M. Daffa S. Zein

8K posts

M. Daffa S. Zein banner
M. Daffa S. Zein

M. Daffa S. Zein

@mdaffasz

#DeFi enthusiast

Jakarta Katılım Ağustos 2012
740 Takip Edilen160 Takipçiler
M. Daffa S. Zein retweetledi
arip
arip@arip13741167·
Tolong buat yang mau belajar di dunia WEB3, kalian ngga usah ikut itu apa namanya kelas berbayar! Apalagi ikut kelas cuma buat dapetin signal memecoin, ngapain? Admin Mereka kalo loss masih ada coveran duit dari kalian. Informasi bertebaran dimana-mana apalagi di DLMM di komunitas lokal @MeteoraIDN Itu udah cukup banget menurut saya. Ini semua tinggal kalian aja mau usaha nyari Informasi atau engga.
arip tweet mediaarip tweet media
arip@arip13741167

Mari usahakan sehari 1 juta itu In this economy Thanks to @MeteoraAG @MeteoraIDN @met_lparmy

Indonesia
18
70
512
17.6K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Pedagang Mur & Baut
Pedagang Mur & Baut@tagarabak·
Lagi dan lagi saya ingatkan. Jika ada pemilihan Presiden, pilihlah sipil. Siapapun itu. Memilih sipil adalah mutlak. Jauhilah militer. Percayalah dgn sejarah, jgn pernah berharap ada perubahan Sekali lagi, pilihlah sipil, jangan memilih militer, apalagi milter ampas Orde Baru.
Indonesia
258
13.1K
41.1K
426.7K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Vey
Vey@veycutness·
Menurut ku cowo yg bayarin cewe nya makan, dianter-jemput itu bukan bare minimum. Di balik itu mereka nahan makan, mereka nabung buat bayarin kita, mereka spent itu buat kita padahal bisa buat dirinya sendiri, in my opinion itu efort
Indonesia
482
5K
28.1K
543.9K
M. Daffa S. Zein retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Massa Aksi Kamisan: Prabowo-Gibran Sama Saja dengan Soeharto
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
139
16.3K
38.2K
2M
M. Daffa S. Zein retweetledi
Twips | AI & Crypto
Meet Nicko Widjaja. Dia punya semua alasan untuk tidak pulang. Dia tinggal lebih dari 10 tahun di Amerika, Oregon State, Dominican University, dia kerja di tempat dimana semua uang mengalir di sana yaitu Silicon Valley. Tapi dia lebih memilih pulang ke Indonesia pada tahun 2003 alih-alih stay di Amerika. Bukan karena tidak dapat kerja di sana. Tapi karena dia lihat sesuatu yang orang lain tidak lihat waktu itu, Indonesia butuh orang yang mau masuk dan bangun dari dalam. Karir pertamanya di Indofood. Perusahaan mie instan. Jauh banget dari Silicon Valley. Tapi dari sana dia mulai susun visinya. - 2010 dia diriin salah satu venture fund pertama di Indonesia yaitu Systec Ventures senilai $10 juta namun gagal. - 2014 dia bangun MDI Ventures dari nol buat Telkom dan dalam lima tahun berhasil menjadikannya salah satu VC paling profitable di Asia Tenggara dengan tiga unicorn, dua IPO internasional, dan tujuh exits. - 2019 BRI minta dia bangun BRI Ventures dan hasilnya sama, dua unicorn, satu IPO di IDX, dan $250 juta dikelola. Dan di tengah semua itu, dia pilih invest ke TaniHub. Startup agritech yang mau bantu petani Indonesia jual hasil panen langsung ke pembeli. Bukan ke tengkulak. Bukan lewat rantai distribusi panjang yang makan margin mereka. Orang yang tinggalkan Silicon Valley demi Indonesia, invest ke startup yang mau bantu petani. Kalian bisa bayangkan kenapa dia tertarik. TaniHub bangkrut 2022. Dan September 2025 Nicko ditahan. Jaksa sebut investasi $5 juta ke TaniHub itu korupsi. Padahal semua prosedur sudah dijalankan, due diligence, rapat direksi, komite berlapis, tidak ada yang dilewati. Startupnya gagal. Dan kegagalan itu sekarang dianggap kejahatan. 21 Mei 2026, jaksa tuntut 11 tahun penjara. Dari dalam rutan, dia tulis surat tangan: "Tidak ada penyalahgunaan wewenang. Tidak ada konflik kepentingan. Tidak ada kickback, tidak ada keuntungan pribadi, tidak ada niat jahat." Gue tidak tahu dia bersalah atau tidak. Itu urusan hakim. Tapi coba bayangkan sebentar. Orang yang punya pilihan tinggal di Silicon Valley, memilih pulang. Orang yang sudah gagal sekali dengan dana $10 juta, tidak menyerah dan balik lagi. Orang yang bisa invest ke startup tech yang aman dan menguntungkan, memilih invest ke startup yang mau bantu petani. Setiap keputusan dalam hidupnya menunjuk ke satu arah yang sama, dia mau bangun Indonesia dari dalam. Dan sekarang dia duduk di Rutan Cipinang, dituntut 11 tahun, gara-gara satu investasi yang gagal, yang semua prosedurnya sudah dijalankan, yang tidak ada satu sen pun masuk ke kantong pribadinya. Di negeri yang katanya butuh lebih banyak orang seperti dia.😔🙏
Twips | AI & Crypto tweet media
#IndonesiaGelap@LuckyLaki24

