Sabitlenmiş Tweet
Tuhan Kecil
33.6K posts

Tuhan Kecil retweetledi

@TheEconomist not could but already undo all political progress, nepotism everywhere, most of the high officials were his close friends, allies and also his men during “1998 chaos” era
English
Tuhan Kecil retweetledi
Tuhan Kecil retweetledi

Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.

Indonesia

@MasMasBiassaa duh. malah jangan
belakangan ini nomor sim aja jadi sama dgn nik. mwereka bikin apo tanpa cyber sec yg matang buat apa? yaa buat farming data diri dan jual ke bm, paman
Indonesia

No hate, tapi belajar dari E-KTP yang dikit² harus fotokopi saya sendiri sejujurnya masih agak skeptis dengan E-BPKB ini apalagi cyber security di kita itu sungguh sangat awikwok sekali
Lagian ya, kok sekarang keknya nih badan badan lagi horny banget dah sama yang namanya digitalisasi, mulai dari KTP pake aplikasi sendiri, kesehatan aplikasi sendiri, pajek aplikasi sendiri, pertanahan aplikasi sendiri alias dikit dikit aplikasi
Pertanyaannya, bisa ga sih semua jadi satu dijadiin aplikasi nasional?
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

The Avengers (2012) has a deleted scene where Steve Rogers sits alone at a cafe, completely lost in modern times
A waitress tries to talk to him. He doesn't react
Stan Lee leans over from the next table and says "Ask for her number, ya moron"
Marvel cut it
No Context Tobey Maguire@OocTobeyM
Marvel movies are famous for their post-credits scenes. But their deleted scenes are just as insane…
English
Tuhan Kecil retweetledi

Bokap ngajarin semua anaknya nyetir mobil sejak kelas 4 SD. Karena mobil yang dipakai adalah manual, maka yang dia ajarkan pertama kali ke kami adalah posisi gigi mobil. Kami diharuskan menghafal setiap gigi lalu kami diminta memindahkan gigi tanpa melihat.
Setelah lolos bagian ini, dia mengajarkan bagaimana menyalakan mobil. Bagian ini cukup mudah kok. Mobil manual cukup di posisi netral udah bisa langsung dinyalakan.
Apakah setelah itu kami diajarkan untuk mengendarai mobil? Tentu tidak. Bokap meminta kami untuk selalu memeriksa 3 hal:
1. Air radiator,
2. Oli mesin, dan
3. Cairan rem.
Harus. Kalau kami menghidupkan mobil sebelum memeriksa ketiga hal di atas, kami disuruh mengulang prosesnya. Dia tidak menerima jika kami lupa. He was a mechanic.
Setelah bisa bagian ini, baru dia mengajarkan kami bagaimana memindahkan gigi saat kendaraan sudah menyala. Karena belum ahli mengangkat kaki dari kopling, seringnya mobil sedikit "melompat" karena kami melepaskan kopling terlalu cepat. Kami ya sering diomelin karena ini. Wkwkwkwkw.
Sesudah khatam memindahkan gigi, beliau mengajarkan kami bagaimana memarkirkan kendaraan. Karena dia punya bengkel, jadi punya lahan yang cukup luas untuk bisa latihan di pekarangan rumah dan bengkel. Kami diminta untuk parkir di titik yang sudah dia tentukan. Posisi mobil harus lurus. Kalau miring, harus ngulang lagi. Sampai benar-benar lurus.
Gw berterima kasih banget sama bokap karena mengajarkan kami nyetir ini. Urusan nyetir, dia emang "pedantic." Parkir mundur pun diajarkan sama dia. Lagi, badan mobil harus lurus, ga boleh mencong-mencong.
Setahun kami habiskan dengan latihan di pekarangan kami. Beneran. Tidak pernah keluar pekarangan.
Next levelnya bagaimana? Nyetir di lapangan kosong. Di sana kami dikasih kuasa penuh atas mobil. Dia emang sengaja milih di lapangan yang jalannya tidak rata. Kata dia biar kami tahu bahwa jalanan lebih banyak tidak mulusnya jadi nyetirnya harus lebih hati-hati. Again, ajaran dia ini gw bawa sampai sekarang.
Gw itu baru boleh nyetir di jalan raya yang sepi itu setelah gw menginjak kelas 6 SD. Bokap di kursi kiri. Dia selalu bilang "Pakai matamu. Mata sopir itu ga boleh diam. Ga boleh cuma lihat lurus. Selalu lihat spion kiri, kanan, dan tengah." Pas udah nyetir di jalanan ginilah omelan bokap semakin sering terdengar. Wkwkwkwkw. Tapi kalau dia ga ngomel, gw tidak bisa menjadi sopir yang baik.
Masuk SMP, gw udah lancar nyetir. Tapi sama bokap ya tetap aja ga boleh sering nyetir di jalanan. Kalau cuma nyetir di pekarangan rumah sih ya dibolehin.
Karena gw anaknya badung, gw tuh pengen banget nyetir sendiri di jalanan kota kecil kelahiran gw itu. Wkwkwkw. Pernah waktu kelas 3 SMP, gw tinggal sendirian di rumah. Bokap nyokap pergi arisan sama saudara-saudara gw. Muncullah ide gila. Gw ambil kunci mobil, lalu gw nyetir. Beneran nyetir.
Start dari rumah jam 9 malam, lalu ke jalanan yang cukup besar, lalu masuk ke jalan utama. Gw merasa jago banget tuh. Gw cuma muter-muter 15 menit karena gw tau bokao nyokap pasti pulang jam 10.
Setelah puas nyetir, gw pulang dan memarkirkan mobil ke tempat semula. Gw pun tidur dan act like nothing happened.
Besok paginya gw diinterogasi bokap. Dia nanya siapa yang mindahin mobil. Gw diam. Gw mau bilang ga tau, ya orang yang ada di rumah cuma gw. Udah ga bisa ngelaklah. Gw ngaku jujur ke dia. Dia ngomelin gw karena:
1. Gw markirin mobilnya miring
2. Gw tidak memeriksa bensin karena ternyata itu udah tiris banget.
Bokap tidak marah. Cuma sejak saat itu, kunci mobil tidak lagi terlihat di tempat biasanya dia meletakkan kunci. Wkwlwlwkw.
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

