MiMa

195 posts

MiMa banner
MiMa

MiMa

@madyabooks

Akun baru madyabooks. Toko buku kecil di Kalasan, Sleman. WA 081215278501

Sleman, Yogyakarta Katılım Kasım 2024
39 Takip Edilen28 Takipçiler
MiMa
MiMa@madyabooks·
Memakai dokumen2 resmi yg baru dideklasifikasi, ditambah dgn riset arsip & wawancara bersama para penyintas & saksi mata, Bevins menelusuri bgmn semua ini terjadi & apa warisannya bagi konstelasi politik & ekonomi dunia yg kita hidupi sekarang. Order: linktr.ee/madyabooks
MiMa tweet mediaMiMa tweet media
Indonesia
0
0
0
67
MiMa
MiMa@madyabooks·
@andre_gnc @suryajayamartin Maaf, setahu saya yg di gambar itu bajakan. Cover Principia Logica warnanya pink dan sampai saat ini belum pernah rilis cover lain. Kalau ga salah yang jual buku itu pembajak yang niat banget bajaknya sampe-sampe covernya diganti.
MiMa tweet media
Indonesia
2
0
3
2.5K
Andre Goranico Samosir
Andre Goranico Samosir@andre_gnc·
Buku itu mahal. Kalau setiap orang merasa harus punya buku pribadi. Buku asli (bukan bajakan) Principia Logica karya Martin Suryajaya @suryajayamartin yang harganya Rp300 ribu lebih ini, dibeli oleh Komunitas Difiliasi Surabaya dengan cara urundana/urunan. Dibaca bergan-
Andre Goranico Samosir tweet media
Indonesia
12
29
245
53.7K
MiMa retweetledi
Safar Nurhan
Safar Nurhan@msafarnurhan·
Kisah dari Kebun Terakhir: Hubungan Kapitalis di Wilayah Adat karya Tania Murray Li, diterbitkan oleh @marjinkiri. Teman2 yang di Sulawesi Tengah sebaiknya baca buku ini untuk mengetahui bagaimana kerja-kerja kapitalis masuk ke masyarakat adat. Mungkin hal-hal itu sudah dinormalisasikan, tapi punya dampak berbahaya untuk jangka panjang.
Indonesia
2
16
66
2.3K
MiMa
MiMa@madyabooks·
Stok terakhir novel 1970: Sebuah Novel. Novel ini dengan sangat apik menggambarkan teror yang bisa diberikan oleh kediktatoran militer. Harga Rp69.000 Pemesanan: wa.me/6281215278501
MiMa tweet mediaMiMa tweet media
Indonesia
0
0
0
53
MiMa retweetledi
Oni Suryaman
Oni Suryaman@OniSuryaman·
Lagi-lagi soal Kapitil Saya nulis ini sebenarnya sambil agak emosi (akan saya jelaskan). Kok bisa2nya entri kata seperti "kapitil" masuk KBBI. Di lain pihak, ini sebenarnya tidak mengejutkan karena dalam beberapa tahun terakhir ini KBBI mulai sembarangan memasukkan kata ke dalam KBBI, mungkin karena mengejar target. Semuanya ini dimulai karena nafsu mengejar jumlah kosa kata supaya "bisa disejajarkan" dengan bahasa-bahasa besar di dunia. LIhat: badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/berita-detail/… Tahun 2024 mereka ditarget untuk menambah 80.000 lema, mengejar target 200.000 lema. Saya kira target ini bisa jadi dijadikan semacam KPI bagi Badan Bahasa yang mengampu KBBI. Jadilah segala macam kata hantu belau dimasukkan ke dalam KBBI, termasuk yang terakhir ini: kapitil. Bagaimana sesungguhnya sebuah kata bisa masuk KBBI? Mengacu pada sebuah artikel yang ditulis oleh Badan Bahasa sendiri (badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/artikel-detail…), syaratnya ada lima. Mari kita lihat satu per satu. 1. Unik. Belum memiliki makna dalam bahasa Indonesia. Oke, boleh, dengan syarat jangan ngarang, dan jangan maksa. Kita sudah punya lema kapital untuk huruf besar, dan nonkapital untuk huruf kecil, ada juga onderkas, mungkin mirip seperti lowercase, sebuah kata lama peninggalan dari Belanda. Jadi, apakah kita butuh kapitil? Tidak. 2. Eufonik. Enak didengar. Ini keluhan yang paling banyak saya dengar saat orang berkomentar tentang kapitil. Apaan tuh? Kok bunyinya seperti ... (you know what I mean). Jadi syarat ini udah jelas-jelas dilanggar. 