m
17.4K posts


JAKRTA PALMERAH - Rencana eksekusi 12 rumah dinas TNI di Komplek Hankam, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat terpaksa ditunda. Sebab, eksekusi yang rencananya dilakukan pada Kamis (16/4/2026) ditolak keras oleh warga yang telah menempati rumah tersebut sejak puluhan tahun. Menurut Auliasa Ariawan selaku perwakilan warga, penundaan eksekusi menjadi poin yang disepakati dalam negosiasi antara warga dan pihak Mabes TNI. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam, kedua pihak menyepakati bahwa warga diberikan waktu hingga 30 April 2026 untuk mengosongkan rumah secara mandiri. “Kami sudah bernegosiasi dengan Mabes TNI dan disepakati diberikan waktu sampai 30 April 2026. Kalau sampai tanggal itu belum dikosongkan, maka akan dilakukan pengosongan paksa,” ujar Auliasa kepada wartawan di lokasi. Meski kesepakatan tercapai, Auliasa menegaskan keputusan tersebut diambil dalam kondisi terpaksa demi menghindari potensi konflik di lapangan. “Suara warga itu bulat tapi lonjong, ada yang setuju dan tidak. Tapi demi keselamatan dan keamanan, kami memilih menerima hasil negosiasi ini,” katanya. Masih Tunggu Kasasi Di sisi lain, warga masih menggantungkan harapan pada proses hukum yang sedang berjalan. Mereka telah mengajukan kasasi sejak Oktober 2025 dan menunggu hasil dari Mahkamah Agung. “Kalau dalam waktu itu kasasi kami dikabulkan, maka TNI tidak bisa melakukan eksekusi,” jelasnya. Namun, hingga kini belum ada kejelasan terkait nomor registrasi perkara kasasi tersebut. Selain itu, warga juga mengungkapkan tidak adanya kompensasi dari pihak TNI, baik berupa uang kerohiman maupun relokasi. Permintaan untuk skema pengalihan kepada prajurit aktif juga ditolak. “Tidak ada kompensasi. Permohonan kami untuk over juga ditolak karena sudah ada surat peringatan pengosongan,” ungkap Auliasa. Ditempati Puluhan Tahun Auliasa menambahkan, rumah-rumah tersebut telah ditempati dalam waktu yang sangat lama, bahkan sejak tahun 1969. jakarta.tribunnews.com/jakarta/433646…


‘Para Perasuk’ is now playing in theaters.

BBM yang naek itu bahan bakarnya mobil2 kayak mekleren, lamborgini, porse. Solarnya juga buat mobil portuner, palisade. Mereka orang-orang kaya. Kalo lu naeknya agya, ayla, senia BBM lu masih "patungan" sama pemerintah, ya ga usah marah2 kan harganya ga berubah.

Ada yg byk org gak tau, dan harusnya lebih dikampanyekan yg bisa dipake: 1. Emoney itu MERK. dari mandiri. Harus mulai sering nyebut KUE (Kartu Uang Elektronik). Nasib mandiri yg “dapet privilege” launchinh duluan bikin kata emoney top of mind, karena sempet eksklusif di tol juga. 2. Kartu JAKLINGKO juga KUE. Bisa dipakai dimanamana (MRT, KRL, LRT) selain angkot, dan bisa dibeli di mesin di halte TJ. Dan ga diborong buat custom. 3. Kartu COMMET/Kartu Multi Trip (KMT) KRL juga KUE. Bisa dipake di TJ, LRT, MRT selain di kereta. 4. Bisa beli tiket di App TRANSJAKARTA 5. bisa beli tiket di aplikasi Gojek (Go Transit)

people who says we're doing fine have never fucking bought groceries

Menteri Pertahanan Republik Indonesia beserta Keluarga Besar Kementerian Pertahanan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya Praka Farizal Romadhon, prajurit Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, Kodam Iskandar Muda, dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Pengabdian almarhum menjadi bagian dari tugas mulia prajurit dalam menjaga perdamaian. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, sekaligus penghormatan atas pengorbanan yang telah diberikan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.


orang depok, bogor (sebagian), tangerang, tangsel, serang sampe barat ini dipaksa jadi jakarta-sentris kalo urusan naik KAJJ. bayangin mereka harus ke Ps. Senen/Gambir dulu kalo mau naik KAJJ. tolong KAI jangan tutup mata sm ini ya!




kami bersama andrie yunus.


Dini hari ini, temanku Andrie Yunus disiram air keras ketika sedang mengendarai motor. Dia mengalami luka yang cukup parah. Andrie adalah pemberani yang terus melawan kejahatan HAM, militerisme dan ketidakadilan. Dia tidak pernah bisa dibungkam. Mengerikan sekali negara ini.

Lah ini boleh demo sampai malam ga dibubarin polisi, ditembakin gas air mata?



