gara-gara treasure

9.1K posts

gara-gara treasure banner
gara-gara treasure

gara-gara treasure

@lelelezgedid

Mostly tweet abt #Kpop #Badminton #Sambat 'If you have a slump or a breakdown, it's because you have worked hard and done your best' sungjin said somewhere

Katılım Eylül 2020
312 Takip Edilen50 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
gara-gara treasure
gara-gara treasure@lelelezgedid·
First time concert, and already set a high standard! Promise, I'll cherish all the moment [Hello Jakarta with Treasure]💎 19.03.2023 @treasuremembers
gara-gara treasure tweet media
English
1
0
0
2.3K
gara-gara treasure retweetledi
OMMI 💚
OMMI 💚@siregar_najeges·
Opo ora malu dibantah langsung oleh Profesor Ekonomi Universitas Indonesia 😂 mister presiden? Sudahilah membodohi rakyat‼️
Indonesia
12
4K
9.7K
131.3K
gara-gara treasure retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
Ada hot takes menarik dari pidato Pak Anies dan menjawab pertanyaan saya tentang “gimana cara survive di sistem yang jelek?” PNS dan CPNS, apa kabar kalian? Masih kuat ga di rezim yg awikwok ini 👀 Jadi kata Pak Anies, bikin lah 3 jangkar supaya kita gak larut dalam sistem yg jelek 1. Jaga lingkar sahabat terdekat sebagai cermin. Kalo cermin ga ada kita kehilangan pengetauan tentang rupa kita sendiri. 2. Jaga waktu untuk membaca supaya tau dunia yg ada di luar kantor kita. Baca itu cara paling gampang dan murah buat “jalan-jalan” 3. Ingat alasan dulu masuk ke sistem itu karena apa. Tulis di kertas. Posisi bisa berubah tp prinsip hrs dipegang terus lintas waktu. Semua solusinya emang personal. Tapi ya that’s the best we can do sambil berdoa semoga suatu saat semua sistem berjalan sesuai idealnya.
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Hari wisuda ini istimewa. Besok hari-hari biasa. Namun, ujian yang sesungguhnya adalah di hari-hari biasa ke depan. Itulah pesan yang kami sampaikan saat pulang ke UGM untuk melepas wisudawan sekaligus menyambut mereka bergabung ke Kagama.

