Gempar.dp

53.5K posts

Gempar.dp banner
Gempar.dp

Gempar.dp

@mas_mpank

Moslem | Mutakiffin Selasar Kanan | Milanisti | The Petromaks | Pernah nyasar di Sumatera bareng @TukangKaos_

Selasar Kanan Rawamangun Osaka Katılım Ocak 2011
127 Takip Edilen534 Takipçiler
Gempar.dp
Gempar.dp@mas_mpank·
Semoga max stream kena laknat ya. Servernya error. Bapuk bangke
Indonesia
0
0
1
115
Gempar.dp
Gempar.dp@mas_mpank·
🤣🤣🤣
key@99propaganda

🚨 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐎𝐍𝐆𝐊𝐀𝐑 🚨 Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu membeberkan dugaan adanya keterlibatan mantan petinggi militer, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, di balik gerakan aksi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Gerakan penolakan tersebut mengindikasikan telah disusupi agenda politik praktis dan difasilitasi oleh jejaring tokoh tertentu. Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, mengungkapkan bahwa salah satu indikasi kuat terlihat dari fasilitas mewah berupa mobil Fortuner yang digunakan oleh pimpinan aksi penolakan, Tiyo Ardianto, yang diduga memiliki keterkaitan keluarga dengan mantan Irjen TNI tersebut. "Kedua, kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakannya diduga terdaftar nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujar Rahmat Djimbula saat membacakan pernyataan sikap dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026. Menurut BEM Bersatu, indikasi keterlibatan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso semakin menguat setelah pimpinan aksi mahasiswa tersebut diketahui menghadiri forum yang dengan sang purnawirawan di Bandung baru-baru ini. Jejaring Ini dinilai patut dicermati karena mencederai kemurnian pergerakan mahasiswa. "Keterkaitan tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Tiyo Ardianto dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Bandung (18 Juni 2026) bersama sejumlah tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa. Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," lanjut Rahmat. Rahmat menyayangkan mengapa Program MBG yang memiliki dampak langsung terhadap gizi dan kesejahteraan masyarakat luas justru dijadikan sasaran penolakan oleh kelompok aksi tersebut. Kondisi ini memicu tanda tanya besar mengenai arah dan substansi gerakan yang sedang berjalan. "Pertama, kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat. Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, Program MBG yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan," tegasnya. Atas dasar temuan tersebut, BEM Bersatu secara tegas menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk intervensi eksternal dan mobilisasi mahasiswa yang ditunggangi oleh elite politik demi perebutan kekuasaan. "Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite. dalam perebutan kekuasaan," pungkas Rahmat. Ijin copas @Metro_TV 🙏🏻 Sumber : vt.tiktok.com/ZSQbegJTJ/

ART
0
0
0
8
Gempar.dp
Gempar.dp@mas_mpank·
Terima kasih BEM SI. Sampai berbuat sejauh ini, demo kemarin sudah tepat sasaran. Ketakutan
TheNdons ☘️@Ndons_Back

𝐁𝐄𝐌 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐀𝐤𝐮𝐢 𝐀𝐤𝐬𝐢 𝐌𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐬𝐰𝐚 𝐌𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐊𝐞𝐡𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐀𝐫𝐚𝐡, 𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦 𝐊𝐚𝐣𝐢𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐉𝐞𝐥𝐚𝐬 𝐓𝐮𝐧𝐭𝐮𝐭𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 BEM Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait isu gerakan mahasiswa yang dinilai mulai ditunggangi kepentingan politik praktis, Selasa (16/6). Dalam pernyataannya, BEM Bersatu menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik. Mereka menilai gerakan mahasiswa seharusnya tetap menjadi representasi suara rakyat dan tidak dijadikan alat dalam kontestasi kekuasaan. BEM Bersatu juga menyoroti sejumlah aksi mahasiswa belakangan yang dinilai mulai kehilangan arah. Hal itu ditandai dengan minimnya kajian, lemahnya argumentasi, serta ketidakjelasan substansi tuntutan yang disampaikan. Selain itu, mereka mempertanyakan prioritas sejumlah isu yang diangkat di tengah berbagai kebutuhan mendasar masyarakat yang masih memerlukan perhatian. BEM Bersatu menilai fokus gerakan mahasiswa perlu kembali diarahkan pada isu-isu yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat luas. Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BEM Bersatu menyatakan mendukung keberlanjutan program tersebut karena dinilai berdampak pada pemenuhan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, mereka juga meminta adanya perbaikan tata kelola agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan akuntabel.

Indonesia
0
0
0
7
Gempar.dp
Gempar.dp@mas_mpank·
Buzzer tolol
Tekarok 007@tekarok007

Mulai ada reaksi balik di masyarakat itu namanya. Kampus UI dan UGM bukan lagi terkenal karena prestasi mahasiswanya, tapi karena suka demo dan orasi mahasiswanya yang kayak bukan "orang terdidik" suka caci-maki, menghina dan kasar. @UGMYogyakarta bahkan kehilangan kredibilitas lembaganya, untuk validasi ijazah yang dikeluarkannya sendiri. Ini juga akan menyebar ke universitas lain di Indonesia. "Bagaimana kualitas ijazah Universitas di Negara Indonesia? Kok lembaganya sendiri sudah verifikasi itu ijazah asli tapi masih diragukan?" Akhirnya yang terdampak, semua lulusan universitas di seluruh Indonesia. Makanya, universitas itu dipecah jadi dua saja: ‣ Satu Universitas Khusus mahasiswa yang suka Politik, demo dan caci-maki yang cita-citanya masuk partai Politik. ‣Satu Universitas non Politik, buat mahasiswa yang mau focus belajar dan kejar prestasi akademik, agar masa depannya besok lebih terjamin dan ingin bekerja. Jadi yang mau demo silahkan, tapi mahasiswa yang tidak mau demo jangan dipaksa. Haknya harus dihormati.

English
0
0
0
4