Sabitlenmiş Tweet
zee
1.1K posts


@mildazee_ kak kalau saran aku ya, bayar 2-3 cicilannya aja dulu biar kakak ada napas buat ga stres sama app satu itu, terus sisanya bisa juga kak buat bayar yang nominal kecil atau yang bakal japo biar ga numpuk denda, tapi tetep harus kakak sisihin juga buat rl kakk
Indonesia
zee retweetledi
zee retweetledi
zee retweetledi

pengen semua masalah panjul ini selesai, tidak hanya aku tapi seluruh masyarakat indonesia. aamiin!
ra ᡣ𐭩@matychayou
karna omongan adalah doa, apa yang lagi kamu pengen sekarang?
Indonesia
zee retweetledi
zee retweetledi
zee retweetledi

“BAYAR SEKARANG JUGA ATAU KELUARGAMU KAMI HANCURKAN”
Di kamar kontrakan ini, Rina pernah merasa semuanya sudah selesai.
Hari itu, tangannya gemetar saat membuka botol Baygon. Ia tidak berpikir panjang lagi. Di kepalanya hanya ada satu hal: utang yang menumpuk, telepon yang tak berhenti, dan rasa malu yang seperti menelan dirinya hidup-hidup.
Semua berawal dari hal kecil—bahkan sangat manusiawi.
Waktu itu, pampers dan susu anaknya habis. Gaji masih beberapa hari lagi. Dengan terpaksa, ia meminjam dari aplikasi pinjaman online. “Nanti dibayar pas gajian,” pikirnya.
Dan memang, ia bayar.
Tapi setelah lunas, limitnya naik.
Ia merasa seperti diberi “kesempatan” lagi. Kali ini, ia ingin membalas kebaikan mertuanya yang sering membantu menjaga anaknya. Ia mencairkan pinjaman lagi, mengajak mereka makan. Ia ingin dianggap baik, ingin dihargai.
Namun, saat gajian tiba, cicilan itu terasa lebih besar dari yang ia bayangkan.
Akhirnya ia meminjam lagi—untuk menutup yang lama.
Dan lagi.
Dan lagi.
Sampai akhirnya, ia tidak tahu lagi mana utang pertama dan mana yang terakhir. Yang ia tahu hanya satu: jumlahnya sudah sangat besar, dan ia tidak sanggup mengejarnya dengan gaji pegawai toko kecil.
Setiap hari, ponselnya menjadi sumber teror. Kata-kata kasar, ancaman, hinaan. Ia takut suaminya tahu. Ia takut dimarahi. Ia takut dianggap gagal.
Di rumah, tekanan juga tidak berhenti. Ia merasa selalu salah di mata orang lain. Tidak ada ruang untuknya bernapas.
Malam itu, saat semuanya terasa terlalu berat, ia menyerah.
Ia minum cairan itu.
Namun tak lama kemudian, tubuhnya bereaksi hebat. Ia muntah, sesak, dan akhirnya diselamatkan. Nyawanya masih ada.
—
Setelah kejadian itu, Rina tidak langsung menjadi kuat. Ia masih takut. Masih menangis diam-diam. Masih merasa terjebak.
Tapi ada satu hal yang berubah.
Ia sadar… ia hampir meninggalkan anaknya sendirian di dunia.
Untuk pertama kalinya, ia memberanikan diri bercerita. Pelan-pelan. Awalnya dengan suara gemetar. Tentang utangnya, tentang ketakutannya, tentang semua yang selama ini ia simpan sendiri.
Tidak semua langsung membaik. Tidak semua orang langsung mengerti.
Tapi setidaknya, ia tidak lagi sendirian.
—
Kadang, hidup tidak runtuh dalam satu kejadian besar, tapi dari banyak keputusan kecil yang terasa “tidak apa-apa”. Dan saat semuanya menumpuk, rasanya seperti tidak ada jalan keluar.
Padahal, selalu ada.
Mungkin bukan jalan yang mudah. Tapi masih ada.
Dan selama masih hidup… masih ada kesempatan untuk memperbaiki, sedikit demi sedikit.

Indonesia
zee retweetledi

Skema paling umum 50%, 30% dan 20%
Tapi bisa disesuaikan dengan keuangan masing2.
Kalau full untuk needs gakpapa yg penting gk masuk ke hutang, sambil memperbaiki keuangan, supaya bisa sedikit saving walau cuma 10%
Kalau kalian getol nabung 50% needs dan 50% saving jg gpp say.
Intinya needs presentase terbesar
Indonesia
zee retweetledi

Semenjak telbay aku juga pake cara ini gaes.
50% Needs
30% debt
10% wants
10% saving
Alhamdulillah sejauh ini selalu tercukupi.
ChoSultan@Chosultan
Just reminder lagi ya Kelola keuangan bisa pakai skema ini: - Kondisi normal: 50% Needs, 30% Wants, 20% Saving. - Jika ada debts: 50% Needs, 30% Debts, 20% Saving. - Gak bisa saving: 50% Needs, 50% Debts. - Hanya cukup di RL: 100% Needs. Hal terpenting kebutuhan terpenuhi dan jangan sampai kejebur paylater/Hutang. Setiap orang punya fase yg beda. Yang penting jangan sampe ngorbanin RL, belajar kelola keuangan dgn baik dan perbaiki perlahan satu persatu.
Indonesia

@mildazee_ kak see amit-amit jangan sampeeee, bismillah ada rezeki buat lunasin sebelum sempet v
Indonesia
zee retweetledi

Just reminder lagi ya
Kelola keuangan bisa pakai skema ini:
- Kondisi normal: 50% Needs, 30% Wants, 20% Saving.
- Jika ada debts: 50% Needs, 30% Debts, 20% Saving.
- Gak bisa saving: 50% Needs, 50% Debts.
- Hanya cukup di RL: 100% Needs.
Hal terpenting kebutuhan terpenuhi dan jangan sampai kejebur paylater/Hutang.
Setiap orang punya fase yg beda. Yang penting jangan sampe ngorbanin RL, belajar kelola keuangan dgn baik dan perbaiki perlahan satu persatu.
Indonesia
zee retweetledi