Indonesia
43
4.3K
17.5K
451.8K
gara-gara treasure retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
kalian tau ini ga? terutama yang muslim
gara tweet media
Indonesia
246
2.9K
39.2K
580.4K
gara-gara treasure retweetledi
😭
😭@bebeqmadura·
Padahal isu gaji guru ini sensitif banget loh tapi bisa-bisanya keceplosan ngomong begitu. Bener-bener jahat lu bisanya menyakiti dan menyiksa rakyat doang monokotil goblok
Indonesia
103
24.8K
68.1K
609.8K
gara-gara treasure retweetledi
Juju Ekayatna
Juju Ekayatna@JEkayatna·
Kita kuat berjalan di semua rangkaian haji tapi lemah saat diminta diam di hadapan Allah. Arafah itu bukan soal waktu tapi soal hati yang benar-benar hadir. Jangan sampai 6 jam berlalu tapi kosong rasanya Karena yang Allah lihat bukan lelahmu tapi seberapa sungguh kamu meminta
Poasia, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
3
117
405
4.5K
gara-gara treasure retweetledi
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
Barangkali ibadah terpanjang kita adalah menjadi WNI
Indonesia
318
20.4K
44.6K
535.4K
gara-gara treasure retweetledi
Idris
Idris@7signxx·
Nine Du'as You Should Frequently Recite in these First 10 Days of Dhul Hijjah... THREAD
Idris tweet media
English
1
183
587
26.1K
gara-gara treasure retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu soal Purbaya di depan ribuan mahasiswa ITB dan kalimatnya menurut gue paling telak dan paling jujur yang pernah diucapkan soal posisi Menteri Keuangan kita. Bukan dari ekonom. Bukan dari analis. Dari filsuf. Dan justru itu yang bikin kalimatnya paling menancap. Kalimatnya sederhana. Tapi sangat keras: "Pak Purbaya itu dia cuma kasir. Mana ada kasir menghasilkan growth." Selesai. Tiga kalimat. Tapi gue mau bedah ini lebih dalam karena ini jauh lebih penting dari yang kelihatan di permukaan. Apa maksud Rocky dan kenapa ini sangat relevan: Rocky tidak sedang menghina Purbaya sebagai manusia. Dia sedang mengoreksi sesuatu yang fundamental soal bagaimana kita memahami ekonomi dan bagaimana pemerintah sedang menyesatkan rakyat dengan narasi yang salah. Menteri Keuangan adalah penjaga kas negara. Dia yang mengatur anggaran masuk dan keluar. Dia yang memastikan utang tidak meledak. Dia yang menjaga fiskal tetap sehat. Tapi dia bukan yang menciptakan pertumbuhan. Pertumbuhan lahir dari kementerian teknis yang produktif perindustrian, perdagangan, kelautan, perikanan. Pertumbuhan lahir dari pabrik yang berproduksi, dari nelayan yang bisa melaut, dari petani yang bisa menjual hasil panennya dengan harga yang adil. Tapi yang terjadi sekarang adalah semua orang dari Prabowo sampai media membebankan ekspektasi pertumbuhan 6% kepada seorang kasir. Dan ketika kasir tidak bisa menghasilkan pertumbuhan padahal memang bukan tugasnya untuk melakukan itu dia disalahkan. Rakyat kecewa. Presiden tidak puas. Market tidak percaya. Padahal pertanyaan yang sebenarnya harus diajukan adalah: Di mana kementerian teknis yang seharusnya menghasilkan pertumbuhan itu? Kementerian Perindustrian yang seharusnya menumbuhkan manufaktur tapi kontribusi manufaktur terhadap GDP kita turun dari 30% menjadi 18%. Deindustrialisasi terjadi diam-diam selama bertahun-tahun. Kementerian Perdagangan yang seharusnya membuka pasar tapi investor asing semakin ragu masuk karena kepastian hukum yang berubah-ubah. Regulasi EV yang tiba-tiba mau dikenakan pajak setelah sebelumnya bebas pajak. Komisi ojek online yang dipaksa turun ke 8% sehingga platform bleeding. Kementerian Kelautan dan Perikanan yang potensinya luar biasa tapi realisasinya masih jauh dari optimal. Itu yang seharusnya ditagih. Bukan Purbaya yang memang tugasnya jaga kas bukan cetak pertumbuhan. Dan ini yang paling miris: Purbaya sudah berulang kali bilang "fundamental kita kuat, rupiah kita undervalued, kita sedang ekspansi." Tapi dolar tetap ngacir ke Rp17.600. IHSG tetap ambruk. Market tidak percaya. Rating agency downgrade outlook kita dari stable ke negatif. Rocky bilang Purbaya "disiksa oleh keinginan rakyat untuk melihat pertumbuhan" dan itu sangat tepat. Orang yang salah jabatan dipaksa menanggung beban yang bukan tugasnya. Dan ketika hasilnya tidak sesuai ekspektasi dia yang jadi kambing hitam dari masalah yang sebenarnya ada di tempat lain. Dan sambungkan ini dengan apa yang Prabowo bilang hari yang sama: "Kalau tidak beres, copot. Sederhana." Pertanyaannya sangat sederhana: Kalau Purbaya yang salah kenapa kementerian teknis yang tidak menghasilkan pertumbuhan tidak dicopot? Kalau Purbaya yang tidak kompeten kenapa orang-orang di sektor riil yang seharusnya menggerakkan ekonomi tidak ditagih? Atau jangan-jangan lebih mudah menyalahkan kasir daripada mengakui bahwa masalahnya ada di arsitektur kebijakan yang lebih besar? Dan Rocky kasih satu poin lagi yang sangat penting: "Tradisi berpikir di universitas begitu masuk dalam birokrasi berubah menjadi hierarki. Tidak mungkin ada