Nomad

2.3K posts

Nomad banner
Nomad

Nomad

@marginal_minds

just tryna survive everyday

Cambridge, MA Katılım Eylül 2022
124 Takip Edilen137 Takipçiler
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@hanifproduktif Ya soalnya si julio ga kebagian proyek sm sekali kayanya, jd geser haluan dia. Yg lain2 udah dpt bagian mah anteng 😄
Indonesia
0
0
4
137
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Ingfluencer 02 udah pada mulai cuci tangan takut kena cancel wkwkwk Gokil diajak temen baik buat bikin post yang dibaca sama 800ribu followers
Hanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
156
1.1K
4.1K
138.3K
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@JokoHQ Mungkin pgn balik modal yg hilang akibat penipuan. Apalagi cara paling cepat klo bukan pengadaan? 😂
Indonesia
0
0
0
401
Nomad
Nomad@marginal_minds·
Ini nurun dari paling atas sampe ke bawah. Itu kroco2nya di Shadow Organization yang 400 orang, congkaknya setengah mati, udah kaya Kementerian punya mereka sendiri. Si paling pengabdian tapi gajinya puluhan/ratusan x lipat rata2 guru honorer 💀
Indra Charismiadji@icharis

9/ 4 Februari 2020, saya bertemu Nadiem secara tertutup, empat mata, di kantornya. Awalnya saya berpikir ia pemimpin muda yang mau belajar. Tetapi setelah diskusi panjang, pandangan saya berubah 180 derajat. Ia sangat yakin dirinya dan timnya paling tahu.

Indonesia
0
0
3
147
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@AkilaNazaffu Two different things can be true at the same time: 1. Prabowo (who is deep down a zionist at heart) and his gang are partying using the nation's wealth, while simultaneously dragging Indonesians off of a cliff. 2. The Economist is a hardcore Zionist. They are not contradictory.
English
1
0
1
198
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@Rational_Psych It has nothing to do with intelligence. They are the top earners of all medical professions, they hate being taxed a lot. So, yeah, they vote red.
English
0
0
36
1.7K
Thomas Reilly
Thomas Reilly@Rational_Psych·
Ah yes surgeons, famously the smartest of all doctors
Leslie Douglas@lesliedouglasx

@KirkegaardEmil Interesting how surgeons, the smartest of all doctors, and overwhelmingly the part of medicine that is the most male, is the most right-wing.

