
Midah.
4.4K posts

Sabitlenmiş Tweet

Dia membangun baluwarti
yang tinggi—tinggi sekali
agar ia bisa sembunyi.
Mimpinya telah pergi
digerus sepi
Oh, mampuslah diri sendiri.
memayu-hayuning-bawana.notion.site/MIDAH-KASMIRAH…
Indonesia

@crionsbelt Mai. Memang kamu mau rasain bekasan bibir Sinai di bibir aku? 😝
Indonesia



Mai. Arghhh kecintaan banget sama tulisannya ❤️🔥
sinai.@adbriter
@merumbaila meraba jemarimu atau mengecap halusnya kulitmu; saat ia tak lagi mampu mendengar ritme jantungmu dan merasakan aliran darah pada urat nadimu; ia sejatinya sedang mengecap kematian-kematian kecil. Seolah hidup ini telah kehilangan arti, jika bukan engkau yang berdiri di sisinya.
Indonesia
Midah. retweetledi

@merumbaila membakar itu melelehkan sayapnya, lalu menghempaskannya kembali ke pangkuan bumi pertiwi. Bahkan ketika jatuh terpuruk pun ia tahu ia akan tetap mereguk hangatmu. Kehangatan kasihmu, cintamu yang membara dan menggebu, sewujud dengan jiwanya yang kian terbakar hebat oleh pesonamu.
Indonesia
Midah. retweetledi

@merumbaila bersama kekasih masa lalunyaㅡmembusuk dan membaur kembali bersama tanah.
Maka, wahai sang Mentari,
Teruslah bersinar untuk Ikarusmu.
Sebab dengan sayap-sayap lilinnya, ia akan tetap nekat mengangkasa, melumbungkan diri ke langit tinggi hingga pendar sinarmu yang
Indonesia
Midah. retweetledi

@merumbaila Benar, tuan kami telah berusia lebih dari seperempat abad. Namun di hadapanmu, hatinya kembali menjelma remaja yang baru saja mengetuk pintu cinta pertama: begitu naif, begitu tulus. Mungkin, ini adalah rasa yang sempat ia kubur dalam-dalam, rasa yang sempat mati
Indonesia
Midah. retweetledi

@merumbaila meraba jemarimu atau mengecap halusnya kulitmu; saat ia tak lagi mampu mendengar ritme jantungmu dan merasakan aliran darah pada urat nadimu; ia sejatinya sedang mengecap kematian-kematian kecil. Seolah hidup ini telah kehilangan arti, jika bukan engkau yang berdiri di sisinya.
Indonesia
Midah. retweetledi

@merumbaila Puteri Kasmirah,
Engkau berkata bahwa di antara absennya, engkau selalu dirundung gelisah dan dihantui gundah, tak pernah mampu menelaah rasa kehilangan yang begitu hebat. Namun ketahuilah, di tengah ketiadaanmu; pada setiap jeda detik yang melesatㅡsaat ia tak lagi bisa
Indonesia

/ akhirnya tulisan nan indah ini tamat. senang sekali kami membacanya. 🎉
Midah.@merumbaila
yang lebih kental daripada madu, lebih berkemilauan daripada gula halus, lebih lembut daripada panekuk, lebih segar daripada ragam beri-beri. Duhai Sinai, demikian itulah mahakaryamu yang paling memikat hati. — tamat.
Indonesia

- @merumbaila
- apakah sudah terlalu larut jika saya mampir sebentar ke tempatmu?
Indonesia