Manashin

15.3K posts

Manashin

Manashin

@maul_yna

Carpe diem

Katılım Ağustos 2022
315 Takip Edilen33 Takipçiler
Mama Queen
Mama Queen@Qu3en_Bakery·
Soekarno : Bapak Proklamator Soeharto : Bapak Pembangunan BJ Habibie: Bapak Teknologi Gusdur : Bapak Pluralisme Megawati : Ibu Penegak Konstitusi SBY : Bapak Perdamaian Julukan yang cocok untuk Prabowo apa yaa??
Mama Queen tweet media
Indonesia
2.1K
80
810
367.7K
바구스 리판도리 아디웨나
@claaudyf hey come on, pada pesta demokrasi (pemilu). itu calon yg terpilih adalah dia yg mampu meluluhkan hati dan pikiran rakyat. lalu kalian maki2 presiden tiap saat hnya karena trigger nya pilihan kalian kalah telak ibarat bumi & langit pada pilpres lalu. periode 2 jg kalian gini lg.
Indonesia
31
1
5
5.7K
Eve
Eve@claaudyf·
katanya “gamau pilih anies, cuma pinter ngomong” lah ini udah ngomong aja ga becus, kerja juga ga bener. minimal yang kalo kita kritik ga ngatain kita bodoh.
Indonesia
106
8.1K
22.3K
157.2K
MatSot
MatSot@Navpem·
Kayak petasan, suaranya aja yang keras‼️
Indonesia
660
492
2.1K
119.3K
Manashin
Manashin@maul_yna·
@tanyarlfes Pengen banget nonton filmnya, tp di daerahku kayaknya gak ada
Indonesia
0
0
0
576
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 lihat cuplikan film p3sta b4bi mewek bgt😭 klen sdh nonton kah? trs mereka yg ada di papua skg apa kabar🥹 bagaimana keadaan disana? hutan disana kabarnya gmn? astaghfirullah😭😭 nangisssss
Indonesia
57
53
991
28.1K
Manashin retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
Prabowo kira org desa masyarakat yg masih berburu dan meramu, pergi masih berkuda, masaknya di api unggun, komunikasi masih menggunakan merpati, ngasah tombak sebelum pergi ke hutan, dan anak kecilnya bilamg, "Ayahanda izinkan hamba menunggang kerbau menuju sawah".
tempo.co@tempodotco

Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"

Indonesia
47
282
1.1K
20.9K
MANTO
MANTO@KangManto123·
📸📸
MANTO tweet media
QME
14
1.1K
4.5K
38.2K
Manashin retweetledi
PINO
PINO@sebijipenyu·
Sebuah perbedaan Omongan Orang Pinter Vs Omongan Orang Tantrum
Indonesia
339
13.9K
32.6K
643.2K
Manashin retweetledi
jann
jann@hwanplusnine·
yg pls think again, how about 2 stadium tour stops for treasure in japan each yr instead of 5-6 stops, enough with the fancon for the meantime and promote them in korea more, more comebacks and variety shows for the members, more home court exposures, let’s ditch the same routine pls @ygent_official @ygtreasuremaker
English
0
279
673
9.9K
Manashin retweetledi
・❥・𝘿𝙝𝙚𝙖
Bayangin gila hampir 6 taun debut mereka baru bisa dapetin ini, yang harusnya ini udah bisa banget mereka dptin dari lama ga nunggu 6 tahun dulu. Bahkan masi banyak wishlist mereka yang masi agensi nya sendiri itu tahan tahan🥲🤌🏻 Manifesting more stadium concerts and a world tour for them next…. u really deserve all the good things in this world surrrr🥹🥹🥹❤️❤️❤️❤️
Indonesia
7
2.9K
6.4K
57.9K
Manashin retweetledi
Manashin retweetledi
YG FACTS
YG FACTS@YGFacts_sprt·
2025-26 TREASURE TOUR [PULSE ON] IN BANGKOK, National Stadium — Pyrotechnic show 🎆🎇 🎥 Dancer Hyeonik #TREASURE #트레저 @treasuremembers
English
0
2.3K
3.9K
44.9K
Manashin retweetledi
TEUME! 💛
TEUME! 💛@treasuremenfess·
YG lu harus mediaplay in TREASURE The first Stadium ini Tanpa harus lu kirim tiap bulan ke Bangkok, TREASURE bisa stadium disana 💛 Ayok mediaplay in bikin artikel, video yang banyak
Indonesia
0
44
242
2K
Manashin retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
bj habibie cuma punya 37 menteri tapi bisa sepower itu dan itu dalam setahun lah prabowo punya 112 menteri ++ dan udah 1,5 tahun malah amburadul rupiah kemana mana
Lambe Saham tweet media
Indonesia
315
5K
14.2K
185.7K
Manashin retweetledi
liaa
liaa@liaasister·
Menyebut terlalu boros , media asing soroti kebijakan Pak Prabowo yg di nilai merusak keuangan & demokrasi . Media ternama asal Inggris , The Economist , melaporkan secara kritis arah kebijakan Pak Prabowo. Ternyata di luar negri juga ada yg memperhatikan, bagaimana boros nya kebijakan sekarang ini . Gimana gak boros , setiap hari habis kan uang triliunan untuk MBG , belum lagi pembangunan koperasi merah putih yg ugal-ugalan . Belum lagi keseringan plesir ke luar negri , yg nginepnya di hotel yg bertarif 200 juta 🤦‍♂️
liaa tweet media
Indonesia
199
7.1K
17.4K
180.3K
Manashin retweetledi
Aul
Aul@aultutorialidup·
gue bilangin ke lu lu pada ye
Indonesia
436
14.9K
43.5K
583.5K
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
16.1K
20.8K
65.7K
12.9M
Manashin retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
655
11.7K
19.5K
702.1K