English
365
216
14.1K
2.7M
Nomad retweetledi
✨ Widas ✨
✨ Widas ✨@WidasSatyo·
Prabowo itu tau kok gimana dampak kurs dollar ke ekonomi kita. Menkeu tau. Menko Ekonomi tau. Mendag tau. Gubernur BI tau. Fucking hell, bahkan mahasiswa ekonomi semester II pun tau. Dia terang2an bilang gitu karna yakin kalo (at least 58%) WNI emg setolol itu lmaoooo
Indonesia
66
7.3K
19.1K
225.8K
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@dinopattidjalal Anda dl Wk Menteri, psti pernah nanganin duit besar. Setau sy Anda jg tdk prnh didakwa korupsi. Anda tdk prlu menarik narasi ini trlalu jauh sampai kemana2. You were once there & you were good. Now, the problem is Nadiem. Not the system nor the judge.
Indonesia
1
0
1
157
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal@dinopattidjalal·
Mengenai kasus Nadiem, pertanyaan yg menggelitik sy adalah : kalau kebijakan re Chromebook dianggap koruptif & merugikan negara, menurut penilaian Jaksa, kebijakan apa yg seharusnya diambil Nadiem, jenis laptop apa yg seharusnya dibeli, sistim apa yg seharusnya dipilih, sehingga kebijakan menjadi "tepat" dan negara akan "untung" ? Bingung kan jawabnya ? #nadiem
Indonesia
190
221
1K
121.6K
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@GWirjawan Anda dl jg Menteri, psti nanganin duit besar pengadaan brg. Setau sy Anda tdk prnh didakwa korupsi. Anda tdk prlu menarik narasi ini trlalu jauh sampai "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?" You were once there & you were good. The problem is Nadiem, not the place.
Indonesia
0
4
25
3K
Gita Wirjawan
Gita Wirjawan@GWirjawan·
Keputusan pemerintah harus dihormati. Namun dalam demokrasi, ia tidak luput dari komentar maupun kritikan. Di satu percakapan dengan Nadiem, Ia pernah bilang bahwa dirinya bekerja untuk kepentingan generasi berikutnya. Ia masuk dengan sebuah blueprint dan impian: membangun ulang lingkungan bagi ratusan ribu siswa dan guru, membangun kembali pondasi dari mana sebuah bangsa belajar. A revolutionary in the making. Saya mengenal keluarga Makarim selama puluhan tahun. Dalam semua waktu itu, di seluruh anggotanya, ketidakberesan tidak pernah menjadi sesuatu yang saya saksikan atau rasakan. Tidak sekali pun. Nadiem selalu menjadi, sejauh yang saya tahu, persis seperti apa yang ia katakan hari itu: seseorang yang bekerja untuk masa para penerus bangsa yang belum bisa bersuara. Setahun tujuh bulan kemudian, kita ada di sini. Kesalahan Nadiem mungkin adalah bahwa kenaifannya disalahpahami sebagai kurangnya rasa hormat terhadap memori institusional (kebiasaan sebuah lembaga dalam pola komunikasi, kerja, dan koordinasi yang telah mengakar puluhan tahun). Kenaifan ini tidak unik. Ia niscaya akan menjangkiti siapapun dari luar yang diminta atau ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan pemerintah telah dan akan berdampak pada beberapa hal yang cukup struktural: 1.⁠ ⁠Proses penegakan hukum dan translasi ketidakpastian menjadi risiko. Bayangkan Anda hendak berinvestasi ke sebuah negara di mana hukumnya tidak jelas — di mana pendiri unicorn pertama Indonesia harus menghadapi 18 tahun atas dasar konstruksi hukum yang sulit dipertahankan oleh banyak ahli hukum. Pertanyaannya bukan lagi "Apakah Nadiem salah atau tidak?" Tapi: "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?" Ketika hukum tidak memberikan kepastian, negara kehilangan kemampuannya untuk mengukur dan mengomunikasikan risiko kepada dunia luar. Ketidakpastian hukum adalah risiko yang tidak bisa dipricing — dan modal global tidak bersedia tinggal di tempat yang tidak bisa menjawab pertanyaan paling dasar: seberapa besar risikonya, dan siapa yang terlindungi ketika jawabannya tidak jelas? ⁠2. Pengedepanan inovasi teknologi. Pelajaran yang paling mudah diserap dari sidang ini adalah: main aman. Jangan punya keyakinan. Jangan berinovasi. Pilih yang paling aman secara administratif, bukan yang terbaik. Ketika pilihan teknologi bisa dijadikan dakwaan, ketika gagasan baru bisa menjadi jebakan, tidak ada ruang lagi bagi ide untuk tumbuh, inovasi untuk dipeluk, atau perubahan untuk disambut. Yang tersisa hanyalah birokrasi yang memilih selamat atas segalanya. Bahwa konformis adalah postur yang paling aman di dalam sistem. 3.⁠ ⁠Masa depan talenta bangsa. Yang paling fatal: kasus ini menjadi jera bagi mereka yang seharusnya melanjutkan bangsa ini. Bahwa seseorang yang berpendidikan, yang berniat baik, yang berani mencoba membangun dari nol akan dimuntahkan mentah-mentah oleh negara yang berusaha ia tolong. Platform ini dibangun untuk mendiskusikan ide, bukan peristiwa. Namun episode yang kita saksikan tidak lepas dari sesuatu yang katalitik, untuk kepentingan nation building ke depan. Dan kualitas itu, keinginan untuk memperbaiki sistem yang mungkin belum berkenan, mendongkrak edukasi bangsa, adalah salah satu yang paling langka di sebuah birokrasi. Menjadi tragedi tersendiri ketika upaya mengintelektualisasi bangsanya, menjadi batu rajam untuk dirinya sendiri. No one is perfect. May the great force be on the right side of history.
