Laurent.
763 posts




Sedih sekali melihat video ini. Tapi di saat yang sama, optimis melihat begitu banyak tanggapan yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap nasib orangutan dan hutan kita. Kepedulian ini jangan berhenti di rasa sedih dan geram, tapi bisa kita teruskan menjadi aksi bersama. Kebetulan sekali beberapa hari lalu kami “mengadopsi” empat orangutan melalui Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation. Ada Baimah, orangutan betina yang dulu dipelihara sebagai satwa peliharaan hingga obesitas dan sulit bernapas, kini perlahan sehat kembali. Juga Jeni, yang datang dalam kondisi malnutrisi dan kini mulai lincah memanjat. Lalu ada Taymur, korban perdagangan satwa ilegal lintas negara yang akhirnya bisa pulang. Serta Kopral, yang sayangnya tidak bisa lagi dilepasliarkan karena telah kehilangan kedua lengan setelah tersengat listrik, tapi ia tetap belajar memanjat dan membuat sarang dengan kaki dan mulutnya. Adopsi di sini tentu hanya simbolik. Sebenarnya ini adalah program donasi untuk membantu biaya perawatan mereka. Sebagai gantinya, kita mendapat sertifikat personal, menerima laporan perkembangan tiap kuartal, sambil ikut sedikit meringankan tugas para penjaga yang merawat mereka setiap hari. Bisa juga kita berdonasi atas nama orang lain sebagai hadiah untuk mereka. Ini cara kecil yang bisa kita lakukan untuk membela satwa yang tak punya suara. Bagi teman-teman yang punya sedikit keluangan rezeki, bisa ikut mengadopsi orangutan lain yang masih menunggu bantuan. Bisa lewat BOS Foundation (orangutan.or.id) atau yayasan konservasi kredibel lainnya. Bahkan tidak harus orangutan juga. Masih ada gajah, harimau, penyu, dan satwa-satwa lain yang membutuhkan dukungan agar tidak hilang dari bumi Indonesia. Di saat yang sama, tentu kita perlu terus mengingatkan mereka yang memegang kuasa dan kewenangan, mulai dari pembuat kebijakan di berbagai tingkat, penegak hukum, sampai pelaku usaha, bahwa menjaga hutan dan satwa liar adalah juga amanah konstitusi dan nurani. Suara yang konsisten dari kita akan bisa membantu memastikan keputusan-keputusan besar selalu berpihak pada kelestarian lingkungan hidup. Mari jadikan kepedulian dan kegeraman kita setelah melihat video tadi sebagai komitmen yang lebih panjang untuk menjaga hutan, memulihkan habitat, dan melindungi keragaman hayati Indonesia. Sesungguhnya menjaga hutan dan satwa adalah bagian dari menjaga martabat kita sebagai bangsa.

-rl guys help me.. aku ingin adopt orang utan untuk hadiah mensive sama pacarku nanti. Menurut kalian lebih baik nama di sertifikatnya pakai nama beliau atau nama kami berdua digabung ya? 🤔











