𝔰𝔱𝔥

8.7K posts

𝔰𝔱𝔥 banner
𝔰𝔱𝔥

𝔰𝔱𝔥

@mamaazola

Indonesia Katılım Ocak 2020
1.5K Takip Edilen1.4K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
𝔰𝔱𝔥
𝔰𝔱𝔥@mamaazola·
just feel all the way, but act wisely
English
0
0
0
2.7K
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
xdozul
xdozul@xdozul·
menurutku orang-orang yang ngga punya circle pertemanan khusus, sering kemana mana sendiri, tapi tetep hangat dan nyambung di berbagai lingkungan. biasanya adalah orang yang hidupnya sudah secure. mereka ngga bergantung pada satu circle buat merasa cukup. bisa makan sendiri, nonton sendiri, jalan sendiri tanpa merasa rendah diri. tapi tetap ramah, tetap terbuka, dan tetap bisa bergaul dengan siapa saja tanpa kehilangan diri sendiri.
Indonesia
77
505
2.5K
57K
???
???@AhSalahorang·
@omgitsmungki Soalnya orang bandung pada ga punya duit
Indonesia
53
0
0
53.2K
𝔰𝔱𝔥
𝔰𝔱𝔥@mamaazola·
plis yaallah 1 kuota buat aku
Indonesia
0
0
0
8
𝔰𝔱𝔥
𝔰𝔱𝔥@mamaazola·
hese boga kabogoh modelan batu mah
Indonesia
0
0
1
47
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
Ken Kesey
Ken Kesey@berhomonim·
Ini semua terjadi karena mayoritas masyarakat Indo gak bisa terima ekspresi laki-laki feminin dan ekspresi perempuan tomboy. Akuilah problem ini wahai masyarakat queerfobik.
Indonesia
17
2.4K
15.2K
637.5K
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Tentang Kanker. Saya butuh imajinasi teman-teman, Bayangkan seekor semut, sendirian dan lagi jalan di ruangan yang sangat luas. Ia hidup, tapi tidak memiliki kesadaran, kemauan, dan kemampuan yang cukup untuk melakukan apapun. Lalu sekarang bayangkan triliunan ekor semut hidup bersama. Tiba-tiba mereka bisa membangun sarang besar, berbagi tugas mengumpulkan makanan, melindungi Ratu, bahkan berperang dengan koloni lain. Mereka tidak berbicara seperti kita, tapi mereka tetap berkomunikasi dengan caranya sendiri. Kita sering melihat video video semut bermigrasi dimana ada semut-semut yang hanya berdiam diri sepanjang jalan menjaga jalur migrasi semut lain. Luar biasa. Nah begitu juga sel. Teman-teman, masih ingat pelajaran biologi tentang bagian sel? Ada ribosom, mitokondria, retikulum endoplasma, membran sel, dan inti sel. Masing-masing bagian itu, bila berdiri sendiri, tidak hidup. Tapi ketika semuanya menyatu menjadi satu sel, lahirlah kehidupan. Satu sel manusia seperti satu semut tadi. Ia hidup, tapi belum punya kesadaran utuh, belum punya tujuan, dan belum punya keinginan. Lalu ketika triliunan sel berkumpul, mulailah terjadi pembagian tugas. Sel-sel tersebut terspesialisasi. Ada yang membentuk organ mata. Ada yang membentuk tangan. Ada yang membentuk kaki. Ada yang membentuk usus. Ada yang membentuk jantung. Ada yang membentuk otak. Lalu seluruhnya dibungkus oleh organ terluas dan terberat pada tubuh manusia, yaitu kulit, batas yang memisahkan diri kita dari dunia luar. Semua sel itu tidak berbahasa, tapi mereka terus berkomunikasi dengan caranya, saling mengenali, saling mengatur. Jadi sebenarnya kita ini adalah Negara Kesatuan Sel. Jumlah penduduknya puluhan triliun. Seperti sebuah negara, penduduk tubuh kita juga terus berganti. Ada yang lahir, ada yang mati, ada yang