Nicko Widjaja adalah potret nyata talenta global yang rela melepas karier besarnya demi pulang dan membangun ekosistem digital pertanian di tanah air.

Indonesia
104
1.7K
4K
341.7K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Vivek Sen
Vivek Sen@Vivek4real_·
KEVIN O’LEARY REVEALED HOW PEOPLE WILL GET RICH WITH AI. HUGE NICHE THAT MOST PEOPLE ARE COMPLETELY SLEEPING ON RIGHT NOW.
English
55
510
3.8K
375.4K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Bung Farid
Bung Farid@bungfarid·
Kalau BI bener akan naikin Suku Bunga lagi, maka yg kegerus growth dan market Pak Perry kan tinggal bilang "Oh itu urusan Menkeu, kita fokus ke penguatan mata uang" Jadi gantian fokus DPR ke Menkeu bukan lagi ke Pak Perry
Indonesia
14
76
694
23.7K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Kayaknya, Presiden bersama kabinetnya perlu belajar dari pak RT ini bagaimana menjadi pemimpin yg cerdas dan kerja nyata utk masyarakatnya ! ------------- Malam Prabowo Donat
Indonesia
85
2K
7.9K
196.5K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Cha Cha
Cha Cha@ChaCha3788·
Makasih udah bikin ini! Panduan + link resmi langsung ke satu tempat tuh yang paling susah nyarinya sendiri. Langsung bookmark #kaburajadulu
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata

Saya share panduan bagi yang mau #kaburajadulu jalur Digital Nomad. Silahkan simak utas, ada panduan singkat, hingga negara apa saja yang menyediakan visa ini. Saya juga bikin dokumen isinya link ke situs resmi masing2 negara soal proses visa. Simak dan bookmark!

Indonesia
0
108
615
37.6K
M. Daffa S. Zein retweetledi
David putra
David putra@davidputra2112·
Ini wallet baruku, pindah karena insiden sebelumnya. Dan Kemarin langsung untung Rp3,3 juta dalam 24 jam. Biaya operasionalnya? Rp8.800. Tetapi perjalanan ini tidak semudah itu. Dan aku mau sharing tools apa aja yang aku pake x.com/davidputra2112…
David putra tweet media
David putra@davidputra2112

2 hari setelah @meridian_agent profit Rp3,8 juta dalam sehari, dia rugi Rp2,3 juta.Aku cuma bisa lihat. Nggak bisa ngapa-ngapain.Dan di hari yang sama, aku hampir kehilangan semua uang di wallet-nya. Bukan karena market. Karena kesalahanku sendiri.

