Sabitlenmiş Tweet
𝔰𝔱𝔥
8.7K posts

𝔰𝔱𝔥 retweetledi

menurutku orang-orang yang ngga punya circle pertemanan khusus, sering kemana mana sendiri, tapi tetep hangat dan nyambung di berbagai lingkungan. biasanya adalah orang yang hidupnya sudah secure.
mereka ngga bergantung pada satu circle buat merasa cukup. bisa makan sendiri, nonton sendiri, jalan sendiri tanpa merasa rendah diri. tapi tetap ramah, tetap terbuka, dan tetap bisa bergaul dengan siapa saja tanpa kehilangan diri sendiri.
Indonesia

Dan yang makan kebanyakan bukan orang Bandung.
dalaa 🐰@kittenclaay
sarapan bubur viral di Bandung habis 137.000 rb aja 📍Toko Bubur Dibawah Pohon Rindang
Indonesia

gak hal buruk aja sih, semua di hubungan bener bener GAUSAH diceritain ke org lain sedeket apapun u ama org itu. privacy😉
michie@cocachele
ga semua hal buruk di relationship harus diceritain ke temen atau org terdeket apalagi kalo MASIH MAU BARENG soalnya lo bisa terima dan maafin pasangan lo, tp org terdekat belum tentu bisa terima lo disakitin (ga berlaku buat case abuse atau kelakuan binatang)
Indonesia
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
𝔰𝔱𝔥 retweetledi

Tentang Kanker.
Saya butuh imajinasi teman-teman,
Bayangkan seekor semut, sendirian dan lagi jalan di ruangan yang sangat luas.
Ia hidup, tapi tidak memiliki kesadaran, kemauan, dan kemampuan yang cukup untuk melakukan apapun.
Lalu sekarang bayangkan triliunan ekor semut hidup bersama. Tiba-tiba mereka bisa membangun sarang besar, berbagi tugas mengumpulkan makanan, melindungi Ratu, bahkan berperang dengan koloni lain.
Mereka tidak berbicara seperti kita, tapi mereka tetap berkomunikasi dengan caranya sendiri.
Kita sering melihat video video semut bermigrasi dimana ada semut-semut yang hanya berdiam diri sepanjang jalan menjaga jalur migrasi semut lain. Luar biasa.
Nah begitu juga sel.
Teman-teman, masih ingat pelajaran biologi tentang bagian sel? Ada ribosom, mitokondria, retikulum endoplasma, membran sel, dan inti sel. Masing-masing bagian itu, bila berdiri sendiri, tidak hidup.
Tapi ketika semuanya menyatu menjadi satu sel, lahirlah kehidupan.
Satu sel manusia seperti satu semut tadi.
Ia hidup, tapi belum punya kesadaran utuh, belum punya tujuan, dan belum punya keinginan.
Lalu ketika triliunan sel berkumpul, mulailah terjadi pembagian tugas. Sel-sel tersebut terspesialisasi.
Ada yang membentuk organ mata. Ada yang membentuk tangan. Ada yang membentuk kaki. Ada yang membentuk usus. Ada yang membentuk jantung. Ada yang membentuk otak.
Lalu seluruhnya dibungkus oleh organ terluas dan terberat pada tubuh manusia, yaitu kulit, batas yang memisahkan diri kita dari dunia luar.
Semua sel itu tidak berbahasa, tapi mereka terus berkomunikasi dengan caranya, saling mengenali, saling mengatur.
Jadi sebenarnya kita ini adalah
Negara Kesatuan Sel.
Jumlah penduduknya puluhan triliun.
Seperti sebuah negara, penduduk tubuh kita juga terus berganti. Ada yang lahir, ada yang mati, ada yang diganti.
Negaranya tetap sama, tapi penghuninya terus diperbarui. NKRI 1945 dan NKRI 2025 99% isinya berbeda.
Tubuh kita juga begitu.
Di dalam setiap sel, ada semacam kontrak biologis, tertulis dalam DNA, bahwa usianya hanya sampai batas tertentu.
Sel darah merah, misalnya, rata-rata hidup sekitar 120 hari. Setelah itu diganti.
Sel-sel organ lain juga punya umurnya masing-masing.
Bahkan selama teman-teman membaca tulisan ini, jutaan sel dalam tubuh sudah mati dan diganti.
Tubuh kita terus membongkar, memperbaiki, lalu membangun ulang dirinya sendiri.
Lalu pertanyaannya, dari mana bahan baku untuk membentuk sel-sel baru itu?
Ya dari apapun yang kita masukkan ke dalam mulut setiap hari. Dari makanan. Dari minuman. Dari Asap. Dari semua zat yang kita konsumsi.
Karena itu, kalimat ini terasa sangat masuk akal,
We are what we eat.
Tubuh kita di masa depan sedang dibangun dari apa yang kita makan hari ini.
Kulit kita. Pembuluh darah kita. Otak kita. Hormon kita. Daya tahan tubuh kita.
Semua dipengaruhi oleh bahan baku yang masuk ke dalam tubuh.
Dua orang yang sama-sama berusia 40 tahun bisa terlihat sangat berbeda usia.
Itulah mengapa pola makan berpengaruh pada penuaan, penurunan fungsi tubuh, penyakit degeneratif, juga risiko kanker.
Kanker muncul ketika ada sel yang rusak, lalu melanggar kontrak biologis.
Sel seperti ini kita kenal sebagai sel kanker.
Ia menolak berhenti. Ia menolak mati saat waktunya tiba. Ia terus memperbanyak diri, terus hidup, terus mengambil ruang yang bukan miliknya.
Kalau sel rebel itu di organ ginjal namanya kanker ginjal, Kalau sel rebel itu di organ hati namanya kanker hati, Kalau sel rebel itu di organ paru namanya kanker paru.
Tubuh sebenarnya punya pasukan penjaga. Salah satunya adalah natural killer cell, bagian dari sistem imun yang bertugas mengenali lalu membunuh sel-sel abnormal itu.
Kalau sistem pertahanan tubuh sigap, banyak sel rusak bisa dihentikan sebelum sempat berkembang.
Masalahnya, ada banyak hal yang bisa merusak sel dan mengacaukan kontrak biologis tadi.
Sebagian sudah jelas kita kenal sebagai karsinogen.
Indonesia

the biggest fear kalo pny pasangan baik tuh takut ditinggal pergi dluan…i can feel it… takut bgt ditinggal fikri💔
aya@theclues_
Huggg untuk Sheila dara😭🥀🥀🤍
Indonesia
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
𝔰𝔱𝔥 retweetledi


@mamaazola Nez cek turnitin bisa sekarang ⭐️ Fast Respon WA di bio ya kaak ‼️Proses satset kak < 10 menit 💖
⌗Pricelist :
💟 1x cek turnitin: 10k
💟 1x ai gpt zero : 7k + plagiasi : 16k
💟 1x ai turnitin : 30k + plagiasi : 35k
💵 : QRIS
🎀 : No Repository & Req Filter
81
Indonesia