3. Seturut kaidah bahasa Indonesia dalam pembentukan kata. Saya pikir syarat ini kurang relevan 4. Tidak berkonotasi negatif. Lah, justru ini yang paling parah. Soalnya mirip dengan .... (you know what I mean) 5. Kerap dipakai. Memang, untuk membela diri, Badan Bahasa memasukkan entri kapitil sebagai ragam cakap, alias nonformal. Pertanyaan saya, dalam percakapan di mana muncul kata kapitil ini? Perasaan gak pernah dengar dan lihat. Ternyata jawabannya ada di sebuah artikel di detik: detik.com/edu/detikpedia… Kata ini berasal dari joke internal di Badan Bahasa. What?Joke internal boleh dimasukin kamus? Kalau begitu kenapa lema anjir, jancuk, dan cabe-cabean yang bahkan pemakaiannya jauh lebih luas tidak dimasukkan? Karena belum diusulkan masyarakat? Jawaban macam apa itu. Ini hanya menunjukkan satu hal. Badan Bahasa memegang cek kosong untuk memasukkan kata ke dalam KBBI secara semena-mena. Mereka bahkan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Bayangkan, joke internal kantor, yang tidak dikenal masyarakat luas bisa masuk kamus. Saya menyebutnya dengan istilah otoritarianisme bahasa, atau fasisme bahasa (grammar nazi, everyone). Sebagai penutup, saya mau cerita sedikit. Saya dulu pernah bersurat kepada redaktur KBBI perkara lema "batalion". Menurut saya, seharusnya yang masuk kamus itu adalah "batalyon", seperti yang umum dipakai oleh TNI. Kok KBBI tidak mengikuti pemakaian umum melainkan ngarang sendiri. Surat saya dijawab sederhana: bentuk bakunya adalah "batalion", tanpa membuka ruang diskusi. Kalau bukan fasis, apalagi namanya. (Update terakhir, kata "batalyon" dimasukkan sebagai varian dari "batalion") Bahasa adalah milik bangsa, milik pemakainya, bukan milik Badan Bahasa. Dengan memasukkan entri secara serampangan, Badan Bahasa sesungguh sudah merusak bahasa Indonesia. Ingat, "Bahasa Mencerminkan Bangsa." Mungkin rusaknya bangsa kita memang tercermin dari rusaknya bahasa Indonesia.
Indonesia
117
2.1K
5K
442.8K
MiMa
MiMa@madyabooks·
Dua buku terbaru @marjinkiri, Kodrat Alam dan Memori-memori Kekerasan tersedia dan bisa didapat melalui DM atau shopee: madyabook Cek di sini linktr.ee/madyabooks
MiMa tweet mediaMiMa tweet mediaMiMa tweet media
Indonesia
0
0
0
85
MiMa
MiMa@madyabooks·
Dari dalam kubur juga bisa dipesan via shopee, tapi ada tambahan biaya admin id.shp.ee/X3r5xtC
Indonesia
0
0
0
62
MiMa
MiMa@madyabooks·
Dari dalam Kubur masih tersedia. Segera dipesan sebelum kehabisan. Harga Rp149.000. Bisa dipesan melalui WA bit.ly/minmadya
MiMa tweet media
Indonesia
1
0
0
75
MiMa
MiMa@madyabooks·
@iprimaa Borges dari sisi prospek penjualan kurang menjanjikan, terus kabarnya tuntutan agennya besar. Pernah denger dari ordal Kakatua kalau mereka pernah coba akuisisi karya Borges, tapi tawaran mereka langsung ditolak karena cuma sanggup cetak 1000-2000 eks.
Indonesia
1
0
0
276
MiMa
MiMa@madyabooks·
Salah satu buku babon tentang sejarah pergerakan Indonesia, Dunia Hantu Digul karya Takashi Shiraishi masih tersedia. Bisa didapat di sini id.shp.ee/VKVi2a4
MiMa tweet media
Indonesia
0
0
0
106
MiMa
MiMa@madyabooks·
Pengiriman mulai 18-20 November 2025
Indonesia
0
0
0
29
MiMa
MiMa@madyabooks·
Prapesan Dari Dalam Kubur karya @SoeTjenMarching Harga normal Rp149.000, tapi dapat bonus Majalah Sublim Imajinasi Perempuan. Terbatas untuk 5 pemesan saja. Pesan melalui WA bit.ly/minmadya
MiMa tweet media
Indonesia
1
0
0
35
MiMa
MiMa@madyabooks·
Bila Anda setuju dengan apa yang telah diungkapkan dalam buku ini, kami lebih bahagia justru ketika kami mendengar Anda melakukan, mempraktikan di lingkungan terkecil Anda. id.shp.ee/qVQJcEM
Indonesia
0
0
0
19
MiMa
MiMa@madyabooks·
