Linda

25.7K posts

Linda banner
Linda

Linda

@lorysbleu

Perempuan dengan bekas luka

+6221 Katılım Haziran 2009
169 Takip Edilen61 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Linda
Linda@lorysbleu·
No soul is burdened with more than it can bear for with hardship comes ease. I trust You.
English
0
0
2
0
Linda
Linda@lorysbleu·
@archestypes Kaaak, astaga ke mana aja?? Sedih banget kemarin mau reading, hilang 😭
Indonesia
0
0
0
15
Linda
Linda@lorysbleu·
Yah, one of my fave tarot reader menghilang. Ke mana ya 🥹
English
0
0
0
26
Linda retweetledi
Linda retweetledi
Bad News From Indonesia
Bad News From Indonesia@bnfi_id·
Gelap total di satu pulau. Pocong-pocongan di pulau lain. Pola ini terlalu rapi untuk disebut kebetulan.
Indonesia
297
21.5K
71.5K
940.6K
Linda retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif. Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah. Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi. Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS. Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional. Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri. Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨
Dravenwe tweet mediaDravenwe tweet media
Indonesia
293
7.8K
20.2K
1.1M
Linda retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal. ======== Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya. Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
M. Ridha Intifadha tweet mediaM. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
352
21K
39.8K
595.5K
Linda retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Kok kita tuh santai banget sih 1. Negara dengan mata uang terendah ke 5 di dunia 2. Bekasi jadi kota paling beracun ke 2 di dunia 3. Rupiah di angka Rp. 17.377 4. Total 33.626 pelajar keracunan MBG and the list still go on, we're not angry enough 🙂
Indonesia
536
24.7K
71.4K
893.6K
Linda retweetledi
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Bahaya Tabung gas CNG 3kg, Jika Meledak bukan hanya dapur yang hancur tapi rumah bahkan bangunan sekitar bisa hancur, dan serpihannya terbang seperti peluru. Kanda @bahlillahadalia harus hati-hari sekali ini dengan idenya. Di seluruh dunia tak ada yang menggunakan tabung untuk memanfaatkan CNG (Metana) untuk keperluan rumah tangga. Bukan karena mereka tidak mampu membuat tabung yang aman, tapi risiko besar yang akan muncul jika CNG dimampatkan ke tabung karena butuh tekanan SANGAT BESAR sampai 200 bar. Bandingkan dengan LPG yang hanya 5 bar. Tekanan 200 bar itu sama seperti tekanan terhadap benda yang berada dalam kedalaman laut 2.000 meter alias 2 km (1 bar ekuivalen dgn kedalaman 10 meter). Bayangkan, Kapal Selam TNI AL saja maksimal hanya mampu menahan tekanan sampai kedalaman 500 m (mungkin kurang), lebih dari itu bakal remuk dan pecah karena strukturnya ndak mampu menahan beban. Sekarang ada tabung gas CNG, yang di dalamnya ada tekanan 200 bar, diurus ibu rumah tangga di Indonesia, yang pasti tidak tahu bahwa ada bom siap meledak jika salah penanganan. Ingat, saat awal tabung 3kg LPG dibuat, berapa banyak kasus ledakan tabung, padahal cuma 5 bar. -------------------------- Kenapa bahaya CNG disimpan di dalam tabung untuk didistribusikan? Ini karena sifat dari wujud benda dengan massa jenisnya. - Benda padat, seperti besi, dengan berat 1kg, akan memiliki volume paling segenggaman tangan. - Benda cair, seperti air, dengan berat 1kg, akan memiliki volume paling sebotol mineral 1 liter. - Nah gas seperti CNG, dengan berat 1 kg, akan memiliki volume besar sekali, lebih kurang 1,4m2 atau 1.400 liter. Bayangkan besarnya ruang (volume) yang dibutuhkan gas CNG dengan berat 3kg, yaitu lebih kurang 4,2m2 di tekanan ruang (normal). Karena itu lah CNG perlu dimampatkan volumenya. Cilakanya, CNG tidak berubah bentuk saat dimampatkan, tetap dalam bentuk gas. Sehingga butuh besar sekali tekanan agar ukuran ruang yg diperlukan menjadi kecil untuk menyimpan CNG dengan berat 3kg. Besarnya tekanan yang dibutuhkan dari sisi teknis sekitar 200 bar agar bisa dimasukan dalam tabung yg kecil (lebih besar sedikit dari tabung gas LPG 3g). Untuk menahan tekanan yang besar sampai 200 bar tsb, butuh bahan tabung dari baja yang tebal, utuh, tanpa sambungan, tanpa las-lasan. Konsekuensinya tabung akan besar sekali, bisa 3-4x berat tabung LPG saat ini. Berbeda dengan LPG (yang merupakan produk sampingan pengolahan minyak), hanya butuh tekanan sekitar 5-10 bar. Dan ajaibnya gas LPG berubah wujud menjadi cair saat diberikan tekanan 5-10 bar. Itu lah yang menyebabnya tabungnya menjadi kecil sekali, dan ringan. --------------- Dari sisi ekonomi, Pemerintah harus membelanjakan anggaran yang cukup besar sekali untuk mengganti tabung LPG 3kg, yang digantikan tabung CNG 3kg. Harga produksi tabung CNG sudah pasti jauh lebih mahal, bisa sampai 20x harga produksi tabung LPG. Berbagai sumber menyebut bisa sampai Rp1,5juta-Rp3juta per tabung. Tabung semahal itu, dengan isi gas murah, selain membebani uang negara, juga ada risiko hilang dicuri karena mahalnya. Saat ini saja, data kehilangan tabung gas LPG 3kg saja buanyakkkk pol. Modal Rp15-Rp19ribu, dengan berat tabung 3kg LPG yang 5kg, jika dijual kiloan masih cuan Rp15ribu-Rp20ribu per tabung. Bayangkan bakal tingginya minat menyikat tabung CNG yang beratnya bisa sampai 20kg. 😅 Apa tidak amsiong itu pemerintah mengawasi dan mengganti jika tabung CNG hilang? ----------------- Jadi risiko keamanan, risiko anggaran, dan risiko dikilo itu lah yang menyebabkan tidak ada negara di dunia yang mendistribusikan CNG dalam bentuk tabung ke rumah-rumah. Yang layak secara ekonomi adalah lewat jaringan pipa gas. ------------------- Saran saya, pemerintah tidak perlu mengkonversi LPG ke CNG dalam tabung 3kg demi mengurangi subsidi yang menekan fiskal. Justru kebijakan ini akan jauh lebih membebani fiskal, bukan menghemat fiskal. Namun, harus diakui, negara kita yang kaya produksi CNG adalah salah jika tidak memanfaatkannya, malah mengimpor LPG. Impor ini selain akan cipatakan ketergantungan, juga akan membuat bengkak beban keuangan negara, terutama untuk LPG subsidi 3kg. Untuk itu, solusi yang masuk akal, hemat saya, baik dari sisi keamanan dan ekonomi adalah menggunakan hybrid; 1. Untuk daerah-daerah yang saat ini potensial pemanfaatan CNG karena penghasil gas alam, solusi pipanisasi gas yang perlu dilakukan masif. Misal seperti di Sidoarjo, dan Gresik di Jawa Timur. Yang dapat diperluas ke Kota sekitar seperti Surabaya, Mojokerto, Lumajang. Jika seluruh Rumah tangga (juga industri, restor, dll) di di daerah ini menggunakan jariangan pipa gas, ini akan dapat mengurangi kebutuhan LPG secara signifikan. Ya tetu butuh investasi pipanisasi gas. Yang memang mahal, tapi jauh lebih aman dan ekonomis dibanding distribusi dgn tabung gas CNG. 2. Untuk daerah lain yang masih sulit diakses, karena jauh dari sumber gas alam, dan belum punya stasiun storage, baiknya tetap saja gunakan LPG 3kg. Sambil ke depan pelan-pelan bangun stasiun gas dan pipanisasi gas CNG. Ini lebih masuk akal daripada konversi LPG 3kg ke CNG 3kg. 🙏 Salam FK
