LSF Discourse

2.7K posts

LSF Discourse banner
LSF Discourse

LSF Discourse

@lsfdiscourse

Media Komunitas || Ruang Belajar Filsafat

Kota Malang, Jawa Timur Katılım Haziran 2020
69 Takip Edilen9.1K Takipçiler
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Doomscrolling merusak mental kita. Tapi filsuf Stoa seperti Marcus Aurelius tahu jalan keluar: kebahagiaan terletak bukan pada berita buruk, tapi pada bagaimana kita meresponsnya. Artikel oleh Daniel P. Putra. lsfdiscourse.org/masihkah-ada-s…
Indonesia
0
1
4
93
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Kita sering merasa bebas saat menggulir layar ponsel atau menjalani rutinitas sehari-hari. Namun, benarkah demikian? Artikel oleh Abdullah Syafiudin. lsfdiscourse.org/sejarah-tubuh-…
Indonesia
0
1
4
181
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Mengapa koruptor justru banyak berasal dari kalangan terdidik? Jawabannya tersembunyi dalam sistem pendidikan kita yang telah lama kehilangan arahnya. Sebuah telaah kritis dari Socrates hingga Marx. Artikel oleh Ramdani Husein Renngur. lsfdiscourse.org/pintar-tapi-me…
Indonesia
0
1
6
223
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Pertanian komunal bukanlah sisa-sisa masa lalu yang usang, melainkan sebuah masa depan yang ditunda secara paksa. Artikel oleh Yandi Syaputra Hasibuan. lsfdiscourse.org/mengapa-petani…
Indonesia
0
1
5
157
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Tulisan ini menelusuri bagaimana dekontekstualisasi di media sosial dan rendahnya literasi konteks telah mengubah ruang publik menjadi medan kriminalisasi rasa. Artikel oleh andi Syaputra Hasibuan. lsfdiscourse.org/rezim-ketersin…
Indonesia
0
2
6
235
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Menghadapi keraguan tidak selalu berarti menolak untuk mencari tahu. Hadirilah diskusi dan bedah buku "Meragu Untuk Beriman: Refleksi Filsafat Ketuhanan Agustinus" yang diselenggarakan oleh LSF Discourse dan Rumah Budaya Ratna. Terbuka untuk umum.
LSF Discourse tweet media
Indonesia
0
0
1
174
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Mengapa seseorang yang baru mempelajari sedikit hal sering kali merasa tahu segalanya? Sebaliknya, mengapa para ahli justru cenderung lebih rendah hati? Artikel oleh Bagas Triyo Cahyono. lsfdiscourse.org/semakin-aku-ta…
Indonesia
0
2
7
214
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Buku New Cosmology karya Yosef Fandri menawarkan jalan keluar: Transisi menuju Era Ecozoic. Sebuah undangan untuk melihat dunia bukan sebagai koleksi objek, melainkan persekutuan subjek. Artikel oleh Ignatius Randut. lsfdiscourse.org/melampaui-kosm…
Indonesia
1
1
1
203
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Mengapa kita tidak boleh melulu mereduksi masalah duniawi (seperti bencana banjir) sekadar sebagai takdir Tuhan tanpa mengkaji kebijakan lingkungannya? Artikel oleh Muhammad Rifki Ramdhani. lsfdiscourse.org/epistemologi-s…
Indonesia
0
0
4
175
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Kita tidak pernah benar-benar "tepat waktu" pada kemungkinan-kemungkinan kita sendiri. Kita selalu datang terlambat. Maka cinta yang terlambat bukan anomali, ia hanya membuat struktur itu terasa, untuk pertama kalinya. Artikel oleh Muhammad Ilham Izzi. lsfdiscourse.org/cinta-di-luar-…
Indonesia
0
3
6
238
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Ada jarak yang selalu terbentang antara persepsi dan kenyataan. Pertanyaannya bukan apakah realitas itu ada, melainkan: sejauh mana pikiran manusia mampu mendekatinya? Artikel oleh Ahmad Zainul Khofi. lsfdiscourse.org/memikirkan-yan…
Indonesia
0
2
4
263
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Turkiye mengajarkan bahwa angka baru dapat menjadi instrumen modernisasi ekonomi yang sah dan efektif jika prosesnya menyeluruh, transparan, dan partisipatif. Artikel oleh Raden Ambara Arya Wibisana. lsfdiscourse.org/menimbang-kemb…
Indonesia
0
0
0
233
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
"Assetto Corsa memperlihatkan bagaimana modding dan komunitas dapat menciptakan dunia simulakra dan hiperrealitas ala Baudrillard." Artikel oleh Farhan M. Adyatma. lsfdiscourse.org/simulakra-dan-…
Indonesia
0
1
1
186
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
Stirner, dengan seluruh keanehannya, bukan sekadar pemikir marginal abad ke-19. Namun sebagai suara yang perlu didengar ulang dalam percakapan tentang subjek, agensi, dan keberadaan pasca-manusia. Artikel oleh MH. D. Hermanto. lsfdiscourse.org/max-stirner-se…
Indonesia
0
0
5
402
LSF Discourse
LSF Discourse@lsfdiscourse·
The Giant Gila Monster adalah studi kasus yang penting dalam persimpangan antara sinema berbiaya rendah dan etika representasi. Artikel oleh Miftahudin. lsfdiscourse.org/dari-gurun-yan…
Indonesia
0
0
1
204