanding rekan2nya 😭