meonghaseo
11.3K posts

meonghaseo
@meonghaseow
howdy, you’re watching a disney channel
Katılım Kasım 2018
1.3K Takip Edilen47 Takipçiler
meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi

@bubucatcute @liogtttscrp kak sorry jump in, tapi ada update kah kasus ini udah sampe tahap mana di kepolisian? apakah si pelaku udah ditetapkan jadi buron & udah dalam pencarian apa gmn? plis gw pgn liat pelaku dapet balasan setimpal dulu😭😭
Indonesia

guys udah tau belum berita tentang perempuan di Bandung yang dikabarkan hilang selama 3 tahun ternyata disekap sama pacarnya sendiri, terus GONG nya perempuan tersebut jadi buta dan kehilangan bibir bagian atas. Jadi selama disekap ia di siksa terus menerus sama pacarnya hingga sekujur tubuhnya dipenuhin luka bac*k, sundut rokok dan kepalanya di pukul helm hingga mengalami luka fatal. Kalian tau bibir atasnya hilang karna DI GUNTING sekali lagi DI GUNTING sama pacarnyaa, Ya Allah ga kebayang sesakit apa itu rasanyaa gasengaja kegigit aja sakitnya minta ampun aplagi sampe digunting bibirnya. Bener bener psikopattt cowonya smoga cepet ketangkep ya pelakunya😭😭😭
Indonesia
meonghaseo retweetledi

meonghaseo retweetledi

meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi

@kdrama_menfess sender lu muhammadiyah apa gmn, last ep nya masih nanti malem😭
Indonesia

@autumintsv_ @starfess wkwk antara shottiesna apa indoshott (indos4t) udah deh bebas pilih mau yg mana😭
Indonesia

@starfess mang lawak fandom ini tuh, nyari nama nemunya shottiesna (sutisna) nyari yg lain inashotties (inshot) tar dikira apk edit 😭
Indonesia
meonghaseo retweetledi

Lagi rame kasus grup wa mahasiswa UI mau berpendapat dari sisi medis khususnya psikologi, karena saya bukan polisi moral 😆
Kenapa banyak cowok bisa nyaman ngomongin perempuan secara objektifikasi di grup privat?
Karena ada yang namanya “disinhibisi online”.
Saat merasa aman, anonim, dan “cuma di grup”, otak kita jadi lebih berani ngeluarin sisi yang biasanya ditahan.
Ditambah lagi efek peer pressure.
Di otak, ini berkaitan dengan sistem reward:
• Dapet respon “haha”, “anjir”, “setuju”
• Dianggap lucu, dianggap bagian dari circle
• Dopamin naik.
Lama-lama, perilaku itu “dipelajari” sebagai sesuatu yang menyenangkan dan normal.
Masalahnya?
Kalau terus diulang, ini bisa mengarah ke desensitisasi.
Empati ke perempuan turun.
Perempuan gak lagi dilihat sebagai manusia utuh… tapi jadi objek.
Ini bukan hal sepele.
Dalam banyak studi psikologi, objektifikasi yang terus-menerus bisa jadi pintu awal ke:
• Pelecehan verbal
• Pelecehan seksual
• Bahkan kekerasan seksual
Jadi ini bukan cuma “becandaan cowok”.
Ini soal pola pikir yang dibentuk pelan-pelan… sampai batasnya jadi kabur.
Makanya penting banget buat sadar:
Kalau kalian cuma bisa bonding dengan cara merendahkan orang lain, itu bukan bonding.
Itu conditioning.
Dan kalau dibiarkan, dampaknya bukan cuma ke orang lain…
Tapi ke cara otak memandang manusia..
Indonesia
meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi
meonghaseo retweetledi

you really only see what you want to see as long as it fits your narrative…




Sola 🌒@moonbeamriki
What does the team Enhypen mean to you? 🦌 To me, ENHYPEN is the first career of Lee Heeseung He always planned on going solo but didn’t take accountability when he left. He left the fandom clinging onto hope & boycotters turned the fandom against Enha while he gets support
English



















