ㅆノ丂ム🐙

5.6K posts

ㅆノ丂ム🐙 banner
ㅆノ丂ム🐙

ㅆノ丂ム🐙

@lmsskim

Katılım Temmuz 2020
448 Takip Edilen422 Takipçiler
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
aira
aira@iranovittt·
Ya Allah berikanlah kabar gembira pada apa yang sedang dinanti nanti. Karena hanya engkau sebaik baik pemberi kabar baik. (Q.S 2:105)
Indonesia
277
12.2K
30.9K
325K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
athurr aja
athurr aja@teahyucg·
kayaknya kita semua harus nerapin ini deh
athurr aja tweet media
Indonesia
501
19.3K
64.8K
938.8K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
brammasta
brammasta@Hiiibramm·
brammasta tweet media
ZXX
62
10.1K
33.9K
380.6K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.3K
854.6K
zzus
zzus@markizusss·
“kmu tuh ga cocok punya pacar, cocoknya punya duit” lo bakal jawab apaan
Indonesia
3.2K
4K
36.1K
665.2K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
𝓓
𝓓@dellunera·
“tolong doain aku ya” is my biggest cry for help 🥀
English
136
17.7K
48.4K
561.1K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
poka🌻
poka🌻@poccariee·
"kamu cewe tegas, ga cocok sama cowo bingung." SEPAKAT.
Indonesia
276
16.5K
52.8K
693K
ㅆノ丂ム🐙
ㅆノ丂ム🐙@lmsskim·
ya Allah pengen WHF, terus keliling dunia, pengen naik gunung, main ke alam yang cantik. itu dulu deh ya Allah, yang lain nya nyusul🤲🏻
Indonesia
0
0
0
9
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
siapa yang udah ditahap ini doanya?
gara tweet media
Indonesia
108
1.6K
6.3K
63.7K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Ya Allah pertemukan aku dengan pekerjaan yang : - Sabtu, minggu, dan public holiday liburrr - Ada BPJS Ketenagakerjaan - Lingkungan suportif - Gaji up to UMR 🥹 💚
Indonesia
535
13.9K
55.9K
549.2K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
tarii🪷
tarii🪷@kuetarrtar·
meletakkan seluruh hatimu pada takdir Allah, bahkan saat kamu tidak mengerti rencana-Nya. you cry, you pray, you wait. but deep down, you believe "apa yang Allah simpan, selalu lebih baik dari apa yang kamu minta."
Indonesia
18
2.2K
5.5K
71.4K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
Tom
Tom@tomijasman06·
Q.S An-Nur : 26 "Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Sibuklah dengan memperbaiki diri, ingat janji Allah"
Indonesia
17
9.2K
26.2K
319.3K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
•
@Al__Quraan·
Allah gives you before you ask, and gives you while you are asking, and gives you without you asking.
English
11
174
1K
14.8K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
Boss Lady 😎
Boss Lady 😎@Ammeeiyrah·
Rabbana Atina Fid Dunya Hasanatan wa fil akhirati hasanatan wa qina azaban naar.
Indonesia
4
64
258
2.8K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
Lentera Jingga
Lentera Jingga@Lentera_2904·
Tiba-tiba di bulan ini rezekimu datang bertubi-tubi dari segala arah.. Tiba - Tiba kamu di Undang Ke Baitullah bersama orang tersayang.. Uang nya dari mana? Allah Maha Kaya Cukup Yakin aja dan Niat yang Tulus, Serahkan semua nya sama Allah... Aamiin yaa Allah 🤲
Indonesia
32
372
1.8K
17.1K
ㅆノ丂ム🐙 retweetledi
andi
andi@andihiyat·
Cita-cita gua kalo udah kaya adalah uninstall whatsapp
Indonesia
122
3.1K
12.2K
202.1K