Ferry Koto tweet media
Indonesia
216
1.2K
2.4K
147.4K
Linda retweetledi
びーも
びーも@beeeemooooo·
Negara kolaps ya begini. Nggak ada kerusuhan besar, nggak ada kehancuran sistemik yg tiba tiba. Jalan pelan pelan bolong. Resource di tarik melewati ambang batas aman. Kecelakaan makin sering. Welfare system pelan pelan di cabut untuk bbrp orang. Semua kelihatan understaffed, angka kejahatan naik pelan pelan tapi stabil. Semuanya akan jadi lebih buruk pelan pelan disaat mereka yg di atas itu scr desperate nambel lobang lobang yg ada dari korupsi yg mereka buat. Controlled demolition
Indonesia
43
3.6K
8.1K
162.7K
Linda retweetledi
Lembaga KERIS
Lembaga KERIS@LembagaKERIS·
BLANKET OVERFLIGHT ACCESS AMERIKA SERIKAT MELALUI INDONESIA: IMPLIKASI TERHADAP POLITIK LUAR NEGERI BEBAS AKTIF, RISIKO ENTRAPMENT, DAN KEDAULATAN SUBSTANTIF INDONESIA Kolonel Arm Oke Kistiyanto "Apabila blanket overflight access benar-benar diberlakukan dalam format luas dan elastis, maka dampaknya tidak berhenti pada ranah teknis penerbangan, tetapi menjangkau kredibilitas bebas aktif, persepsi keamanan kawasan, stabilitas politik domestik, dan kualitas kedaulatan substantif Indonesia."
Lembaga KERIS tweet media
Indonesia
18
312
921
167.2K
Linda retweetledi
Lalu Suryade
Lalu Suryade@suryadelalu·
Spanyol, Perancis, Italia saja tak mau ngasih ruang udaranya ke US padahal sama2 NATO. Indonesia yg punya posisi tawar sgt strategis untuk Selat Malaka, juga banyak potensi lainnya, begitu saja menyerahkan kedaulatan udaranya?
Indonesia
285
11K
25.8K
327.4K
Linda retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
Di hukum internasional, ruang udara itu beda banget sama laut. Di laut, kita kenal istilah Innocent Passage (Hak Lintas Damai) berdasar UNCLOS. Artinya, kapal militer asing boleh lewat laut teritorial kita asal nggak macem-macem. TAPI, di udara, tidak ada yang namanya Hak Lintas Damai! Menurut Konvensi Chicago, ruang udara di atas daratan dan perairan negara adalah kedaulatan mutlak dan eksklusif. Pesawat sipil asing saja harus punya izin melintas, apalagi pesawat militer. Soooo mengizinkan sistem blanket overflight untuk armada tempur asing sama dengan mendelegasikan sebagian kedaulatan mutlak negara ke tangan negara lain. Ini adalah privilese yang biasanya hanya diberikan kepada negara sekutu terikat pakta pertahanan (seperti NATO), bukan kepada negara berstatus Non-Blok. Kalau Indonesia sampai ngasih ini ke AS, secara teknis kita telah me-redefinisi ulang arti kata kedaulatan dalam konstitusi kita sendiri.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada dokumen rahasia Amerika yang bocor dan isinya bikin gue geleng-geleng. Amerika sedang mengupayakan akses penerbangan militer permanen melewati wilayah udara Indonesia. Dan Prabowo disebut sudah menyetujuinya. Kronologinya: Februari 2026 Prabowo ke Washington untuk hadir di Board of Peace. Dalam pertemuan bilateral dengan Trump menurut dokumen rahasia AS yang bocor ini Prabowo menyetujui proposal pemberian akses overflight blanket untuk pesawat militer Amerika melewati ruang udara Indonesia. 26 Februari Departemen Pertahanan AS mengirimkan dokumen resmi berjudul "Operationalizing U.S. Overflight" ke Kementerian Pertahanan Indonesia. 13 April hari ini Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan ke Washington untuk menandatangani perjanjian ini dengan Menhan AS Pete Hegseth. Isi perjanjiannya: Bukan sistem izin kasus per kasus. Tapi sistem notifikasi sekali diaktifkan, pesawat militer Amerika bisa langsung melintas hanya dengan pemberitahuan. Tidak perlu izin setiap kali. Ada hotline langsung antara US Pacific Air Forces dan pusat operasi udara Indonesia. Intinya: Amerika bisa gerakkan pesawat militernya melewati Indonesia kapanpun dibutuhkan untuk operasi darurat, respons krisis, atau latihan militer bersama. Kenapa ini masalah besar: Indonesia selama ini dikenal sebagai negara non-blok. Bebas aktif. Tidak berpihak pada kekuatan militer manapun. Perjanjian seperti ini kalau benar secara de facto menempatkan Indonesia dalam orbit militer Amerika. Bukan sebagai sekutu resmi. Tapi dengan konsekuensi yang hampir sama. Ruang udara Indonesia itu strategis luar biasa. Terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Jalur laut dan udara paling penting di kawasan. Kalau Amerika punya akses permanen di sana mereka bisa proyeksikan kekuatan militer ke seluruh Indo-Pasifik dengan jauh lebih mudah. Dan China tahu itu. Dan China pasti tidak akan diam. Yang paling ironis: Prabowo selama ini dikenal sebagai sosok yang paling keras soal kedaulatan. Yang paling sering bicara soal tidak mau didikte asing. Yang menulis buku tentang betapa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Kalau dokumen ini benar maka perjanjian ini adalah kontradiksi paling telanjang dari semua narasi itu. Bukan hanya membuka pintu untuk asing. Tapi membuka pintu lebar-lebar. Dengan sistem yang sekali diaktifkan Amerika bisa masuk kapanpun tanpa izin tambahan. Sampai berita ini ditulis tidak ada konfirmasi resmi dari Washington maupun Jakarta. The Sunday Guardian sudah menghubungi semua pihak terkait tapi belum dapat respons. Kalau ini benar Indonesia baru saja membuat keputusan geopolitik terbesar dalam beberapa dekade. Tanpa debat publik. Tanpa persetujuan DPR. Tanpa transparansi apapun. Dan yang menandatanganinya adalah orang yang selama ini paling keras berteriak soal kedaulatan. Antek antek asing