Gita Wirjawan tweet media
Indonesia
143
482
1.3K
444.3K
Nomad retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Akun IG dan Facebook saya gak bisa diakses. Semoga ini cuma Community report biasa saja. Terakhir postingannya sama dengan X. Berarti sementara ini saya hanya bisa aktif di X, atau gak aktif dulu ya. Untuk temen-temen yang komunikasi di ig dan facebook, pindah ke X atau WA ya.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
24
100
285
10K
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Oh berarti kalau saya nyebut Tunjangan Profesi Guru dihapus dalam draf yang diusulkan Nadiem tahun 2022, pada ketar ketir ya. Oh sekalian aja kalau gitu. Sekalian Scroll-scroll ke tahun 2022 kalau mau ngecek siapa influencer yang yang dukung RUU Sisdiknas yang menghapus tunjangan guru.
Indonesia
45
372
1.1K
57.3K
Nomad retweetledi
Iwan Piliang
Iwan Piliang@iwanpiliang7·
Banyak yg tanya soal kasus Nadiem. Ada yang DM, “Kok Abang diam di kasus Nadiem?” Pagi ini saya bunyi. - Saya menyimak pendapat Pak Anhar Gonggong - Saya mengamini semua opini Anhar - Lebih dari itu Zyrex konon indikasi diambil grup LBP, mereka kebagian dominan pengadaan Chrome Book - pihak kedua terbanyak adalah Bhinneka.com. Khusus Bhinneka saya pernah 3 tahun di sana, sebagai Creative Director, mulai 2001. Saya kenal pendirinya dan pengelolanya. Selama saya di sana bhinneka tiga tahun berturut daoat Bubu Award, e-commerce terbaik. Premis saya: HARGA CHROME BOOK itu ketinggian. Fakta sudah jauh hari direncanakan. Soal hukuman Nadiem ketinggian? Bagi saya salah dia sendiri tak berani buka suara indikasi Jkw, LBP, menjadi bagian. Maka dia telan sendirilah barang ni. Begitu opini saya. Jadi saya tak ikut advokasi Nadiem. Pun sebagai Mendiknas, saya menyimak ia tak paham pedagogik, di eranya tak ada terobosan pendidikan mendidik! Demikian
Iwan Piliang tweet media
Indonesia
89
408
1.1K
86.9K
Nomad retweetledi
SON LAİK BÜKÜCÜ 🇹🇷
Çin Lideri Xi'nin bir toplantı esnasında arkasında görünen harita dünya gündemine oturdu. Filistin var ama İsrail yok. Hiçbir zaman olmadı olmayacak...
Türkçe
786
18.1K
134.5K
7.3M
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@RSound1297114 @nozelism Klo voting dibatasi tes IQ & hak voting cm dikasih buat yg skornya tinggi, lu pasti ga bs voting sih. Ga punya kecerdasan yg cukup buat ngelihat bahayanya test IQ buat masyarakat majemuk pdhl studinya udah sgt banyak.
Nomad tweet media
Indonesia
0
10
30
854
R Dwika
R Dwika@RSound1297114·
@nozelism gua pernah menghayal ,andai voter itu ada syaratnya, test IQ, yg iQ nya di atas bare minimum bleh jdi voter, tapi gua pikir² mustahil, negara dengan tingkat korupsi yg tinggi, koruptor gk akan mw kehilanganmu voter bodoh, kemungkinan d counter dgn narasi " itu melanggar HAM "
Indonesia
52
4
128
105K
Nomad retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Kepada para guru yang berkampanye membela Nadiem Makarim, saya ingatkan: Nadiem menghapus pasal Tunjangan Profesi guru dalam draf RUU Sisdiknas 2022. RUU ini didukung oleh influencer papan atas. Cek aja. Untung dilawan oleh berbagai pihak dan organisasi guru. Akhirnya gagal. Itu alasan saya aktif di x, 2022. So, kalau anda sekarang adalah guru, menikmati sertifikasi guru, tapi ikut berkampanye untuk kasus Korupsi Nadiem Makarim. Minimal anda malu.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
129
943
2.2K
382.4K
Nomad retweetledi
Dhitta Puti S
Dhitta Puti S@warnapastel·
@cherubbie Saya juga pernah analisis dokumen resmi kurikulum merdeka. In my opinion, it is really poorly designed. Komponen-komponen di dalamnya tidak saling selaras, capaian pembelajarannya juga tidak didefinisikan dengan baik.
Indonesia
15
146
705
205.2K
Nomad
Nomad@marginal_minds·
@dusrimulya Sbnrnya ttp ada kerugian negara. Kerugian itu bs bersifat material berupa kerugian lgsg (misal rugi krna kemahalan) atau rugi berupa "opportunity cost", ini bs dihitung matematis semua. Kerugian dr kebijakan jg bs brsifat non material, & dlm pendidikan, ini kdg jauh lbh besar lg.
Indonesia
1
0
0
36
Wahabi Suram
Wahabi Suram@dusrimulya·
Ini logika sederhana pelanggaran UU oleh Nadiem sampai dia dijerat UU Tipikor oleh Kejagung Saran gua stop bela Nadiem..jgn beralibi "Tidak ada kerugian negara" atau "Kerugian negaranya tidak jelas" Sbb dlm kasus Korupsi tidak semua harus ada Kerugian Negara
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)@PecintaSejarah2

