Muchis M.Muchlis

2.1K posts

Muchis M.Muchlis banner
Muchis M.Muchlis

Muchis M.Muchlis

@mmuchis

Kesabaran memuncak | Keikhlasan murni | Ketenangan hati yang luar biasa | Semua yang ingin ku raih 🔸Juventus FC 🔸

Indonesia Katılım Temmuz 2009
170 Takip Edilen89 Takipçiler
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
tanyarl cw // tiktok kamu setuju ga ges?
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
376
37
737
53.7K
Junto
Junto@Jumianto_RK·
Yang sepakat yukk di gaasss 🔥🔥🔥
Junto tweet media
Indonesia
939
5.9K
22.6K
267.5K
Miss Tweet |
Miss Tweet |@Heraloebss·
Sedikit terkejut membaca beragam komentar di postingan ini. Izinkan saya turut menyampaikan pandangan dari sudut berbangsa dan bernegara yang lebih sehat dan bijak. Kedekatan seorang bawahan dengan pemimpin tidak seharusnya dijadikan bahan hinaan murahan. Menyebut hubungan profesional antara Presiden dan pembantunya dengan istilah-istilah merendahkan atau ejekan personal lainnya bukanlah kritik politik, itu hanyalah bentuk degradasi kualitas diskursus publik. Teddy Indra Wijaya berada di lingkar dekat Presiden karena kepercayaan, loyalitas, dan kapasitas kerja. Dalam banyak pemerintahan di dunia, seorang kepala negara memang memiliki orang-orang kepercayaan yang bekerja sangat dekat dengannya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Itu hal normal dalam tata kelola kekuasaan modern, dan perannya sebagai Sekretaris Kabinet adalah jabatan resmi dalam struktur negara. Kalau ada yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah, kritiklah kebijakannya. Kalau ada yang meragukan kapasitas pejabat, uji dengan data, rekam jejak, dan kinerjanya. Tapi ketika kritik turun level menjadi ejekan personal dan insinuasi yang melecehkan, maka yang tampak bukan kecerdasan, melainkan ketidakmampuan membedakan kritik substantif dari olok-olok receh. Publik harus sadar bahwa budaya politik yang sehat dibangun dengan argumen konstruktif, bukan penghinaan. Hari ini seseorang dihina karena dekat dengan pemimpin, besok orang lain akan dihina hanya karena berbeda pandangan. Jika itu dibiarkan, maka ruang demokrasi berubah menjadi arena bully massal, bukan tempat adu gagasan. Kita boleh tidak sepakat dengan seseorang, boleh mengkritik keras pemerintah, tetapi tetap ada batas etika dalam berpolitik. Jangan biasakan merendahkan martabat orang hanya karena tidak suka secara politik. Karena ketika kebencian lebih dominan daripada nalar, yang rusak bukan hanya individu yang dihina, tetapi juga kualitas demokrasi kita. Sudah waktunya publik dewasa dalam berpolitik, lawan ide dengan ide, lawan kebijakan dengan argumen, bukan dengan hinaan yang mempermalukan diri sendiri.
Ir. IPGSPR@gunasatwam

Treatment princess memang harus special. > inces mendapat kejutan ulang tahun pada saat kunjungan negara, diperkirakan menginap di Four Seasons Hotel George V Paris, diduga kuat menempati tipe kamar Signature Royal Suites yang saking mewahnya harga tidak dipajang di situs pemesanan dan harus ditelepon langsung. > Sebagai perbandingan, kamar tipe Duplex Suite City View saja harganya tembus Rp200 jutaan per malam dengan biaya sarapan lebih dari Rp1 juta sekali makan, sehingga kelas Royal Suites diestimasikan bisa mencapai Rp300 hingga Rp500 juta per malamnya. > Fasilitas yang didapat pun tak main-main mewahnya: teras pribadi seluas 60 meter persegi, ruang tamu dengan perapian marmer dan perabotan antik Prancis abad ke-18, kamar mandi berlapis marmer lengkap dengan steam room pribadi, hingga layanan butler 24 jam penuh yang siap siaga melayani setiap titah inces. > Jika dihitung dari total hari kunjungan di Prancis, silakan bayangkan sendiri berapa miliar uang pajak rakyat yang harus dikuras demi memfasilitasi gaya hidup mewah dan kejutan ulang tahun inces di sana. > Kejutan eksklusif dari bos besar (badannya yang besar) ini seolah menegaskan bahwa statusnya memang jauh di atas pejabat biasa (yaiyalah dambaan hati bro), sehingga fasilitas yang diberikan pun wajib memenuhi standar bangsawan Eropa.