Indonesia
16
42
295
19.5K
M. Daffa S. Zein retweetledi
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Titipan dari teman2 BEM SI
Indonesia
68
8K
15.4K
165K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada rapat yang bocor hari ini yang menurut gue paling mempermalukan Indonesia di depan investor asing. Dan yang paling mengejutkan yang ngomong paling keras soal betapa rusaknya sistem kita bukan pengkritik pemerintah. Bukan oposisi. Bukan ekonom independen. Tapi Purbaya sendiri. Menteri Keuangan kita. Ceritanya simpel dan sangat memalukan: Ada perusahaan dari Amerika Serikat, Singapura, dan Arab Saudi yang masuk ke KEK Mandalika Lombok. Mereka diundang oleh ITDC perusahaan negara yang mengelola kawasan itu untuk membangun instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih. Mereka datang. Mereka investasi. Mereka bangun infrastruktur. Mereka operasi. Mereka suplai air ke hotel-hotel di Mandalika termasuk untuk kebutuhan MotoGP. Lalu apa yang terjadi? ITDC membuat anak perusahaannya sendiri untuk ambil air dari PDAM memotong kontrak dengan investor yang sudah mereka undang. Investor yang sudah keluar uang besar, sudah bangun infrastruktur, sudah operasi tiba-tiba kehilangan pelanggan karena pelanggannya pindah ke perusahaan yang dibuat oleh si tuan tanah sendiri. Penghasilan investor turun dari 100% ke 10%. Karyawan lokal satu per satu resign karena tidak ada pekerjaan. Mesin berhenti. Investor menyerah. "Kami sudah tidak punya harapan." Dan ini kata-kata Purbaya di rapat itu langsung, tanpa sensor: "Ini bisnis yang enggak benar." Anda undang investor masuk. Lalu Anda buat perusahaan Anda sendiri jadi pesaingnya. Pasti investornya kalah. Pasti dikalahkan. Harusnya dari pertama kalau mau gitu jangan undang investor. Tapi karena sudah terlanjur diundang sekarang jadi kacau. "Enggak mau berbagi untung. Padahal sudah ngundang orang masuk." "Ini cara membunuh investor. Begitu gampang pasti kabur. Muka kita jelek sekali." Gue ulangi ini bukan kata pengkritik pemerintah. Ini kata Menteri Keuangan Prabowo sendiri. Dan soal izin ini yang paling bikin geleng kepala: Berdasarkan perjanjian yang sudah ditandatangani dari awal ITDC yang wajib mengurus izin operasional untuk investor itu. Rapat itu terjadi setelah 5 tahun proyek berjalan. Izin belum keluar. Ketika ditanya kenapa jawabannya berputar-putar. Butuh kajian teknis. Butuh konsultan. Konsultan butuh bayaran. Tidak ada yang mau bayar. Masing-masing pihak saling tunjuk. Lima tahun. Izin belum ada. Investor sudah bangkrut duluan. Dan solusinya ditemukan di rapat itu dalam hitungan menit: Purbaya telepon langsung perwakilan investor yang ada di Bali. Tanya: kalau proyek dilanjutkan, kapan bisa kirim tim ke Mandalika? Jawaban: empat sampai enam jam. Lima tahun mandek karena birokrasi. Empat jam untuk siap jalan kalau ada yang mau gerak. Dan izin yang katanya butuh berbulan-bulan ternyata bisa keluar dalam 5 hari kerja. Bahkan lebih cepat kalau ada yang monitor sungguh-sungguh. Dan ketika ITDC bilang ada benturan kepentingan kalau mereka yang urus izin: Purbaya langsung semprot: "Enak aja Anda ngomong benturan kepentingan ketika Anda rugi. Waktu Anda bikin anak perusahaan sendiri jadi pesaing investor waktu itu Anda enggak bilang benturan kepentingan." Dan ini yang paling penting untuk dipahami: Kasus Mandalika