diganti. Negaranya tetap sama, tapi penghuninya terus diperbarui. NKRI 1945 dan NKRI 2025 99% isinya berbeda. Tubuh kita juga begitu. Di dalam setiap sel, ada semacam kontrak biologis, tertulis dalam DNA, bahwa usianya hanya sampai batas tertentu. Sel darah merah, misalnya, rata-rata hidup sekitar 120 hari. Setelah itu diganti. Sel-sel organ lain juga punya umurnya masing-masing. Bahkan selama teman-teman membaca tulisan ini, jutaan sel dalam tubuh sudah mati dan diganti. Tubuh kita terus membongkar, memperbaiki, lalu membangun ulang dirinya sendiri. Lalu pertanyaannya, dari mana bahan baku untuk membentuk sel-sel baru itu? Ya dari apapun yang kita masukkan ke dalam mulut setiap hari. Dari makanan. Dari minuman. Dari Asap. Dari semua zat yang kita konsumsi. Karena itu, kalimat ini terasa sangat masuk akal, We are what we eat. Tubuh kita di masa depan sedang dibangun dari apa yang kita makan hari ini. Kulit kita. Pembuluh darah kita. Otak kita. Hormon kita. Daya tahan tubuh kita. Semua dipengaruhi oleh bahan baku yang masuk ke dalam tubuh. Dua orang yang sama-sama berusia 40 tahun bisa terlihat sangat berbeda usia. Itulah mengapa pola makan berpengaruh pada penuaan, penurunan fungsi tubuh, penyakit degeneratif, juga risiko kanker. Kanker muncul ketika ada sel yang rusak, lalu melanggar kontrak biologis. Sel seperti ini kita kenal sebagai sel kanker. Ia menolak berhenti. Ia menolak mati saat waktunya tiba. Ia terus memperbanyak diri, terus hidup, terus mengambil ruang yang bukan miliknya. Kalau sel rebel itu di organ ginjal namanya kanker ginjal, Kalau sel rebel itu di organ hati namanya kanker hati, Kalau sel rebel itu di organ paru namanya kanker paru. Tubuh sebenarnya punya pasukan penjaga. Salah satunya adalah natural killer cell, bagian dari sistem imun yang bertugas mengenali lalu membunuh sel-sel abnormal itu. Kalau sistem pertahanan tubuh sigap, banyak sel rusak bisa dihentikan sebelum sempat berkembang. Masalahnya, ada banyak hal yang bisa merusak sel dan mengacaukan kontrak biologis tadi. Sebagian sudah jelas kita kenal sebagai karsinogen.
Indonesia
42
1K
3.3K
108.5K
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
Cinephile Intern
Cinephile Intern@cinephileintern·
“Suami saya selamanya” - Sheila Dara. Hari ini kata-kata ini terasa sedih sekali. Rest in love Vidi Aldiano 😭🤍
Indonesia
423
19.9K
83.7K
3.7M
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
aya
aya@theclues_·
Huggg untuk Sheila dara😭🥀🥀🤍
Indonesia
653
14.7K
86K
1.6M
𝔰𝔱𝔥 retweetledi
Kang Defor🇮🇩
Kang Defor🇮🇩@dewafortunaa·
percayalah, punya pasangan asbun, random, humoris itu udah mengurangi 70% masalah hidup.
Indonesia
127
926
4.7K
162.1K
cek turnitin : nez backup 🦄
@mamaazola Nez cek turnitin bisa sekarang ⭐️ Fast Respon WA di bio ya kaak ‼️Proses satset kak < 10 menit 💖 ⌗Pricelist : 💟 1x cek turnitin: 10k 💟 1x ai gpt zero : 7k + plagiasi : 16k 💟 1x ai turnitin : 30k + plagiasi : 35k 💵 : QRIS 🎀 : No Repository & Req Filter 81
Indonesia
1
0
0
74
𝔰𝔱𝔥
𝔰𝔱𝔥@mamaazola·
berapa si fee cek plagiasi jurnal yg bahasa inggris? #zonauang
Indonesia
9
0
0
195
𝔰𝔱𝔥
𝔰𝔱𝔥@mamaazola·
eh kalo yang gpt gpt tuh apasih turnitin ya?
Indonesia
1
0
0
63