Malaysia u19
3 Negara yang boleh bermain bola sepak dalam satu group dan kumpulan paling maut di kelayakan kali ini. Apa apapun terima kasih dan ini adalah satu kebanggaan dengan corak gameplay macam ini.
Malaysia memerlukan finisher yang bagus. Terima Kasih u19.
@Otvini149393@0614cahyojp@fvckshituu@ohdaishyy mau sebanyak apapun bobotoh mau sebanyak apapun uang yang dikumpulin tapi kalo management persib tetep tutup mata sama apa yang terjadi di gbla kemaren mah ya gini ujung nya bakal meledak, ges jempe mun teu apal nanaon mah
bayangin ade lu atau sodara lu, atau lu sendiri deh niat mau nonton bola seneng2 malah kena pelecehan seksual di stadion nya, kan anjing.
yg komen komen “ cuma masalah sepele doang ” maneh goblog!
@persisofficial Arep main model pieee tengahmu ra enek kreasine blass, bulet seko pinggir lob samping. Meh sampek kaapn koe main koyo ngene terus?? Terus"no wess
Rakyat kecil terkadang selalu jujur atas hak dari rezekinya, tidak nebeng atas azas manfaat seperti halnya anak mulyono yang sering bolak balik naik private jet tapi diakuinya cuma 1 kali
Speed: 200 rb, Ibu : 5 rb, kebanyakan!
@ekhzaan@thewithme1@gdky_7@luqmannyamiin Kau tau tak berapa banyak orang di indo jikalau persentase jadi segitu. Malaydesh penduduk lebih sikit. Kau ngaku iq lebih tinggi ternyata kau bodoh. Cuma banyak cakap
Sial la rugi Malaysia terlepas opportunity nak promote malaysian tourism
Shit sia feeling dia. Indonesia betul betul tunjuk semua culture best kat sana
@JymErlangga@panditfootball Wkwkwkwkwk udah kena pikiranmu ngab cuma di suguhi yg bagus dan instan. Dan selamanya negri ini akan jadi penonton. Bukan menjadi pelaku di bidang tersebut.
@panditfootball Roadmap PSSI ga di sosialisasikan juga sudah jelas. Programnya Jelas, membangun TIMNAS yang kuat dg mencari pemain keturunan di Eropa. Target 2030 lolos piala dunia. Pemain lokal biar sadar diri, emang mau kalah 10-0 lagi lawan Bahrain?
@Mrs_hartono@OnefootballM Iyalah kok.. mana mampu Malaysia ke piala Asia. X seperti Indonesia semua player ya keren2. Level eropah semua nya. Badannya kok besar3 tegap, Penjaga gawangnya besar gawang, kulitnya pun putih2 xde yg sawo matang..pastinya King Asia.
@everyoneislier@panditfootball Ya fokusnya emang itu, bang. Soal kecurangan wasit, ada prosedur yang mengaturnya, meski tidak akan mengubah hasil apa2. Tapi gk nonjok juga
Lapangan macem kandang babi, liat Ragnar enak kontrol bola di Saudi, sekarang kelabakan di GBK karena pantulannya ga enak, jadi peluang sia-sia. Sampe kapan ini pengelola GBK kaga dipecat, perhatiin betapa kaga ratanya nih lapangan
@moriedragneel@Leo_Bagya@4boiq Wkwkwkwk di umpan bingung mau di apain bola, padahal anjingg bgt kirain di buang asal ternyata di operrr fakkk pengalaman tidak bisa di tipu
@666bosku@Gresta8@theflankerID Bangg itu belakang australi udah sejajar, posisi ga bisa umpan trobosan. Bisanya umpan biasa malah jadi delay. Mau ga mau coba sendiri. Tapi liat harry soutar Australi emg gila yg satu itu badan besar tapi bisa lari sama pinter posisi nutup shoot.
Pemain yang dimiliki Timnas sekarang bisa membuat pertahanan jadi begitu solid, susah dibobol. Kredit kepada STY untuk ini.
Namun, STY juga layak dikritik soal tumpulnya serangan Timnas. Iya eksekusi pemain suka kurang, tapi kelihatan juga kurangnya variasi. Terlalu sporadis.
@theflankerID Masalah taktik dan pemulihan pemain harusnya disesuaikan sama lawan, ini sejak Arhan masuk malah lebih hidup.
Harus ada pemain cepat macam Saddil, Dendy Sulistiawan atau Malik Risaldi.