Indonesia
405
62
280
148.1K
Muchis M.Muchlis
Muchis M.Muchlis@mmuchis·
@KWijono DEMI ALLAH AZZA WA JALLA PENGUASA HARI AKHIR, SAYA TIDAK IKHLAS PAJAK SAYA DIPAKAI BUAT BAYAR HAL2 SEPERTI INI. MOHON KEKALKAN MEREKA DI NERAKA!!!
Indonesia
0
0
1
21
K.Wijono
K.Wijono@KWijono·
Wahai rakyat jelata, mari kita tonton sebuah pertunjukan kelas elite.. Selesai pesta mewah di Four Seasons Paris, Pak Seskab pulang ke tanah air langsung disambut 'hutan' karangan bunga di kantornya. Dan tebak, isinya mayoritas dari pengembang kakap PIK-2. Ini bukan sekadar ucapan ulang tahun, ini adalah perayaan 'perkawinan' antara pemegang kuasa dan pemegang modal. Saat kalian pusing memikirkan harga kebutuhan pokok dan cicilan yang makin mencekik, mereka sedang sibuk bertukar pesan cinta lewat proyek-proyek raksasa. Jangan tanya kenapa kebijakan seringkali tidak pro-rakyat. Gimana mau pro-rakyat, kalau pandangan mata penguasa saja sudah tertutup rapat oleh megahnya bunga dari para konglomerat? Kita ini bagi mereka cuma angka, penyokong pajak, dan penonton setia. Masih mau percaya kalau kebijakan mereka untuk rakyat? Atau jangan2 , kita memang hanya figuran di negeri milik mereka sendiri?
Indonesia
485
5.2K
9.4K
574.7K
Muchis M.Muchlis
Muchis M.Muchlis@mmuchis·
@kenhans03 APA SIH YANG DIHAREPIN SAMA TERNAK SUARA? OTAK MEREKA UDAH DAKIAN, DAKINYA DAKI SELANGKANGAN ANJING LAGI
Indonesia
0
0
0
15
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Udah mulai banyak gaya....
Ken Hans tweet media
Indonesia
405
1.1K
3.2K
87.9K
Didiek Murdoch 🇲🇨 🇵🇸🔻
:: Zulhasyu : "Tugas rakyat hanya satu yaitu bayar pajak, tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintah." Lha ndasmu.! ••
Didiek Murdoch 🇲🇨 🇵🇸🔻 tweet media
Indonesia
3.2K
3.3K
8.3K
539.9K
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
‼️ Buzzer embege bawa-bawa agama 🫵🏻 Debat dan twitwor sama buzzer-buzzer bernalar rendah mah masih oke lah, ya. Jijik sih, tapi yang ini jelas amat sangat jauh lebih dari sekedar jijik. BGN harus memerintahkan jajarannya untuk memberangus akun dan konten-konten sesat begini. Ayo rame-rame report!
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
596
2.7K
7.5K
234.1K
Habieb Selow
Habieb Selow@WagimanDeep212_·
Ormas minta THR adalah "Budaya" yang tidak perlu dipersoalkan kata Wakil @Kemenag_RI Jadi kalo slama ini ada anggota ormas dateng ke warung ente minta THR dia sedang merawat budaya...
кαмα@_katakita08

@WagimanDeep212_ @spsi Serikat pekerja ini udah kayak garong. Tarik iuran pekerja sesukanya, masih juga malaki pedagang.