ini bukan kejadian langka. Ini bukan kesalahan satu orang atau satu perusahaan. Ini adalah cerminan dari sistem yang terjadi di seluruh Indonesia. Investor diundang masuk dengan janji manis. Setelah masuk dipersulit izinnya. Dibuat pesaing dari dalam. Dikuras sampai tidak bisa bertahan. Lalu pergi. Dan kita heran kenapa investasi tidak masuk. Kita heran kenapa rupiah melemah. Kita heran kenapa lapangan kerja tidak tumbuh. Sementara di Mandalika karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan dari investor asing itu sudah resign semua karena proyek mati. Mereka jadi pengangguran. Bukan karena investor tidak mau datang. Tapi karena sistemnya mengusir investor yang sudah datang. Dan soal Purbaya gue mau jujur: Dalam rapat ini Purbaya tampil sangat berbeda dari biasanya. Dia tegas. Dia marah. Dia menyebut masalahnya dengan jelas. Dia telepon investor langsung di tengah rapat. Dia paksa semua pihak untuk berkomitmen. Itu bagus. Gue apresiasi. Tapi pertanyaannya: kenapa baru sekarang? Kasus ini sudah 5 tahun. Investor sudah menjerit bertahun-tahun. Karyawan lokal sudah lama kehilangan pekerjaan. Dan orang yang sama Purbaya selama ini bilang fundamental Indonesia kuat. Bilang investor percaya pada Indonesia. Bilang tidak perlu khawatir. Sementara di Mandalika investor yang sudah masuk saja tidak bisa bertahan. Bagaimana investor baru mau masuk kalau yang lama diperlakukan seperti ini? Prabowo pidato soal reformasi Bea Cukai. Purbaya menyemprot staf Danantara soal investor yang dikecewakan. Semua itu bagus sebagai sinyal. Tapi sinyal saja tidak cukup. Yang dibutuhkan bukan rapat dramatis yang viral. Yang dibutuhkan adalah sistem yang memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi di Mandalika, di Nusa Tenggara Timur, di Papua, di seluruh Indonesia. Karena selama sistem yang sama terus berjalan investor akan terus diundang, lalu digerogoti dari dalam, lalu pergi dan yang paling merugi bukan investornya. Yang paling merugi adalah karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan tapi malah jadi pengangguran. Dan rakyat yang seharusnya menikmati investasi asing yang masuk tapi tidak pernah merasakan apapun karena investasinya mati duluan sebelum berkembang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
167
1.4K
3.9K
233K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Dollymeong
Dollymeong@Dodolmeong1·
@LambeSahamjja Sama kayak Shell, BP dikerjain Bahlil gak sih ...? Hyundai dikerjain pemerintah soal TKDN dan insentif bangun pabrik lokal ....banyak sekali ketidak profesionalan dinegri ini yg akhirnya memakan korban yaitu hilangnya kesempatan kerja bagi rakyat karena investor lari ...
Indonesia
6
40
369
13.9K
M. Daffa S. Zein retweetledi
Mr. Buzzoni
Mr. Buzzoni@polydao·
Atlassian's revenue: $1.79 billion last quarter Atlassian's move: fire the engineer who built their infrastructure his move: post a 38-minute breakdown of every system he built, free for anyone to copy what he revealed: > Envoy proxy instead of enterprise load balancers > sidecar architecture for auth, logging, rate limits > DynamoDB + SQS for async provisioning > Packer + SaltStack for automated VM deployments at scale Atlassian charges per employee across 350,000 customers this guy just handed you the enterprise playbook for free save this
English
393
5.3K
53.8K
20.7M