cala ☽̶☾

2.4K posts

cala ☽̶☾ banner
cala ☽̶☾

cala ☽̶☾

@lill_acc

akun sambat, skip aja

Katılım Eylül 2022
50 Takip Edilen29 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
2026 new year resolution: -lose 20kg -lose 20kg -lose 20kg -lose 20kg
English
0
0
0
461
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Ngumpulin mood beberes butuh brp jam ya😩
Indonesia
0
0
1
7
Zaka✨
Zaka✨@zakariamlk·
klo jodoh bisa milih, lu mau berjodoh sama siapa?
Indonesia
2.3K
398
6.9K
479K
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Dulu takut bgt, skrg gada energi udah mati rasa
Indonesia
0
0
0
29
andi
andi@andihiyat·
Karna omongan adalah doa. Lu lagi pengen apa sekarang?
Indonesia
8.9K
1.8K
21.6K
1.4M
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Dikasih fakta seterang itu malah playing victimm?? Udah ga mempan kak
Indonesia
0
0
0
27
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Cape bgt si yuyur apa sebut aja
Indonesia
0
0
0
27
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Fakkk mimpi gw astagaaaa istiparrrr
Indonesia
0
0
0
26
cala ☽̶☾ retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12.1K
712.1K
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Bolak balik bongkar koper males pake ransel ujung2nya ranselam kabeh
Indonesia
0
0
0
5
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Semoga keluar buktinya ajasih
Indonesia
0
0
0
6
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
@eresteuuve Punya gw beli 9jt-an rusak ga sampe setahun batrenya udh gamau ngecharge lagi wkwkwwk kapok mending beli yg pake kabel deh 300ribuan udah ok bgt
Indonesia
0
0
0
2.1K
eres
eres@eresteuuve·
Kirain karna mahalll, brand T ini bagus & awet, ternyata banyak yg ngeluhin & banyak penyakitnya yaa Padahal aku kepincut banget sebelumnya 😖 untung sempet liat threadnya 😭😭 Pas liat2 komen malah pada nyaranin vacuumnya brand S
eres tweet media
Indonesia
7
12
178
106K
cala ☽̶☾ retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA. Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?" Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx
Mas Pur tweet mediaMas Pur tweet media
Indonesia
288
7.1K
25.7K
1.3M
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Perut gw nurut bgt sama chia seed + yoghurt + susu soalnya langsung mules2 30 menit kemudian🤣
Indonesia
0
0
0
26
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Kayanya gw seneng hari ini soalnya besok wfh deh WKWKWKW
Indonesia
0
0
0
20
gara
gara@anggarasamvdr·
emang iya ya?
gara tweet media
Indonesia
429
1.5K
13.9K
280.1K
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Cape bangetttt weh demi muka ga tembem lg biar bisa pake pashmina😔😔
cala ☽̶☾ tweet media
Indonesia
0
0
0
53
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
Apasiiii kosonggg bgttt kyknya harus lepas hp & cari hobi
Indonesia
0
0
0
31
cala ☽̶☾
cala ☽̶☾@lill_acc·
2 hari berturut turut diajak ngobrol strangers wkwkwkwwk punten bukannya jutek tp terlalu byk org jahat jadi suudzon terus
Indonesia
0
0
0
27