Indonesia
1.5K
1.2K
2.1K
224.1K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Pasangan lansia di Desa Orahua Nias. Hidupnya sederhana. Tiga lampu kecil dan satu rice cooker. Itu semua yang mereka pakai. Token listriknya awet karena mereka memang hidup sehemat mungkin. Dan justru itu yang bikin mereka kena masalah. Pemakaian mereka dianggap aneh oleh petugas. Terlalu hemat. Mencurigakan. Warga sekitar udah kasih penjelasan. Udah bilang memang begitu gaya hidup mereka. Memang orang tua yang hidupnya sederhana. Tapi petugas tetap cabut meterannya. Dan setelah meteran dicabut mereka diminta bayar 600 ribu rupiah supaya listriknya bisa nyala lagi. Dan uang 600 ribu itu diambil dari dana bansos mereka. Dana bantuan sosial. Yang memang dikasih negara buat bantu orang orang yang tidak mampu. Diambil buat bayar biaya yang seharusnya tidak pernah ada. Gw mau lo pahami betapa absurdnya ini. Di negara yang pejabatnya korupsi miliaran dan kasusnya butuh bertahun tahun buat diproses pasangan lansia yang hidupnya terlalu hemat justru langsung dicabut meterannya dalam hitungan hari. Yang boros tidak dipersoalkan. Yang hemat malah dicurigai. Dan ini bukan kasus pertama model begini. Di Indonesia ada fenomena yang udah lama diketahui oknum petugas yang menjadikan pencabutan meteran sebagai ladang pungli. Datang dengan tuduhan pemakaian tidak wajar. Minta bayaran buat pasang lagi. Dan yang paling gampang jadi korban adalah orang tua yang tidak paham prosedur dan tidak punya kekuatan untuk melawan. Yang paling menyakitkan dari semua ini Negara ngasih bansos buat bantu mereka survive. Tapi sistem yang harusnya melindungi mereka justru yang mengambil uang bantuan itu kembali lewat cara yang tidak bisa mereka tolak. Dikasih dengan satu tangan. Diambil lagi dengan tangan yang lain. Dan pelakunya kemungkinan besar tidak akan kena sanksi apapun yang berarti.
Anak ogi@Anak__Ogi

Ini beneran min @pln_123?😡 Nasib malang menimpa pasangan lansia di Desa Orahua, Nias. Hanya karena menggunakan tiga lampu kecil dan satu rice cooker sehingga token listrik awet, pemakaian mereka justru dicurigai "aneh" oleh petugas. Meski warga sekitar sudah membantu menjelaskan gaya hidup hemat mereka, petugas tetap mencabut meteran tersebut. Mirisnya, pasangan ini kabarnya diminta membayar Rp600 ribu yang diambil dari dana bansos mereka hanya agar listrik bisa menyala kembali. Sumber @verloka.id/post/DVvZmUhkdGo?xmt=AQF0_rcxvhxFNkN9kgkv3O1hC6eigzphChbAaLE8TvfBytOFPwOsP99osRRkySyspTnBtrs&slof=1" target="_blank" rel="nofollow noopener">threads.com/@verloka.id/po…

Indonesia
195
2.4K
5.8K
215K
Muchis M.Muchlis
Muchis M.Muchlis@mmuchis·
@nozelism APA YANG MAU DIHAREPIN SIH DARI CE TIKTOK? HIDUP BEBAN MATI NYUSAHIN 🤣🤣🤣
Indonesia
0
0
0
15
marung wadura
marung wadura@aimr0d·
Laptop buatan dalam negeri itu gak ada. Semua merek lokal itu ngambilnya tetep dari ODM Cina, diimpor ke sini bentuknya CKD, di sini tinggal dirakit terus install software. Yang jadi masalah itu bukan karena mereknya, tapi ngambil ODM nya dari mana. Kalo ngambil dari ODM bagus kayak Clevo, Tongfang, atau Pegatron sih masih terjamin, lha kalo ngambil random dari ODM Alibaba asal murah terus bisa dimarkup di e-Katalog, ini yang bikin reputasi laptop ini jadi jelek.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Hmmmm, mungkin gw yang kuper dan ga update, ternyata ada merk komputer: MUGEN. Lagi2 laptop yang membranding diri sebagai 'buatan anak bangsa' semoga kualitasnya bagus dan awet. Agak trauma pake yang 'anak bangsa' sebelum2nya: iCherry dan DAC.

Indonesia
112
930
4.4K
284.3K
MANTO
MANTO@KangManto123·
Gaji pertama MBG -Honda Jazz gen 8 : keren, mikirin keluarga -Shoping bareng selingkuhan : gatel, malah mikirin maksiat 😂😂
MANTO tweet media
Indonesia
188
254
1.6K
135.7K
versace
versace@trunkszoldyck·
Menarik melihat bagaimana narasi politik dibangun. Akun resmi partai sekelas @Gerinda ikut nimbrung di konten yang menyudutkan lawan politik dengan gaya bercanda. Strategi ini seolah ingin membungkus narasi 'hutang budi' jadi konten receh agar publik lupa pada substansi prestasi. Padahal dalam demokrasi, kerja sama politik itu sifatnya simbiosis mutualisme, bukan hutang nyawa seumur hidup. Apakah etika politik hanya soal siapa yang pernah membantu siapa, atau soal siapa yang konsisten memperjuangkan rakyat?
versace tweet mediaversace tweet media
Indonesia
720
7.9K
37.5K
896.4K
Muchis M.Muchlis retweetledi
Imam
Imam@ImamSigit45·
Imam tweet media
QME
0
12
165
7K