Mael

6.2K posts

Mael banner
Mael

Mael

@lemineralsachet

(V)alar Mugular

Katılım Temmuz 2021
184 Takip Edilen272 Takipçiler
Manchild24
Manchild24@DaniManchild24·
@Ma5B0y waktu di thailand ketemu pangeran dari UAE di sauna. his hole so loose i can put 4 finger in. just imagine it…
Indonesia
10
3
89
24.3K
Mael
Mael@lemineralsachet·
@tanyarlfes astaga NPD nya level dewa g bisa dikasih tau
Indonesia
0
0
0
5
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 dia ini kerjanya cuma nerima laporan doang apa gimana si?? kayak abis makan kecubang mulu ucapannya. curiga dia cuma diem aja kerjaanya trs nerima laporan dari bawahannya yg isinya omon omon ga nyata 😭
Indonesia
345
567
3.2K
126.4K
Mael
Mael@lemineralsachet·
guys klian gada yg stay di Medan kah? mau nanya"
Indonesia
0
0
0
46
Mael
Mael@lemineralsachet·
@sosmedkeras makanya klo utang dibayar, jgn lama" udah 5-6thn baru lu bayar
Indonesia
0
0
1
75
Mael
Mael@lemineralsachet·
@Zulfanleon apa gak takut nanti tetiba dibantuin suster ngesot?
Indonesia
0
0
0
778
Veldora
Veldora@thestormdragonn·
Mau ga? Biar ku bawain
Veldora tweet media
Indonesia
21
0
35
2.1K
Veldora
Veldora@thestormdragonn·
Saran anime yg bagus musim ini?
Indonesia
10
0
8
916
Mael
Mael@lemineralsachet·
@height178cm masih jauh dri kedua stasiun, tp yg deketan st Magetan
Indonesia
0
0
0
17
Mael
Mael@lemineralsachet·
@BangBib4 @JungB__ klo kisalnya diolah dulu jdi asinan timun biar stocknya bisa expired lama?
Indonesia
0
0
0
7
bib new edition
bib new edition@BangBib4·
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon ) Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut Saya kasih tahu sebab dan alasannya Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000, Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang) Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan. Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah. Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal. Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi Panen manual (biaya tenaga kerja). Pengemasan yang layak. Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota). Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya. Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi. Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli. Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan. Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton. Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga. Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total. Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel. Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah. Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula

Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke panti² asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. 🥹

Indonesia
450
5.2K
19.9K
1.3M
Mael
Mael@lemineralsachet·
@masprikk hi pacar orang
Indonesia
0
0
0
14
Bangprik
Bangprik@masprikk·
Hi! (yg jwb kucium)
Bangprik tweet mediaBangprik tweet media
Indonesia
23
0
173
4.6K
Mael
Mael@lemineralsachet·
astaga besok udah balik tmpt rantau 😷😭😭
Indonesia
0
0
1
187
Mael
Mael@lemineralsachet·
@akugabisaco aku mendukungmu pid, coba bugil!
Indonesia
0
0
0
22
A p!!d
A p!!d@akugabisaco·
kok akun gua sepi bgt ya, kudu bugil kah baru rame🥲
Indonesia
21
1
53
4.8K
Mael
Mael@lemineralsachet·
@alelable bohong. pdhl sering nolak klo diajak ngopi
Indonesia
1
0
0
34
ALe🫧
ALe🫧@alelable·
Gaperlu friendship application, lu ajak gue ngopi jg kita dah temenan.
Indonesia
4
1
9
916
Mael
Mael@lemineralsachet·
@alelable pentilnya njiplak
Indonesia
1
0
0
58
ALe🫧
ALe🫧@alelable·
I'm Bi, Bicepual.
ALe🫧 tweet media
Indonesia
9
2
159
3.3K
Mael
Mael@lemineralsachet·
@MasZhou tetenya gemes
Indonesia
0
0
0
16
zhou
zhou@MasZhou·
Abs mandi🤪
zhou tweet media
Latviešu
7
0
102
2.4K