Cruxian 🦌
7.2K posts

Cruxian 🦌
@lightart06
AVPD Survivor | I like to play Genshin Impact and support Kpop Idols | Stay Engene


"AI can cost more than human workers now," per Axios

KARINA’S REACTION WHEN FAKER ASKED HER TO PLAY GAMES WITH HIM THIS IS KILLING ME

NANGIS BGT YA ALLAH LIAT JAMBRET DEPAN MATA 😭😭😭 pleaseeeee tmen2 yg sekiranya kudu pesen ojol cari tempat yg aman krn sengeri itu daerah GI/bundaran HI 😭😭😭 mana korbannya WNA ga ngerti harus lapor kemana😭












This guy used AI to put himself in Game of Thrones and fix everything





nod krai stacked mdf keychain samples featuring flins, jahoda, and aino 🌙 moon pendant is smaller than i had expected but i think i like it better this way!

Dear Traveler, the Version "Luna VII" Special Program will begin in 2 hours! #GenshinImpact #GenshinSpecialProgram We have also prepared a raffle for you! Click on the image below for more information. Event Duration: 05/08/2026 – 05/13/2026 23:59 (UTC+8) Results: 05/18/2026 Airs on 05/08/2026 at 8:00 AM (UTC-4) ↓↓↓



setelah liat sendiri (mual) keyword “cder”, gue jadi paham kenapa hal kayak gini jadi hal yg serius dan bahkan dilaknat. awalnya gue pikir crossdressing tu cuma konten internet aja. ternyata makin dinormalisasi dan didukung, makin pada berani masuk ke ruang publik yaaa, bahkan di ruang perempuan dan ruang ibadah. padahal, batas antara laki-laki dan perempuan itu jelas. banyak ayat dan hadist yg mengingatkan tentang menjaga fitrah dan larangan menyerupai lawan jenis, ternyata hikmahnya bukan cuma soal diri sendiri, tapi juga biar kita gak dzolim ke orang lain. ketika hal itu dilanggar dan dinormalisasi, dampaknya ke ruang sosial juga, kata siapa ah gak ngerugiin orang gelo ceuk aing mah, huntu murudul. agenda kelompok rempong yang bikin batas ruang perempuan jadi kabur, rasa aman orang lain jadi terganggu, nilai ibadah jadinya ikut keseret. yang bikin makin parah, bukan cuma dibela, tapi difasilitasi. konten sensualnya dibeli, penampilan crossdressing religiusnya didukung dengan dibelikan pakaian syar’i, bahkan dibawa ke lingkungan ibadah dengan narasi “ngedate”, tarawih bareng di masjid. kalo gini mah udah jauh dari urusan pribadi ye, IT DOES AFFECT US AS WOMEN. and then some of you wrap it in a “freedom” narrative without thinking about the impact, kenapa sih orang-orang ini gk pernah mikirin dampaknya astaga jangan sampe lah kita ikut mendukung sesuatu yang jelas melampaui batas, disgusting