Indonesia
257
7.5K
15.8K
525.1K
Linda retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
gw kasih satu fun fact wkwk Pernahkah kalian merhatiin kenapa banyak perempuan mengetik di layar smartphone (khususnya android) dengan dua tangan, sementara laki-laki banyak yang bisa menggunakan satu tangan dengan nyaman? Karena ukuran smartphone standar di pasaran dikalibrasi untuk rata-rata bentang tangan laki-laki dewasa. Dampaknya apa? Gak hanya sulit dioperasikan dengan satu tangan oleh mayoritas perempuan, ponsel ini juga banyak yang tidak muat di saku celana perempuan (yang dari sananya juga sudah didesain lebih kecil atau bahkan palsu). Oia satu lagi Siri, Alexa, Cortana, hingga Google Assistant sadarkah kamu bahwa secara historis, hampir semua voice assistant diluncurkan dengan suara default perempuan? Menurut laporan PBB dan sosiolog, hal ini terjadi karena para engineer (yang mayoritas laki-laki) secara tidak sadar memasukkan bias kultural ke dalam kode mereka. Mereka mengasosiasikan peran asisten yang patuh, sabar, melayani, dan siap membantu tanpa mengeluh dengan stereotip perempuan. Sebaliknya, suara laki-laki dalam AI kebanyakan digunakan untuk aplikasi yang bersifat instruksional, dominan, atau ahli (seperti navigasi militer atau sistem perbankan awal).
Asura 🔥 tweet media
neohistoria Indonesia@neohistoria_id