yep, salah satu alasan dajjal fitnah terbesar yg pernah ada di bumi,ya ini.
jadi 3 thn berturut turut sebelum dajjal keluar tuh, manusia dan seluruh bumi bakal kesulitan. bumi bakal mengalami paceklik parah dan panjang. emang diuji Allah dgn kekeringan.
1 tahun pertama, hujan bakal berkurang 1/3 dari biasanya
1 tahun berikutnya (tahun kedua), hujan bakal berkurang 2/3 dari biasanya
1 tahun berikutnya (tahun ketiga), hujan bakal ga turun sama sekali setahun penuh.
kebayang ga betapa tersiksanya bumi? sungai danau mata air semuanya kering. tanaman juga hampir gaada yg tumbuh. hewan hewan jg pada mati kelaperan & kehausan.
nah di tahun berikutnya lah dajjal turun, dgn kemampuan dia yg paling didambakan semua makhluk bumi saat itu yaitu ✨menurunkan hujan✨(tentunya atas izin Allah)💔
SIAPA YG GA TERLENA GA SIH??? da rill fitnah terdahsyat. dan saat itu jg dia ngaku sebagai Tuhan dan ngajak manusia buat nyembah dia.
kayanya kalopun ada yg gamau beriman sama dajjal, minimal pasti kena bully ga sih “gila lo ngatain dia kafir, dia sebaik itu??!?!?! dia nurunin hujan!!! lo emang bisa apa ngatain dia kafir???”
🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲

Adam@mentionaink
@lilaccountz Harus digaris bawahi juga pada saat itu masa panceklik panjang, orang2 pada kelaparan. Tau kan bakal gimana kalo orang kelaparan dikasih harapan (palsu)? Contohnya ga usah jauh2, di sini aja masih ada kok yg mau nerima sogokan pake sembako, apalagi di masa itu. Makanya serem :(
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi
Tuhan Kecil retweetledi
Tuhan Kecil retweetledi

@txtdarionlshop Apa gini rencananya.
1. Mereka up konten serasa gak di layani.
2. (Berharapnya) Pihak BYD panik, lalu hubungi mereka untuk takedown.
3. Nah mereka mau takedown, tapi dengan syarat mereka mau mengendorse.
4. Kesepakatan terjalin lalu di upload lah rekaman yg sudah mereka buat
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

@txtdarionlshop bayangin, dateng ke toko nyeleweng ke RESTRICTED area, diarahkan baik2 ama sekuriti, disambut dan dikasi welcome drink baik2 sama sales staff, ditemenin dan dikasi izin bikin konten langsung di tempat... DAN MALAH KONTEN DRAMA YG DIUPLOAD DI AKUN TIK*TOK MEREKA
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

@myshawti btw di video TT ada yg spill akunnya.. mertuanya anggota TNI dan bininya keliatan orang berduit, mangkanya orang jadi tambah yakin kalo orang ini Intel
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

dulu rame nih wkwkw
ini penjelasan netizen kenapa diduga intel
• 0:02 dia kayak mau hormat tapi cancel. yu know lah hormat ala ala sesama anggota yang hormat tapi ga hormat. ga teges. dan ga full roam. cuma formalitas aja ketika ketemu senior
• rambutnya cepak
• dia mangkal. tukang kerupuk mah biasanya langsung anter ke warung/langganan dan langsung habis, bukan dijual eceran apalagi mangkal gini
• gerobaknya masih mulus catnya juga
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

Update penyanyi tahun 2000an yg lenyap dari muka publik:
Duffy, ingat lagu Mercy, tahun 2010 dia diculik, dicekokin obat, kemudian dibawa ke luar negeri, di sana dia diperkos dan disiksa.
Daniel Beddingfield, tahun 2004 kecelakaan fatal hampir mati, setelah itu pensiun panjang.
Darius, sudah meninggal.

Indonesia

@rizqirizqi @zharki2018 sampe dapet user telegram nya a ga bang?
Indonesia
Tuhan Kecil retweetledi

@RaminNasibov That’s actually elite branding
Product function + historical reference + wordplay all in one
English
Tuhan Kecil retweetledi

@bangzul__24 Jualan agama ditengah masyarakat bodoh adalah bisnis yang menggiurkan
Indonesia












