
Agak shock dengan cara pemerintah menggusur (membongkar?) permukiman kali ini. Siapa yang gak kaget coba. Sore 26 Maret 2026, Presiden RI, Prabowo Subianto datang blusukan mendadak sambil bagi² uang Rp 2 juta ke warga permukiman liar di kawasan Senen tanpa dijelaskan ini uang apa. Terus malamnya warga permukiman liar tersebut dapat surat, besok 27 Maret 2026 sudah harus pindah karena mau dibongkar. Udah kayak serangan fajar, besoknya betulan dibongkar. Boleh dibilang ini sih jatuhnya bongkar ya bukan gusur. Kalau gusur ada diskusi dulu dengan warga, warga dikasih jangka waktu yang cukup, warga juga dikasih solusi atau tempat bakal pindah ke mana. Nah ini gak ada sama sekali.


