Analoginya sederhana, Nadiem diibaratkan pasien, sedangkan Jamdatun sebagai dokternya. Pasien BERKONSULTASI kepada dokter mengenai menu makanan yang harus dikonsumsi, dokter tau bahwa menurut rekam medis pasien tersebut memiliki GEJALA diabetes. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka dokter MENYARANKAN agar pasien tidak lagi mengkonsumsi gula tebu, namun menggantinya dengan gula dari daun stevia. Pasien yang merasa bahwa dirinya sehat tidak mengindahkan sara dari dokter, dia tetap mengkonsumsi gula tebu. Setahun berlalu, pasien mulai merasa ada perubahan drastis pada tubuhnya. Dia mengalami disfungsi ereksi dan muncul bercak hitam di area lipatan tubuh (seperti leher atau ketiak), yang menjadi tanda resistensi insulin. Perubahan tersebut diketahui oleh istri si pasien, dia memaksa agar suaminya pergi ke RS untuk memeriksakan kesehatan, hasil medical check up menunjukkan bahwa kadar gula darah pasien meningkat dan melebihi ambang batas sehingga menyebabkan rusaknya pankreas. Dokter menyarankan agar pasien menjalani perawatan, namun pasien menolak dan justru balik menyalahkan dokter. Alasannya dia sudah pernah berkonsultasi dengan dokter... Kan aneh banget ini pasien.. 🙈 Begitulah kira-kira yg terjadi dengan Nadiem, dimana dia memang pernah BERKONSULTASI dengan Jamdatun untuk meminta saran terkait rencana kebijakan pembelian laptop. Karena Jamdatun mengetahui bahwa perusahaan Gojek milik Nadiem pernah disuntik investasi oleh Google pada tahun 2017, ketika itu Nadiem belum dilantik menjadi menteri. Berdasarkan fakta tersebut, guna mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam program pengadaan laptop, Jamdatun membuat garis merah dengan menyarankan pembelian laptop berbasis windows. Mendapatkan saran tersebut, Nadiem malah ngeyel dam kekueh membeli laptop chromebook, akhirnya kini terlibat kasus hukum dan Nadiem dianggap t telah memperkaya korporasi. Nadiem gak terima lalu mencoba meraih simpati masyarakat dengan menyebarkan isu bahwa dibalik kebijakan yang diambilnya selalu berkonsultasi dengan Jamdatun, namun tidak menjelaskan bahwa dalam pengambilan keputusan dirinya sama sekali tak mau mengikuti saran dari Jamdatun. Ya, konsultasi yang dilakukan oleh Nadiem cuma formalitas belaka, guna melegitimasi keputusan yang telah ditetapkan jauh sebelum dia menjabat sebagai menteri. Begitulah modus yang coba disembunyikan oleh Nadiem dari perhatian publik.

Indonesia
8
16
32
2.6K
Nakula
Nakula@03__nakula·
Asal usul kasus Chromebook berawal dari sini. Pahamkan siapa yang kepentingannya terganggu. 🤭
Nakula tweet media
Indonesia
254
2.5K
17.1K
1.4M