Sekolah memang bisa mencetak seseorang menjadi pejabat, tetapi juga penjahat. Masihkah pantas sekolah mengakui diri sendiri sebagai pemeran tunggal yang mencerdaskan dan memanusiakan seseorang? id.shp.ee/r7kYTez
Indonesia
1
0
0
24
MiMa
MiMa@madyabooks·
Sekolah Apa ini dan Sekolah itu Cendu sudah tersedia dengan sampul baru. Bisa dipesan melalui WA atau shopee Cek di sini linktr.ee/madyabooks
MiMa tweet media
Indonesia
1
0
0
57
MiMa
MiMa@madyabooks·
@basebuku Intermezzo, Sally Rooney
English
0
0
0
73
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
📚 ada gak sih buku/bacaan tentang kakak-beradik yg nyesekkkkkk bgt gitu,,, kyk saling iri, saling benci, suka berantem, tp aslinya mereka saling sayang(???),,, aaaa pokoknya lg pengen baca siblingship gitu tp yg nyesekkkk 😭😭😭
Indonesia
34
5
67
11.6K
MiMa
MiMa@madyabooks·
Dengan akal dan tekadnya yang kuat, Isah berusaha merebut takdirnya sendiri dengan kabur dan menjadi nyai seorang perwira Belanda. Namun realitas dunia kolonial ternyata juga tak seperti yang diangankan oleh impian naif masa mudanya.
Indonesia
0
0
0
20
MiMa
MiMa@madyabooks·
Lebih Putih Dariku | Dido Michielsen Penerjemah: Martha Dwi Susilowati Penerbit: @marjinkiri vi + 288 hlm, 14 x 20,3 cm Harga Rp89.000 Pemesanan bisa melalui WA bit.ly/minmadya atau 🍊 id.shp.ee/BBrsjdT
MiMa tweet media
Indonesia
1
0
0
75
MiMa retweetledi
Quds News Network
Quds News Network@QudsNen·
Breaking | Press Release issued by the Government Media Office: The Israeli occupation commits 80 violations since the ceasefire decision in Gaza, resulting in the killing of 97 Palestinians and 230 wounded, including 21 violations today, Sunday. We affirm that the Israeli occupation has committed, since the announcement of the end of the war on the Gaza Strip, a series of grave and repeated violations, reaching up to this Sunday (80 documented breaches), in blatant and flagrant violation of the ceasefire decision and the principles of international humanitarian law. These violations included crimes of direct gunfire at civilians, deliberate bombardment and targeting, the execution of “fire belts,” and the arrest of a number of civilian citizens, practices that reflect the occupation’s ongoing aggressive approach, its clear desire for field escalation, and its persistent thirst for bloodshed and killing. We point out that these assaults were carried out by the occupation using military vehicles and tanks stationed on the outskirts of residential neighborhoods, as well as electronic cranes equipped with remote sensing and targeting systems. Additionally, combat aircraft and drone quadcopters continue to fly daily over populated areas, conducting direct shooting and targeting operations against civilians. These violations have been documented across all governorates of the Gaza Strip without exception, confirming that the occupation has not adhered to the ceasefire and continues its policy of killing and terrorizing the Palestinian people. As a result of these violations, since the issuance of the ceasefire decision, (97 martyrs) have been killed and (over 230 citizens) injured with varying degrees of wounds, due to the ongoing violations of the Israeli occupation. We hold the occupation fully responsible for these violations and aggressions, and we call upon the United Nations and the guarantor parties to urgently intervene to compel the occupation to cease its continuous aggression and to protect the defenseless civilian population in the Gaza Strip. We further stress that the continued international silence over these violations encourages the occupation to persist in its crimes against civilians.
Quds News Network tweet media
English
15
166
237
10.5K