Kesetaraan Gender belum tercapai kalau perempuan masih antre di toilet! {sebuah utas singkat}

Indonesia
132
2.8K
20.5K
875.5K
Linda retweetledi
Rifka Annisa Women's Crisis Center
Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja, sampai kita tahu cerita aslinya. Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam. Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
Rifka Annisa Women's Crisis Center tweet media
Indonesia
107
26.3K
47.2K
578.1K
Linda retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Kontrasepsi di Indonesia masih terlalu sering dibebankan ke perempuan! Pil, suntik, IUD, implant, semuanya dibebankan ke perempuan. Efek samping hormonal (gangguan mood, libido drop, kenaikan berat badan, risiko kanker payudara jangka panjang, bahkan infertilitas sementara setelah berhenti) sering dianggap “biasa aja, kan biar nggak hamil”. Kalau emang mau fair, cowok juga harus mendapatkan beban kontrasepsi yang adil misalnya kondom konsisten (bukan cuma “kadang-kadang”), atau vasektomi.
Indonesia
110
5.4K
12.4K
344.4K
Linda retweetledi
sen✮
sen✮@jenostalker·
kalian yang korup kalian juga yang serakah menghancurkan nilai mata uang, lalu dengan angkuh menyebut kami generasi manja yang tidak tahu cara menabung.
Indonesia
77
7.9K
20K
211K
Linda retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang. Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965. Bukan sejak 1998. B ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965. Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah. Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel. Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran. Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz. Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita? Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip. Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri. Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi. Itu saja. Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas. Ibu ibu tidak bisa masak. Logistik lumpuh. Bukan skenario jauh. Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat. Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel. Mereka sudah siap dari jauh jauh hari. Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas. Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang. Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah. Surplus 2 juta barel per hari. Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional. Tapi tidak dilakukan. Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%. Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu. Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka. Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
682
21.1K
53.2K
1.7M
Linda retweetledi
anggun
anggun@livngn·
“Ngurusin anak aja sekarang dibilang unpaid labor? Lebay! Itu tuh pahala!” Lupa apa gatau bahwa kerjaan domestik (yg mostly dikerjakan perempuan) itu TIDAK diikutsertakan dalam itungan GDP, padahal kontribusi kerjaan domestik itu dalam pertumbuhan ekonomi itu besar? Sambat 👇
UN Women@UN_Women

Women and girls do 16 BILLION hours of unpaid care every day. This imbalance is structural, not natural. #ForAllWomenAndGirls, let’s stop calling care ‘women’s work.’ Let’s support it, share it, and pay for it. 🔗 Learn more: unwo.men/Jcgm50Xjnwa #DayOfCare

Indonesia
21
1.6K
4.6K
105.4K
Linda retweetledi
🌟
🌟@enigmaticdaisy·
kok bisa ya commuting 2 jam di jakarta tuh kayak sebuah hal yang ternormalisasikan... sistem pemerintahan bajingan macam apa yang bikin kita terpaksa menormalisasi perjalanan DUA JAM buat pulang/pergi kantor? bangke bgt ya pemerintah ini
Indonesia
284
7.9K
23.4K
694.1K