inovasi dari dalam birokrasi." Ini menjelaskan segalanya. Kenapa orang pintar yang masuk ke pemerintahan akhirnya diam. Kenapa yang berani justru dihukum. Kenapa Nadiem yang mencoba inovasi berakhir dengan tuntutan 27 tahun. Kenapa yang pandai menunduk justru yang bertahan dan dipuji. Birokrasi tidak mendesain dirinya untuk menghasilkan pertumbuhan. Birokrasi mendesain dirinya untuk mempertahankan hierarki. Dan selama itu yang terjadi pertumbuhan 6% hanya akan menjadi angka di slide presentasi bukan kenyataan yang dirasakan rakyat di dompet mereka. Rocky Gerung benar. Purbaya bukan masalahnya. Purbaya adalah kasir yang dipaksa berperan sebagai mesin pertumbuhan sementara mesin pertumbuhan yang sesungguhnya tidak berjalan dengan benar. Tapi yang lebih besar dari soal Purbaya adalah ini: kita sedang hidup dalam sistem yang menghukum keberanian, memproteksi loyalitas, dan membebankan ekspektasi kepada orang yang salah jabatan sementara yang seharusnya bertanggung jawab terlindungi oleh hierarki yang tidak bisa diganggu gugat. Dan selama sistem itu tidak berubah mau ganti Purbaya dengan siapapun, mau klaim pertumbuhan berapa persen pun dolar akan tetap ngacir. Market akan tetap tidak percaya. Dan rakyat akan tetap merasakan hidupnya makin sempit.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
104
884
2.4K
234.6K
gara-gara treasure retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Nnton lengkap video pak prabowo dari awal meski udah seliweran cuplikan soal "rakyat desa ga butuh dollar" Tpi buatku, yg bikin sedih saat dia memberikan banyak pujian untk pejabat & diri sendiri, tpi becanda soal "tangan petani yg kasar", katanya kira2 " saat salaman dgn warga setempat, tangan mreka kasar, bahkan ibu2 nya jga tangannya kasar. Sya harus cuci tangan dengan minyak khusus" Sumpah, emng rakyat ini becandaan doang buat dia... cc:threadmega
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
834
13.5K
45.1K
1M
gara-gara treasure retweetledi
PROFESOR SAHAM
PROFESOR SAHAM@profesor_saham·
Fakta yang sangat menyedihkan dipagi ini Ternyata abang abangan desa ini lebih pintar dari presiden kita, yak benar PRESIDEN INDONESIA
Indonesia
196
7.3K
18.8K
270.1K
gara-gara treasure retweetledi
saudinesia
saudinesia@saudinesia·
Diantara amal-amal yg bisa kita kerjakan di 10 hari-hari terbaik ini : 1. Mempelajari Keutamaanya (berilmu tentangnya) sehingga bisa memuliakan hari-hari ini dengan baik. 2. Bertakbir (takbiran) sejak masuknya tgl 1 Dzulhijjah, baik di rumah, di perjalanan, di pasar², tempat kerja dll serta perbanyak bacaan dzikir ; bacaan takbir, tahmid & tahli dll seperti dzikir pagi petang dan lainnya. 3. Menjaga shalat 5 waktu tepat pada waktunya. 4. Menambah dengan amalan tambahan seperti shalat sunnah dll. 5. Berpuasa sunnah 9 hari (tgl 1-9 Dzulhijjah). Jika tidak mampu jangan terlewat puasa di tgl 9 Dzulhijjah (hari Arafah). 6. Bagi yg ingin berqurban dilarang ia memotong kuku, atau rambutnya, sampai ia berqurban. 7. Perbanyak membaca Al-Quran dan hadir di majelis ilmu. 8. Semua amal shalih yg dikerjakan di 10 hari terbaik ini adalah amal yang lebih Allah cintai daripada amalan jihad yg masih selamat jiwanya atau hartanya. Semoga Allah mudahkan kita untuk beramal sholih di hari-hari terbaik ini.
Indonesia
0
29
108
1.7K
gara-gara treasure retweetledi
Gita Wirjawan
Gita Wirjawan@GWirjawan·
Keputusan pemerintah harus dihormati. Namun dalam demokrasi, ia tidak luput dari komentar maupun kritikan. Di satu percakapan dengan Nadiem, Ia pernah bilang bahwa dirinya bekerja untuk kepentingan generasi berikutnya. Ia masuk dengan sebuah blueprint dan impian: membangun ulang lingkungan bagi ratusan ribu siswa dan guru, membangun kembali pondasi dari mana sebuah bangsa belajar. A revolutionary in the making. Saya mengenal keluarga Makarim selama puluhan tahun. Dalam semua waktu itu, di seluruh anggotanya, ketidakberesan tidak pernah menjadi sesuatu yang saya saksikan atau rasakan. Tidak sekali pun. Nadiem selalu menjadi, sejauh yang saya tahu, persis seperti apa yang ia katakan hari itu: seseorang yang bekerja untuk masa para penerus bangsa yang belum bisa bersuara. Setahun tujuh bulan kemudian, kita ada di sini. Kesalahan Nadiem mungkin adalah bahwa kenaifannya disalahpahami sebagai kurangnya rasa hormat terhadap memori institusional (kebiasaan sebuah lembaga dalam pola komunikasi, kerja, dan koordinasi yang telah mengakar puluhan tahun). Kenaifan ini tidak unik. Ia niscaya akan menjangkiti siapapun dari luar yang diminta atau ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan pemerintah telah dan akan berdampak pada beberapa hal yang cukup struktural: 1.⁠ ⁠Proses penegakan hukum dan translasi ketidakpastian menjadi risiko. Bayangkan Anda hendak berinvestasi ke sebuah negara di mana hukumnya tidak jelas — di mana pendiri unicorn pertama Indonesia harus menghadapi 18 tahun atas dasar konstruksi hukum yang sulit dipertahankan oleh banyak ahli hukum. Pertanyaannya bukan lagi "Apakah Nadiem salah atau tidak?" Tapi: "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?" Ketika hukum tidak memberikan kepastian, negara kehilangan kemampuannya untuk mengukur dan mengomunikasikan risiko kepada dunia luar. Ketidakpastian hukum adalah risiko yang tidak bisa dipricing — dan modal global tidak bersedia tinggal di tempat yang tidak bisa menjawab pertanyaan paling dasar: seberapa besar risikonya, dan siapa yang terlindungi ketika jawabannya tidak jelas? ⁠2. Pengedepanan inovasi teknologi. Pelajaran yang paling mudah diserap dari sidang ini adalah: main aman. Jangan punya keyakinan. Jangan berinovasi. Pilih yang paling aman secara administratif, bukan yang terbaik. Ketika pilihan teknologi bisa dijadikan dakwaan, ketika gagasan baru bisa menjadi jebakan, tidak ada ruang lagi bagi ide untuk tumbuh, inovasi untuk dipeluk, atau perubahan untuk disambut. Yang tersisa hanyalah birokrasi yang memilih selamat atas segalanya. Bahwa konformis adalah postur yang paling aman di dalam sistem. 3.⁠ ⁠Masa depan talenta bangsa. Yang paling fatal: kasus ini menjadi jera bagi mereka yang seharusnya melanjutkan bangsa ini. Bahwa seseorang yang berpendidikan, yang berniat baik, yang berani mencoba membangun dari nol akan dimuntahkan mentah-mentah oleh negara yang berusaha ia tolong. Platform ini dibangun untuk mendiskusikan ide, bukan peristiwa. Namun episode yang kita saksikan tidak lepas dari sesuatu yang katalitik, untuk kepentingan nation building ke depan. Dan kualitas itu, keinginan untuk memperbaiki sistem yang mungkin belum berkenan, mendongkrak edukasi bangsa, adalah salah satu yang paling langka di sebuah birokrasi. Menjadi tragedi tersendiri ketika upaya mengintelektualisasi bangsanya, menjadi batu rajam untuk dirinya sendiri. No one is perfect. May the great force be on the right side of history.
Gita Wirjawan tweet media
Indonesia
143
484
1.3K
450.4K
gara-gara treasure retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
4K
15.5K
51.2K
3.5M
gara-gara treasure
gara-gara treasure@lelelezgedid·
@puma_thecat @LambeSahamjja Yep, harusnya kalo salah satu mentri punya program bagus, mentri lain saling support juga ya, gmn supaya bisa jalan visi misi mencerdaskan anak bangsa. Kapan bisa punya pemerintahan yg kebijakannya kredibel huhu, 280jt wni masa yg jd penguasa orang lama mulu 😭
Indonesia
0
0
2
212
erza
erza@puma_thecat·
@lelelezgedid @LambeSahamjja Betul! Justru dengan program nadiem, hal2 tsb jdi dipaksa untuk maju lebih cepat, untuk keep up, yg mana, dulu2nya pasti bukan prioriti.
Indonesia
1
0
9
654
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
319
11.2K
24.2K
969.6K
gara-gara treasure retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal. ======== Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya. Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
M. Ridha Intifadha tweet mediaM. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
353
21.1K
40K
577.5K
gara-gara treasure retweetledi
Masdos
Masdos@milkpapii·
Menarik melihat langkah SMAN 1 Pontianak. Secara komunikasi publik, mereka sedang melakukan 'Moral High Ground'. Mereka menolak narasi 'ulang lomba' yang justru berisiko merusak mental siswa dan sportivitas. Mereka tidak menyerang MPR, tapi mengunci argumen pada transparansi poin. Sebuah contoh manajemen krisis yang sangat dewasa di level sekolah menengah. Pendidikan bukan cuma soal menang, tapi soal kejujuran sistem
kumparan@kumparan

SMA Negeri 1 Pontianak menegaskan pihaknya menolak untuk ikut ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diusulkan oleh MPR. Pernyataan sikap tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui unggahan di akun Instagram @smansaptk.informasi pada Kamis, 14 Mei 2026. "SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," tulis keterangan di unggahan tersebut. Pihak SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan menyatakan dukungan penuh kepada tim SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional nantinya. Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud untuk menyerang pihak mana pun. "Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak, serta menegaskan penghormatan terhadap hasil yang telah ditetapkan. Dukungan penuh juga kami berikan kepada perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional," ungkap mereka. Sejak awal, SMAN 1 Pontianak menegaskan pihaknya tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan menuntut kejelasan terkait hasil poin-poin yang dipersoalkan kepada pihak penyelenggara. Langkah yang dilakukan tidak juga bermaksud untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu. 📸: Dok. Youtube MPRGOID. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E018 #bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
143
4.7K
21.1K
890.5K